• 14.8.18

    [REVIEW] Mizzu Gradical Eyeshadow Natural Mocha


    Hey gengs, aih nggak usah terpana gitu deh liat Busui make up😂. Tenang saja, saya di make up-in sama adik yang emang calon Ratu Jaipong. Ekspres lho, cuma 15 menit, hasilnya flawless banget, no filter needed! Wagelaseh kata anak zaman sekarang, saya juga buru-buru fotonya karena Gen udah minta ASI hehe.

    Dandan segitu cuma pake Day Cream sebagai pelembap, BB cream, Loose Powder, Pensil alis, Eye liner, Lipstik dan Blush On. Hampir semuanya local brand dan eits satu lagi yang ketinggalan, saya pakai Mizzu Gradical Eyeshadow shades Natural Mocha, produk dalam negeri juga yang kualitasnya oke punya.

    Dulu saya juga memiliki Eyeliner Mizzu yang terkenal bagus serta praktis, sekarang saya akan review Eye shadow nya yang nggak kalah keren, happy reading beauties...


    Mizzu Gradical Eyeshadow Natural Mocha seharga 45k ini tersedia dalam 8 set pilihan yang cantik. Koleksinya sangat cocok untuk penggunaan sehari-hari. Dengan tiga warna teduh membantu menciptakan kedalaman dan ilusi untuk dimensi mata. Muncul dengan 2 kuas yang berbeda untuk mempermudah pemakaian dan blending.




     ​
    Varian lainnya: Ma Cherie, Natural Mocha, Smoky Charcoal, Smoky Latte, Torquoise Green, Velvet Plum, Choco Berry, Coral Sand. 


    Testimonial:
    Kemasan Mizzu Gradical Eyeshadow Natural Mocca seperti Eyeshadow pada umumnya, dibalut kotak kecil transparan yang di dalamnya ada kaca kecil, ukuran travel friendly bernuansa hitam, di dalamnya terdapat tiga warna coklat gelap, sedang dan terang yang semuanya ada sedikit gliter-nya. Produk ini mengklaim menghasilkan warna yang flawless finish hingga 24 jam. Saat mencobanya, ambil warna gelap di ujung mata, kemudian warna medium dan terakhir warna terang dekat hidung. Happy blending deh. Hasilnya cukup keluar warnanya bagi saya yang amatiran ini haha. 

    Agar semakin pigmented, mungkin kalian harus coba pakai Eye based makeup dulu agar lebih nempel. Kebetulan karena mata saya juga tidak belo, jadi kurang telihat  maksimal gradasi Eyeshadow-nya (((nasib))). Meskipun demikian, kuas lembutnya nyaman dipakai dan melihat hasil riasan seperti itu saya sudah senang sekali, berasa sudah mewah dan bisa dipakai ke kondangan hmmm tapi temen-temen sudah pada nikah sih, jadi saya jarang ke undangan paling dandan niat saat jalan-jalan family time saja. Oh, ya Eyeshadow ini bisa digunakan ke kantor atau kampus karena warnanya netral dan cocok untuk kulit wanita Indonesia.


    Kesimpulannya, sebagai Ibu menyusui yang masih sulit berdandan ria, saya menerima Eyeshadow ini sebagai alat makeup natural look untuk mempercantik tampilan mata, untuk ketahanan sendiri, saat swatch sih mudah dihapus ya, tapi saat dipakai di mata cukup awet, semakin lama terlihat glowing dan saya tidak akan menunggu hingga 24 jam karena harus wudhu juga khaan hehe. Oke sekian review cantik kali ini, semoga bermanfaat ya.


    Read more: 

    9.8.18

    Icip-icip Mbanana Chips!


    Hello readers, suatu malam saat sedang menyusui Gen, saya mendengar suara mulut Papi sedang mengunyah makanan...

    "Kriuk.. Kriuk..."

    Setelah Gen tertidur, saya keluar kamar, menangkap basah Papi yang sedang ngemil keripik sendirian.

    "Papi... makan apa sih?"
    "Ini lho dari Mbanana, eh... "
    "Mba Nana siapa?" saya mulai curiga. 
    "Maksud Papi, Mbanana Chips! Keripik pisang". 
    "Oh yang lagi happening itu, ya?, kok Mami nggak dikasih, sih?" sedih. 
    "Tenang, Papi punya 2 bungkus Mbanana buat Mami" Yay, Ibu menyusui senang.

