• 30.1.19

    Jangan Lupa Me Time!


    Pertama kali saya mengenal kata Me time adalah saat masih kuliah, saya baru mengerti maksudnya ketika sekarang sudah menikah dan memiliki anak. Memang sih, meluangkan waktu untuk diri sendiri sangat penting bagi wanita karir atau Ibu rumah tangga. Banyak yang bilang kalau Ibu-ibu itu harus piknik biar waras, tapi menurut saya kalau piknik nggak punya duit malah bisa menimbulkan masalah baru. Apalagi kalau piknik sama anak, harus nyaman dan aman.

    Solusinya adalah me time ini, meluangkan waktu untuk hal yang kita sukai. Karena kalau kita sibuk berbahagia, kita tidak akan iri dengan kehidupan orang lain, nggak takut ketinggalan gosip dan FOMO. Awalnya saya kira me time hanya terpatok pada berjam-jam memanjakan diri di salon. Ternyata banyak sekali ide Me time di rumah seperti:
    1. Mandi dengan perasaan tenang tanpa diteriaki anak 
    2. Memesan makanan favorit
    3. Main hp sambil leyeh-leyeh di kasur
    4. Nonton film romantis sama Suami
    5. Bobo siang tanpa gangguan
    6. Belanja online
    7. Mengundang teman ke rumah atau nelpon teman lama
    8. Melanjutkan hobi
    9. Ngopi cantik ditemani musik favorit
    Seru dan murah meriah bukan? Saya harap orang-orang di sekitar wanita istimewa dapat memakluminya hehe. Lalu, apa sih me time favorit saya?

    Mengaji
    Maafkan hamba yang belum bisa bercengkrama dengan Tuhan di sepertiga malam. Dahulu, Dosen dan Guru PAI saya (yang nggak pernah ngajarin saya ngaji dengan benar, mereka bilang saya lebih baik tidak udah ngaji sekalian). Seburuk itukah sampai saya dipermalukan di depan teman-teman? Padahal teman saya bilang masih banyak kok yang ngaji-nya terbata-bata. Apakah saya berhenti mengaji? Oh tentu saja tidak. Insya Allah nanti kalau saya punya rumah, mau ngundang Guru ngaji, aamiin.

    Kejadian itu masih saya ingat sampai sekarang, Suami menguatkan bahwa kewajiban Muslim bukan hanya mengaji apalagi menghafal Al Quran, itu bagus jika berbakat, jika tidak ya mari mengkaji, menelaah arti kitab suci dan yang terpenting adalah mengamalkannya. Saya senang sekali kalau Gen tahu kitab suci itu untuk Mami nya ngaji. Saya berharap Gen ngaji nya lebih baik dari kami dan Gen paham arti serta berusaha mengamalkan isi kitab suci.

    Melukis 
    Menjadi Pelukis adalah cita-cita saya sejak kecil, tahun 2019 ini saya niat banget belanja kanvas dan cat. Berharap 1 minggu 1 lukisan, ternyata karena terbiasa gesit mengerjakan tugas rumah tangga, dalam sekali waktu luang, saya bisa menghasilkan beberapa lukisan. Jadi bulan Januari sudah ada 6 lukisan, sebenarnya bisa 8 tapi karena Suami harus dirawat di rumah sakit, jadi 6 saja cukup memuaskan karena lukisannya bisa dipajang sebagai instagenic spot di rumah, yeay!


    Belajar gambar digital
    Ini ketularan mbak Muyassaroh blogger idolaque, kami ternyata memiliki minat yang sama seperti menulis, memasak dan menggambar! Seleksi alam dan se-energi memang menyatukan kita haha. Saya ingin bisa menggambar digital tanpa beli alat baru, ternyata di hp juga bisa lho, baik pakai stylus atau jari tangan pemberian Tuhan yang Maha baik.

    Membuat Hand Lettering
    Tadinya, saya tuh udah bosen ber-hand lettering-ria karena udah 3 tahun belajar otodidak, merasa expert, udah ketemu style favorit dan merem pun udah bisa bikin lol. Tapi, alat hand lettering saya itu banyak banget, lumayan lah buat mempercantik feeds. Jadi, kalo ada yang bilang feeds Instagram rapi hidupnya berantakan, oh itu tidak berlaku pada saya karena saya bisa me-menej waktu dan paling ya rumah berantakan saking jadi orang tua kreatif serta anak yang sehat hehe.