    Kalau saya ditanya, apa sih booster ASI? Saya akan jawab ya makanan atau cemilan yang enak-enak hehe. Saya tidak makan yang aneh-aneh atau yang pahit-pahit, cukup makanan enak bergizi dan tidak stress, ASI buat Gen pasti cukup. Nah, kebetulan beberapa hari lalu Papi bawain Mbanana Chips, Si Keripik Pisang. Iya, zaman millenial gini, Keripik Pisang ikut naik kelas. Siapa coba yang tak tertarik buat beli buah tangan kalau Keripik Pisang dikemas dengan keren seperti ini.

    Sebelum membahas Mbanana, yuk intip dulu keajaiban buah segala musim yaitu Pisang! 
    1. Membantu Perokok berhenti merokok karena mengandung vitamin B dan mineral yang mengurangi nikotin baik secara fisik maupun psikologis. 
    2. Potassium pada pisang membantu sistem sirkulasi tubuh, mengantarkan oksigen ke otak dan menjaga detak jantung. 
    3. Pisang mengandung serat dan membantu fungsi usus. 
    4. Pisang melepaskan zat tryptophan yang diubah menjadi Serotonin yang bisa mengubah suasana hati menjadi lebih baik. 
    5. Pisang kaya akan karbohidrat agar banyak energi serta zat besi untuk mengatasi Anemia.

    Sekarang pisang sudah diubah menjadi keripik yang praktis dan higienis. Mbanana Chips adalah produk lokal dari Bandung. Dibuat dari pisang hijau pilihan yang diiris tipis untuk menghasilkan kripik yang renyah, diolah dengan rempah rempah alami. 


    Kenapa sih, kalian harus coba Mbanana Chips? 
    100% real banana, naturally, no preservative, gluten free dan hanya 120 kalori. Saat pertama kali melihat, saya kira rasanya manis, ternyata asin karena rasa original, soalnya kemasannya manis banget sih! Keripiknya renyah karena memang diiris tipis dan rasanya pas, nggak terlalu asin. Busui juga tenang karena saat melihat komposisi nya, Mbanana Chips ini kaya akan nutrisi dan non cholesterol. Sekarang nggak usah pusing lagi cari cemilan enak dan oleh-oleh dari Bandung, tinggal beli Mbanana saja. 


    Mbanana chips kemasan netto 100 gr tersedia dengan varian rasa original dan balado  untuk pecinta pedas (coming soon) harganya terjangkau, hanya Rp 25.000 saja. Bagi yang berminat menjadi Reseller akan mendapatkan harga spesial lho, silakan hubungi 08112233605. Sekian review cemilan santai kali ini, semoga bermanfaat ya. 

    Mbanana Chips
    Instagram : mbananachips.id
    Facebook: mbananachips.id

    8.8.18

    Nikmatnya Krakakoa, Cokelat Asli Citarasa Nusantara


    "Jangan makan cokelat, nanti gemuk! "
    "Jangan makan cokelat, nanti sakit gigi!" 
    "Jangan makan cokelat, nanti batuk!"

    Hello pecinta cokelat, pernah mendengar kalimat negatif diatas? Apalagi sebagai seorang Ibu yang memproteksi buah hatinya, cokelat dianggap sebagai sahabat bagi orang dewasa, namun jadi musuh bagi anak kecil, curang ya? Haha. Padahal nih ya, yang membuat gagal diet, gigi bolong dan batuk-batuk itu bukan ulah makan cokelatnya guys! Tapi karena Si gula-gula yang manis itu hehe. Jadi, kalau kamu ngaku pecinta cokelat beneran, kamu harus coba cokelat yang ASLI! Hmm emang kenapa, San? Soalnya cokelat asli itu Superfood yang kaya manfaat!

    Faktanya, banyak penelitian membuktikan bahwa manfaat cokelat tidak berhenti hanya untuk memuaskan keinginan kamu untuk ngemil enak. Kekuatan cokelat berasal dari  biji Kakao. Diperkaya dengan senyawa sehat seperti theobromine dan flavonoid, menjadikan cokelat memiliki sifat penghilang penyakit. Wow banget kan?. 

    Semua cokelat dengan 70% Kakao bermanfaat bagi:
    1. Kesehatan organ tubuh seperti hati dan jantung. 
    2. Cokelat juga dapat membantu kamu menurunkan berat badan. 
    3. Cokelat dapat mencegah penyakit diabetes. 
    4. Cokelat sebagai obat stres.
    5. Cokelat bisa meningkatkan kinerja mental dan kewaspadaan.

    Sekarang, kamu nggak perlu merasa bersalah karena ngemil sebatang cokelat, karena makanan favorit ini lebih banyak menguntungkan kita daripada yang dibayangkan sebelumnya. Tapi balik lagi nih, cokelat yang bagaimana? Cokelat yang "asal enak dan manis"? Karena beberapa cokelat memiliki kadar gula dan lemak yang tinggi, jadi disarankan untuk mengikuti batas 7ons atau sekitar 4 batang cokelat asli per minggu.

    Sebagai Ibu Menyusui, terkadang  saya merasakan suasana hati yang kacau, yang tentu saja akan menghambat aktivitas maupun saat sedang menggebu-gebu untuk berkarya. Akhirnya lari lagi deh ke makanan atau cemilan agar mood kembali rileks. Emangnya Baby G saja yang gemar Snack time? Mami mau juga dong hehe. Bosan dengan cokelat yang terlalu banyak  mengandung gula, beberapa minggu ini, saya sedang keasyikan ngemil cokelat terbaik buatan anak negeri, namanya KRAKAKOA : GOODNESS OF THE ARCHIPELAGO

    Krakakoa adalah perusahaan cokelat pemenang penghargaan bergengsi yang memberdayakan Petani kecil dan berjuang untuk pelestarian lingkungan. Krakakoa berusaha meningkatkan kualitas hidup Petani Kakao di Indonesia serta bertujuan untuk mempromosikan keberlanjutan pertanian Kakao. Dengan melibatkan Petani Kakao skala kecil, Krakakoa membantu mereka meningkatkan kuantitas dan kualitas panen cokelat mereka, duh keren banget sih!. Saya telah mencoba lima produk dari Krakakoa, sebuah pengalaman ngemil cokelat yang tak hanya nikmat tapi juga sangat menyenangkan...


    • Arenga 100% Dark Chocolate 40k
    Terbuat dari 100% Kakao Sumatera yang paling murni. Sebuah cokelat batang yang kompleks dengan keasaman alami yang kuat dari kakao yang difermentasi dan aroma tanah yang kompleks. Tak salah kalau cokelat bisa dijadikan kudapan untuk diet, karena cokelat batangan ini rasanya pahit, sedikit asam tapi aromanya manis. Belum pernah coba cokelat asli tanpa gula? Cobain deh sensasi yang berbeda kali ini, dijamin nggak akan rebutan sama semut, hihi.




    • Blinkies Sweet & Salty 17k
    Ini adalah makanan manis dan asin yang paling imut dan travel friendly, cocok untuk nemenin baca buku. Butiran kacang panggang karamel yang asin, dilapisi coklat susu halus dan ditaburi bubuk coklat, rasanya bikin kamu susah berkedip😉. 





    • Gourmet Nibs, Coconut & Cashew 60k
    Bersenang-senanglah dengan gugusan chunky dari biji kakao ini dengan karamel asin, keripik kelapa panggang dan jambu mete dari Bali, untuk saat-saat ketika Anda membutuhkan gula nira yang manis dan asin. Rasanya unik banget, Vegan, gluten free, diary free jadi saya suka sekali cemilan alami seperti ini. Kemasannya juga praktis, kalau nggak habis bisa disimpan dulu buat nanti. 


    • Chocolate Bark, Milk Chocolate with seed &  Grain 60k
    Krakakoa bekerja sama dengan BEAU untuk mempersembahkan koleksi khusus kulit cokelat yang bisa dimakan; menggabungkan roti buatan BEAU dengan cokelat pemenang penghargaan dari Krakakoa. Cokelat dan tepung roti renyah yang dipadukan dengan sangat teliti ini menciptakan pengalaman yang benar-benar adiktif. Ini rasanya enak banget, cocok dimakan saat quality time bersama Suami, manisnya pas nggak bikin eneg dan beneran bikin nagih!. 