    Membaca buku
    Alhamdulillah bulan ini saja saya sudah namatin 3 buku, nggak nyangka banget ditengah kesibukan masih bisa memperkaya wawasan dan membuka pemikiran. Gegara saya asyik baca buku, Suami dan anak juga ikutan, seru banget bisa menularkan kegiatan positif pada orang terdekat.

    Menulis blog
    Seperti yang kalian ketahui, sejak dua tahun lalu saya kebanjiran job endorsement sampai mabok nulis, nggak hanya nulis sih, panjang ceritanya. Yang jelas, bukannya nolak rezeki atau nggak bersyukur tapi 2019 saya nggak mau kecapean, ingin balance lah ya, hanya menerima job yang lebih personal dan tidak merepotkan. Bagaimana pun menulis seperti stress realease banget deh buat Ibu-ibu, trust me! Saya berusaha untuk menulis dua kali seminggu, jadi ada 8 tulisan perbulan tapi sepertinya akan lebih dari itu berkat mobile blogging saat anak tidur hehe. 

    Senam lagi
    Saya ingin hidup sehat, langsing, seksi dan menggairahkan haha. Meskipun berat badan masih ideal, tahun ini saya mulai senam lagi setelah punya anak, cukup lah seminggu sekali ke studio sekalian refreshing melepas penat.

    Rajin merawat diri
    Perhatikan deh para pria makin tua makin ganteng karena cenderung sudah mapan dan dewasa. Lihat Shah Rukh Khan, Hyun Bin, Tom Cruise, kok makin tua makin aduhai dan menarik ya? Sedangkan wanita mulai was-was dengan keriputnya, nggak mau dong, tua sebelum waktunya. Makanya setiap malam, saya rajin pakai skincare dan saat weekend tiba, saya usahakan untuk maskeran dan hair spa di rumah.

    Nonton Film atau Drama Korea
    Setelah anak tidur, saya biasanya streaming nonton drakor, lumayan sih mengobati rasa rindu saya pada masa muda haha. Bukankah menjadi Fangirl akan membuat kita selalu awet muda? Langsung tengok Sasyachi hihi.

    Baca Webtoon
    Dulu kalau pengen baca komik harus beli atau pinjam. Sekarang, baca komik bisa lewat aplikasi dalam genggaman. Saya sempat baca Alice dan Eggnoid namun belum tamat, sekarang lebih senang baca Lazy cooking nya Tan Kwa meskipun belum pernah praktik hihi. Kemudian Strangers from hell yang gambarnya biasa tapi serem dan bikin penasaran banget. Webtoon terbaru juga bagus, judulnya Young Mom, bikin saya bersyukur nggak hamil di luar nikah, karena punya anak itu berat bebs. 

    Mungkin segitu dulu bebs sharing-nya, saya merasakan punya aneka me time yamg produktif dan bermanfaat itu lebih bahagia aja gitu, tidak berlebihan dan berusaha seimbang dalam melakukan kegiatan yang saya sukai. Awalnya saya menjadwal me time di jurnal, tapi realitanya harus disesuaikan dengan jam anak tidur/ada yang ngasuh. Kalau capek juga saya nya nggak mood, jadi nggak bisa dipaksa juga.

    Senangnya lagi, waktu untuk screen time sangat amat berkurang. Meskipun ada beberapa me time yang masih melibatkan screen time, tapi sekarang sosial media menjadi kurang menarik karena saya sudah tahu apa yang saya inginkan. Sosial media hanya untuk pekerjaan dan pamer karya. Kenapa karya harus dipamerin? Karena darimana orang tahu kita punya value? Darimana orang tahu mau ngasih rezeki buat kita, let's show up your work babes! Bagi yang belum mengetahui passion-nya, tenang saja, nanti juga ketemu kok. Yang penting, jangan lupa me time ya! Jadi, apa nih me time favorit kamu? 

    17 comments:

    1. Dua minggu ini aku belum baca buku blas... Aku itu kalau sudah pegang buku dan suka, nggak bakal bisa lepas sebelum kelar. Jadi suka keteteran dengan kerjaan lain, haha..

      ReplyDelete
      Replies
      1. Emang harus ada yg diprioritaskan, saya klo baca ya ga nulis n lukis hihi gantian aja

        Delete
    2. Me time itu saat punya anak yaaa mewah banget yaa.. hihi
      Cakep bgt fotonya ituuuh mamih Sandra..๐Ÿ˜ aku cuma ngopi di rumah sambil bw, motret bentar itu udah enakeun bgt buatku..