    • Single Origin 85% Jembrana Bali 50k
    Mendaki ke utara menuju terusan Kabupaten Jembrana, Bali. Ada seorang Petani Kakao yang berdedikasi pada keahliannya yang merupakan hak istimewa Krakakoa untuk bermitra dan menampilkan kakao yang pahit dan bersahaja. Seperti Arenga 100% Dark Chocolate yang dikemas eksklusif, ini berbentuk cokelat batangan yang desainnya sudah modern, tidak kotak-kotak lagi tapi lebih artistik seperti guratan daun yang mudah dipatahkan saat ingin mencobanya. Bagaimana soal rasa? Tidak sepahit Arenga karena kadarnya sudah 85%, memang rasa pahitnya dominan tapi pas di mulut dengan sedikit gula. Jujur, saya lebih suka Jembrana ini.


    Saat berkunjung ke website Krakakoa, rasanya saya ingin memborong semua koleksi cokelatnya, hal yang saya suka dari Krakakoa adalah produk yang Halal, brand lokal, direct trade, kualitasnya bahan terjamin, kemasannya unik dan eksklusif juga tersedia beragam rasa. Krakakoa juga bisa dikombinasikan sebagai topping yogurt, cereal, oats bahkan ice cream, yummy!  


    Saat saya melancong ke negeri tetangga, Tour guide membawa rombongan ke sebuah Toko cokelat agar kami membeli oleh-oleh cokelat untuk bisa dibawa pulang ke tanah air. Padahal tahukah kamu, Indonesia adalah negara kepulauan yang manjadi produsen cokelat ketiga terbesar di dunia setelah Pantai Gading dan Ghana.

    Sekarang sudah ada Krakakoa, jadi jangan minta oleh-oleh cokelat lagi dari negeri orang, kenapa tidak bawa cokelat dari negeri sendiri dan mempromosikan nya bahwa Indonesia juga punya cokelat terbaik yang berkualitas tinggi dan yang paling penting mau support Petani lokal. Jadi, kamu sudah nggak takut makan cokelat lagi, kan? Krakakoa dapat dibeli di website resmi: http://www.krakakoa.com/ atau temukan di retail store seperti Ranch market dan Food hall. Happy shopping

    3.8.18

    Snack Time With Nuby!


    Hello beautiful Moms, seperti janji saya sebelumnya, setelah mengulas produk Nuby Silicone Animal Placemat dan 3D Silicone Bib nya, kini saatnya saya mengulas tempat snack dan tempat minum dari Nuby. Setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda ya Moms, ada yang anteng nonton TV, anteng dikasih Gadget, anteng dikasih mainan adapula yang anteng dikasih makanan. Nah, kalau anak saya Gentra suka banget makan, meski tubuhnya enggak gemuk seperti roti kadet hihi tapi dia anteng kalau dikasih cemilan. 

    Gen dikasih cemilan biasanya jam 10 pagi dan 3 sore, waktu diantara jam makan besar nya. Saya biasanya menyediakan buah, jus, pudding atau membeli snack bayi dari Supermarket. Karena tidak memiliki Asisten Rumah Tangga, saat akan beraktifitas, saya menempatkan Gen di Stroller sambil ngemil, saya harus bolak balik karena snack nya berhamburan mengotori baju, stroller dan lantai, Mami lelah huhu. 

    Sekarang saya senang karena sudah dibantu oleh dua buah Nuby Snack Keeper, jadi ini adalah wadah khusus untuk menyimpan snack kering bayi, unik deh Moms karena tutupnya yang lembut itu memudahkan anak kita mengambil snack tanpa harus tumpah berhamburan keluar. Kelebihan lainnya adalah Nuby Snack Keeper dapat menyimpan 266 ml cemilan kering dan bagian bawah pelindung membuatnya bebas goresan.


    Nuby Snack Keeper cocok digunakan untuk anak 1 tahun keatas, tersedia beberapa warna yang lucu dan menarik. Bagaimana mencucinya? Gampang kok Moms, bisa juga dicuci dengan air hangat menggunakan sabun yang komposisinya ringan dan bilas sampai bersih. 

    Nuby Snack Keeper ini penyelamat banget deh disaat saya harus beres-beres atau memasak, Gen juga enjoy banget ngemilnya karena ada pengalaman berbeda dari sebelumnya. Nenek dan Tantenya juga takjub melihat Nuby Snack Keeper ini, semuanya sekarang jadi lebih mudah ya Moms, apalagi produknya bebas BPA, jadi makin tenang deh. 


    Setelah ngemil, Gen haus dong, syukurlah Gen suka air putih. Hmmm air putih saja suka apalagi minuman manis yang mengandung gula hehe. Dulu Gen masih disendokin kalau minum air putih, kemudian pakai cup feeder dan pakai sedotan, sekarang nih ya, Gen suka nolak kalau minum dari tempat minumnya! Hmmm Baby zaman now sudah ingin pakai gelas kayak orang dewasa nih. Alhasil, minum pakai gelas orang dewasa itu pasti basah lah, harus ganti baju dan cuci baju (lagi!), kalau musim dingin sih Gen jarang minum, tapi kalau musim panas, hmm jangankan bayi, kita saja haus terus kan Moms, masa setiap minum di gelas harus basah-basahan terus bajunya, kalau anak masuk angin kan kasihan. 


    Ternyata Nuby juga mengeluarkan gelas khusus bayi untuk belajar minum yay! Namanya Nuby Wonder Cup Two Handle Tritan - Heart, Gen punya yang warna ungu, so adorable! Nuby Wonder Cup Two Handle Tritan ini dirancang khusus untuk Si Kecil, katup silicone nya unik dan berongga jadi dengan tekanan bibir memungkinkan anak kita untuk mengontrol laju aliran cairan secara otomatis, oh ya jangan lupa tutup kembali supaya higienis Moms. 

    Produk ini bisa digunakan untuk bayi 6 bulan keatas, ada gagangnya supaya anak belajar minum sendiri. Nuby Wonder Cup Two Handle Tritan terbuat dari plastik Tritan break-resistant yang bebas BPA. Coba deh bandingkan dengan Cup feeder biasa, suka ada bekas gigitan atau goresan gigi anak kita, nah kalau Nuby Wonder Cup Two Handle Tritan ini dibuat anti gores, jadi aman banget kan. 
    Kesimpulannya Nuby Snack Keeper dan Nuby Wonder Cup Two Handle Tritan  bisa memberikan manfaat agar anak mandiri, melatih motoriknya, mengurangi "pekerjaan"  Mommies dan mudah dibawa saat traveling

    Fyi, produk-produk Nuby bisa didapatkan di: Mothercare, Bebelove, Audrey Baby Shop Central, Kasih Ibu, Suzanna, Ranch Market, Chandra, Indokids, Lavie Baby House, Yogya Junction, Chicco Baby & Kids Shop dan di semua Goods Baby Store terdekat. Buat Moms yang penasaran ada produk apa saja sih dari Nuby, cek saja dulu Instagram nya di @nubyindo. Sekian review perlengkapan makan Gen, semoga bermanfaat Moms!. 

    Read more:

    2.8.18

    [REVIEW] Elona Mielle Honey Nourishing Shampoo Agar Rambut Lembut dan Berkilau


    Hola babes, setelah drama rambut rontok parah paska hamil dan awal menyusui, kini rambut saya kembali tebal, jarang rontok dan terasa lebih sehat. Fyi nih, rambut bisa dijadikan alat ukur kesehatan lho. Pernah nggak ngaca kalau lagi sakit? Pasti rambut ikutan kusut kan ya, nyebelin banget deh kalau bad hair day, kecantikan kan jadi berkurang hehe.  Kebetulan lagi bosen sama Shampo di pasaran nih, soalnya pas iseng cek komposisi Shampo di Supermarket, lho kok komposisi nya hampir sama semua😂. 

    Nah, sekarang saya lagi suka banget sama Shampo yang aman, namanya Elona Mielle Honey Nourishing Shampoo. Kenapa bisa dibilang aman, bahkan bisa digunakan setiap hari? karena bebas dari SLS, Paraben, Silicone serta sudah mengantongi sertifikat BPOM. Yuk kenalan, sama Elona Mielle Honey Nourishing Shampo...

    MIELLE adalah produk terbaru dari Elona World, Shampo khusus dengan kandungan Ekstrak Madu dan D-Panthenol yang bermanfaat untuk menjaga kelembapan dan kelembutan rambut, membuat rambut mudah diatur, merangsang pertumbuhan rambut baru, memperbaiki kondisi rambut rusak, bercabang, rontok serta ketombe.