      ReplyDelete
      Replies
      1. Iya apa aja yang penting mom happy ya!

        Delete
    3. Esensi me time aku juga berubah sejak jadi mama. Ngendon di kamar mandi aja udah me time yah. Apalagi sekarang bocah udah lebih pengertian, jadi kalo mamanya udah masuk kamar mandi nggak digedor-gedor lagi hahaha. Oh ya belakangan ini juga rajin baca buku dan mulai dengerin Kpop lagi setelah sekian lama ((:

      Btw, suka banget dengan statement terakhir. Jangan pernah patah semangat dalam berkarya!

      ReplyDelete
    4. Alhamdulillah ya San, kita masih bisa me time dan bahagia jadi diri sendiri. Aku suka nonton drakor, baca webtoon (secret of angel), dan belanja online. Kalau pusing paling jalannya ke transmart cimahi, wakakaka

      ReplyDelete
      Replies
      1. Hahah aku jarang ke Transmart๐Ÿ˜‚

        Delete
    5. aku me timenya tidur mba San :p udah puyeng banget wkwkwk kayaknya bisa tidur bentar aja udah alhamdulilah karena anak 2 masyaAlloh sehat dan aktif butuh ekstra tenaga pisan

      ReplyDelete
      Replies
      1. Iya banget mba, saya aja 1 masih riweuh ah

        Delete
    6. skrg aku dh pny hoby baru,,"baca² buku ๐Ÿ˜‡,krna motivasi dr km beb,,
      krn hidup itu hrus berfaedah,dulu aku sering buang² wkt,me time ny tiduran gk jelas,๐Ÿ™ˆ,skrg aku pny me time yg bnyk dn bermanfaat,,☺,thanks beb

      ReplyDelete
      Replies
      1. Alhamdulillah beb, gakan rugi orang yang suka membaca ❤️

        Delete
    7. Melukiiiisss... Meski bikin yang gede banget. Tapi melukis bisa menenangkan hati. Dan membaca Buku. Hihi.. Alhamdulilah reading challenge Bulan lalu udah 2 Buku. Hahaha..

      ReplyDelete
    8. Mbak, ucapan orang tentang kekurangan kita karena belum sempurna mengaji jangan dimasukkan hati, mungkin mereka tidak tahu cara mengajari yang benar. Sama seperti ketika saya dulu belum berhijab menutup dada, mereka menegurnya sampai bikin nyesek dan di depan jamaah kajian. Tapi, saya ambil hikmahnya, berusaha memaafkan dan berdamai dan sekarang saya nyaman berhijab panjang meski prosesnya nggak mudah. Sama seperti mengaji, kalau kita nggak lancar bukan berarti boleh menyerah, Mbak. Sebab mengaji bukan bakat dan itu termasuk kewajiban kita untuk berbenah lagi. Nah, masalah hasilnya nggak sebagus yang lain, itu bukan masalah. Yang jadi prioritasnya adalah usaha kita memperbaiki bacaan. Jangan menyerah, ya, Mbak.Kita bisa belajar sambil mendengarkan murattal yang bisa dijumpai di HP atau youtube. Dengan begitu kita bisa tahu bacaan yang benar meski belum ada kesempatan belajar ngaji sama yang lebih mengerti. Memahami artinya juga kewajiban, kalau shalat nggak paham arti bacaan yang kita baca buat apa? Insya Allah ikhtiar itu nggak pernah sia-sia. Setiap yang kita baca akan berbuah pahala Insya Allah. jadi panjang yess.. :)

      Btw, me time sambil mandi nggak diteriakin itu bener banget buat yang udah punya anak...kwkwk. Saya baru masuk kamar mandi aja udah ditanya, mau ngapain bun? Hadeh...lucu juga sih... :D

      ReplyDelete
      Replies
      1. Subhanallah makasih Mba sharingnya, jadi makin semangat ngaji nih ๐Ÿ˜˜

        Delete
    9. Sampai lupa mau komenin me time kita yang samaan..hihi..makasih, Mbak sudah mention, kumalu disebut idola..*ngumpet di kolong kwkwk

      ReplyDelete
    10. Saya juga mengenal istilah me time pas kuliah mba Sandra, tapi tak kira me time bisa diistilahkan dengan engga mau main dulu ama temen, alias jalan sendirian aja gitu hehe

      ReplyDelete

    COPYRIGHT © 2017 SANDRAARTSENSE | THEME BY RUMAH ES