    Terbuat dari Madu yang telah digunakan sebagai perawatan kecantikan secara rutin sejak zaman dahulu. Sebut saja, Queen Anne of England yang terkenal menggunakan campuran madu untuk menjaga rambut panjangnya agar berkilau, tebal dan mengkilap. D-Panthenol (provitamin B5) memberikan nutrisi pada rambut dan menjaga kesehatan rambut. Shampo yang sudah dilengkapi dengan Conditioner ini membuat penggunaannya jadi praktis, sehingga mampu membuat rambut halus dan berkilau.

    Komposisi:
    Purified Water, Cocamidopropyl Betaine, Cocamide DEA, Acrylates Copolymer, Polyquaternium-7, Sodium Methyl Cocoyl Taurate, Fragrance, Triethanolamine, Polyquaternium-10, Mel (Honey), Diethyl Phthalate, Hexamethylindanopyran, Panthenol, Propylene Glycol, Tetrasodium EDTA, DMDM Hydantoin, Iodopropynyl Butylcarbamate.

    Saran Pemakaian:
    1. Basahi rambut.
    2. Tuangkan Shampo secukupnya ke telapak tangan dan basahi dengan sedikit air.
    3. Usapkan Shampo pada rambut dengan memberikan pijatan lembut hingga berbusa.
    4. Bilas dengan air hingga bersih.

    Penyimpanan:
    Simpan pada tempat kering dan suhu tidak lebih dari 32°C. Hindari dari sinar matahari langsung.

    Harga: Rp 120.000/200 ml

    Rambut jadi lembut dan berkilau dengan Elona Mielle Honey Nourishing Shampoo 

    Testimonial:
    Akhirnya saya kembali menemukan Shampo yang aman, jarang banget lho di Supermarket menemukan Shampo dengan komposisi alami dan bebas dari kandungan kimia yang kurang bagus bagi kesehatan. First impression, packaging-nya keren banget! Dengan warna kuning cerah, membuat mood jadi ceria dan semangat mencobanya. Botol shampo yang unik dan mewah ini memiliki tutup model pump, saat ditekan, isinya tidak keluar berlebihan kok. Shampo nya berwarna putih, teksturnya kental dan wanginya seperti madu, begitu lembut, alami dan tidak berlebihan.

    Saat keramas, less bubble ya, jadi mudah dibilas. Saya senang shampo ini sudah ada kandungan Conditioner-nya, sangat membantu Busui yang kadang susah mencari waktu untuk santai saat keramas hehe. Hasilnya, rambut jadi lembut namun wangi Shampo nya tidak awet, ya karena sejak awal Shampo ini dibuat aman agar kita merasa tenang dan nyaman. Tips dari saya, kalau mau wangi sih tinggal pakai hair treatment selanjutnya setelah keramas. Bagaimana? Penasaran kan, sama Shampo aroma madu ini, atau sedang mencari sisir, catokan dan hair dryer yang adorable dari Elona? kalian bisa menghubungi:
    SMS / WA: 085811771178
    LINE/IG: @elonaworld

    Sekian review perawatan rambut kali ini, semoga bermanfaat ya, have a good hair day!

    30.7.18

    Show Up Your Imagination With Faber-Castell Colour to Life


    "Ibu... Ibu... kuota Bu, beli kuota sekarang!", rengek Adek, pada Ibunya.

    "Duh, gimana dong Kak Sandra, Adek jadi kecanduan gadget terus nih, sering banget beli kuota, aku kan jadi pusing!", keluh Ibunya yang juga sahabat saya.

    Sering mendengar ucapan Ibu dan anak seperti itu? Saya sering, bahkan kerabat saya yang masih kecil juga sudah kecanduan gadget, susah makan, pengennya jajan kuota. Mirisnya lagi, kalau mereka datang ke rumah Nenek, memasang wajah jutek, tidak sun tangan sama Nenek, kalau ditanya malah diam serta cuek, apakah mereka lupa pelajaran senyum, salam, sapa, sopan dan santun? Hiks, memang tidak semuanya seperti itu, tapi kemanakah masa kecil yang ceria dan bahagia itu?.


    Nasihat dari Dokter dan Buku Parenting yang pernah saya review juga, anak dibawah umur dua tahun, sebaiknya tidak screentime apapun programnya, supaya tidak terjadi speech delay dan hyper active. Anak saya Gentra  usianya belum dua tahun, tidak menonton TV, karena saya juga tidak menonton TV saat bermain dengannya. TV sengaja di pindahkan dari kamar agar jika ingin menonton, ya harus menunggu anak tidur dulu hehe, tapi saya memang sudah jarang sekali menonton TV (bye-bye Korean Drama😂). Saya dan Suami juga sounding sama Gen agar tahu kalau Smartphone hanya untuk alat komunikasi, bukan untuk mobile blogging, lol.

    Akan tetapi, zaman sekarang kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi kan, lalu solusinya bagaimana? Sebagai Drawing Teacher yang sudah melangalang buana di tempat kursus menggambar (sampai akhirnya saya dan Suami membangun Sanggar Seni bersama), saya merekomendasikan produk terbaru dari Faber-Castell, yaitu Faber-Castell Colour to Life.


    Sejak launching perdana bulan April lalu, saya dibuat gemas dan penasaran banget, hal keren apalagi sih yang dikeluarkan Faber-Castell? Ketika berkesempatan mencoba Faber-Castell Colour to Life, senang banget deh rasanya, maklum ya, saking mencintai dunia Seni, punya sahabat baru untuk berkarya itu seperti dukungan alam semesta raya.

    Baca juga:

    Colour to Life ini adalah sinergi antara seni konvensional yaitu mewarnai dengan kecanggihan teknologi digital Augmented reality, sehingga objek yang kita warnai menjadi hidup, berinteraksi, bisa langsung difoto dan dimainkan dalam 5 games edukasi yang menantang. Seru banget kan! Maka dari itu, akhir pekan kemarin saya mengundang Adek dan Ibunya main ke rumah, kebetulan di TK nya Adek akan diadakan lomba mewarnai tanggal 15 Agustus nanti, jadi sekalian membimbing Adek untuk lomba, saya juga mau ngasih surprise pada Ibunya bahwa sekarang nggak usah khawatir lagi kalau anak kecanduan gadget, kita bisa arahkan ke hal positif, anak bisa mewarnai gambar agar kemampuan motoriknya semakin bagus, juga melatih imajinasinya lewat permainan yang canggih serta mendidik.

    Salah satu halaman dalam Buku mewarnai Colour to Life 
    Paket Colour to Life terdiri dari buku mewarnai yang dilengkapi oleh 20 Connector pen sebagai alat warna yang bisa dirakit sesuai imajinasi. Saya meminta Adek untuk memilih gambar yang ia suka, ternyata Adek pilih gambar Pilot. Kemudian saya membimbing Adek untuk belajar mewarnai menggunakan Connector pen yang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya, jadi aman banget buat anak-anak. Saya juga membantu mewarnai background gambar dengan berbagai teknik agar Adek juga kecanduan belajar menggambar dan mewarnai hihi.

    Dok. Pribadi mengajar di kelas dan di luar kelas (melukis di alam) 
    Berdasarkan pengalaman mengajar di Global Art (tempat kursus menggambar yang paling banyak cabangnya di seluruh dunia) dan Bale Seni Barli (Tempat Wisata Seni milik Maestro lukis Indonesia, Bapak Barli Sasmitawinata yang juga seorang Pahlawan Nasional), anak-anak memang suka males mewarnai background karena bidangnya yang lebih luas, jadi agar anak tidak lelah duluan, kita harus mengajari teknik mewarnai yang menyenangkan. Nah, dalam Faber-Castell Colour to Life juga diberikan booklet contoh teknik mewarnai yang unik lho.

    Melihat proses mewarnainya, Adek sudah  bisa rapi, tidak keluar garis dan bisa fokus mengikuti instruksi saya. Ternyata Adek pandai memilih warna, meskipun awalnya kesulitan karena mewarnai dengan Faber-Castell Connector pen adalah suatu hal yang baru untuk Adek, tapi karena Adek tipe anak yang perfectionist, sudah sedikit sekali warna "putih" pada objek yang diwarnai. Guru nya saja kalah, nih hehe. Saya sengaja tidak menutupi bagian "putih-putih" tersebut karena yang terpenting adalah proses belajar, bukan hasilnya saja. 

    Adek asyik sekali mewarnai

    Setelah proses mewarnai, saya buka aplikasi Colour to Life yang bisa di unduh secara gratis (bisa di App Store, Google Play store maupun scan barcode pada kemasan produk, pastikan Smartphone mendukung).  Kemudian klik start dan pilih game yang sesuai dengan gambar yang telah diwarnai, scan pada gambar dengan jarak 30cm tegak lurus, jika sudah sesuai, dalam beberapa detik, hasil objek yang telah diwarnai berubah menjadi karakter 3D. Memang tak butuh waktu lama, kerja sama ini menghasilkan karakter hidup yang membuat Adek girang bukan kepalang. Kalau teman-teman masih bingung cara pakai aplikasinya, bisa klik link YouTube di bawah ya :).

    Adek pun sempat berfoto dulu dengan karakter favoritnya itu. Lalu saat dicoba game-nya bernama Safe Flight, tentang permainan halang rintang khas anak-anak, Adek langsung bisa tapi saat kalah harus di scan ulang, ternyata. Manfaat yang  bisa diambil adalah menguji kesabaran dan melatih cekatan. Adek malah sebentar main game-nya, lebih tertarik mewarnai lagi dan lagi, hore!. Sebagai reward, saya memberikan beberapa Connector pen untuk Adek agar bisa latihan juga di rumahnya.

    Sandraartsense.com 

    Oh ya, sehari sebelumnya saya juga sudah mencoba games Balance Your Brain. Ibu menyusui juga butuh hiburan dan Me time dong, jadi setelah unboxing, saya memilih gambar kucing Seniman untuk diwarnai karena sejak kecil cita-cita saya adalah menjadi seorang Seniman, lengkap dengan background lukisan Van Gogh saya siap bermain game, eh tapi saya mencoba berinteraksi dengan Mr. Kucing dan selfie dulu, lho. Hehe maaf ya, saya senang banget soalnya waktu kecil nggak ada mainan yang seperti ini.



    Selfie with Mr. 😻 
    Mencoba Game Balance Your Brain

    Game Balance Your Brain itu tentang permainan benar atau salah sekaligus belajar Bahasa Inggris, misalnya warna coklat tapi kalau tulisannya orange, kita harus menekan tombol silang, tapi jika warna coklat dan tulisannya brown, maka kita harus menekan tombol ceklis. Permainan ini berpacu dengan waktu, sebagai pemanasan score saya 125 poin hehe. Lumayan banget kan, bermanfaat untuk menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri.

    "Ibu, Adek suka! Adek pengen belajar gambar lagi sama Kak Sandra", ucap Adek pada Ibunya dan membuat saya terharu. 

    Setelah selesai bermain, Sang Ibu yang melihat anaknya gembira, ingin memberikan Colour to Life sebagai kado ulang tahun yang bermanfaat untuk Adek. Faber-Castell Color to Life ini dapat dibeli di Tokopedia, Gramedia dan Toko buku terdekat kesayangan kalian. Harganya juga terjangkau, sekitar Rp 100.000-an saja.

    Begitulah cerita akhir pekan saya yang kedatangan murid baru setelah lama cuti melahirkan hehe. Kegiatan belajar sambil bermain ini cukup mengobati kerinduan saya pada kegiatan mengajar, rasanya haus berkarya ini sirna ketika Faber-Castell menyemangati saya untuk terus berkarya dan berbagi inspirasi, karena dua hal itulah yang bisa menambah kebahagiaan hidup ini.



    Saya jadi tak sabar deh mewarnai bersama anak sendiri, mungkin nanti pas Gentra sudah mahir memegang Connector pen dan tertarik mewarnai gambar, ya. Semoga pengalaman ini menjadi ide perekat kembali hubungan orang tua dan anak (bonding time/ quality time), dimana saat anak mewarnai, kita bisa sambil mendongeng dan berceloteh lucu supaya anak-anak semakin kreatif dan kembali bebas tersenyum. Penasaran sama tiga games lainnya? Yuk, segera warnai karakter favoritmu dan rasakan petualangan seru bersama Faber-Castell Colour to Life! Selamat berkarya. 
    Faber-Castell Creative Kids 
    Instagram: @fabercastell_id
    COPYRIGHT © 2017 SANDRAARTSENSE | THEME BY RUMAH ES