• 30.9.16

    [Review] Wardah Peeling & Face Mask


    Halo beautiful, siapa yang suka Maskeran? Maskeran bisa murah meriah kok dengan bahan dapur atau buah yang ada, buat yang malas apa sibuk, kali ini aku mau review Peeling dan Masker yang selama ini aku pake di rumah, lumayan irit banget hehe...


    Wardah Essential  Peeling Cream



    Cara pakai: basahi wajah, oleskan peeling, pijat lembut sampai keluar sel kulit matinya, angkat dengan washlap/tisu basah, bilas dengan air hangat. Cukup seminggu sekali.

    Review:
    +Packaging oke
    +Efektif mengeksfoliasi wajah (mengangkat sel kulit mati)
    +Harga terjangkau Rp 15.000an / 60ml
    + Halal
    + Untuk semua jenis kulit

    Wardah Lightening Face Mask


    Cara pakai: setelah pakai peeling, oleskan maker dengan kuas, diamkan 15 menit. Angkat dengan washlap basah, bilas dengan air dingin. Cukup seminggu sekali

    Review:
    +Packaging oke
    +Efektif membuat wajah cerah dan lembut
    +Harga terjangkau Rp 15.000an / 60ml
    + Halal
    + Untuk semua jenis kulit

    Sekarang aku lebih selektif milih produk kecantikan soalnya dulu pernah saudara jualan masker Shiseido orange yang katanya terbuat dari rumput laut ternyata palsuuuuu!!!! Oia kalo aku lagi rajin sih sebelum peeling-an biasanya uapan dulu biar pori-pori terbuka, kemudian pake peeling, maskeran, angkatin komedo deh.. kadang seminggu sekali kalo inget hehe.. aku cukup puas sih soalnya produk ini awet banget dan praktis pakainya. Tapi aku juga ingin coba produk masker instant lainnya :) kalo kalian maskeran pake apa?


    29.9.16

    [Gallery] Lukisan 4 Musim Karya Sandra Artsense



    Hello art people!!! Setelah kurang lebih 4 tahun belajar menggambar, akhirnya saya beranikan diri untuk melukis di atas kanvas. Tepatnya menjelang liburan anak sekolah kemarin, saya resign dan fokus urus rumah, hobi dan jadi Guru Gambar lagi (tidak terbagi menjadi Guru Produktif SMK).

    Baca juga:
    Bolehkah Ibu Hamil Melukis?

    Targetnya sih 1 bulan 4 lukisan, 1 minggu 1 lukisan tapi ya karena art job itu perlu mood yang bagus, jadi kalo semangat bisa 1-2 hari beres tapi kalo gak mood (sibuk atau hobi lain) ya bisa berbulan-bulan.

    Berikut hasil karya saya tentang 4 musim:


    Title: Winter
    Size: 35x25
    Media: Acrylic on canvas
    Year: 2016


    Title: Spring
    Size: 25x25
    Media: Acrylic on canvas
    Year: 2016


    Title: Summer
    Size: 25x30
    Media: Acrylic on canvas
    Year: 2016


    Title: Autumn
    Size: 30X40
    Media: Acrylic on canvas
    Year: 2016

    Alhamdulillah lukisan 4 musim telah selesai, tunggu karya saya selanjutnya ya! Untuk lebih lanjut darimana inspirasi saya berasal bisa follow Instagram saya @art_sense.

    Baca juga: Tempat belajar seni di Cimahi & Bandung Barat 

     Jika berminat membeli lukisan saya, siluet pernikahan dan logo usaha bisa email ke sandra.artsense@gmail.com terima kasih!

    27.9.16

    [Resep] Tumis Bayam Teriyaki


    Hai ibu-ibu solehat yang rajin masak, udah lama banget gak update resep, masih dalam rangka sajian Idul adha yang di request temen hihi mari manfaatkan daging qurban. Btw dua bulan lalu kami menanam bayam hidroponik di rooftop garden. Hasilnya meski sedikit tapi puasss dan bersyukur  banget, gak cuma jago makan, jago konsumtif nya doang tapi orang kota juga bisa produktif dengan memanfaatkan pekarangan rumah dan botol plastik bekas sebagai media hidroponik. 


    Bosan dengan sayur bayam? Berikut adalah resep go green kami:
    Seikat bayam segar dipotong-potong
    Daging sapi qurban secukupnya, iris sesuai selera
    Garam, penyedap, gula secukupnya
    Saus teriyaki 1 sachet kecil
    Bawang bombay kecil setengahnya diiris
    Bawang merah 2 siung, bawang putih dua siung dihaluskan
    Cabe / Paprika sesuai selera  
    Minyak secukupnya
    Maizena 1 sendok di cairkan bila ingin saus kental.

    Cara membuat:
    Panaskan 2 sdm minyak goreng
    Tumis bumbu ulek dan bombay
    Masukan daging
    Masukan saus teriyaki
    Beri air sedikit supaya bumbu meresap
    Masukan bayam, garam dan gula secukupnya
    Tambahkan cabe/ paprika
    Aduk hingga bayam mulai layu
    Tambahkan penyedap dan cairan maizena
    Angkat saat bayam masih kehijauan, sajikan selagi hangat.

    Gimana rasanya Bayam nanam sendiri? Karena organik hidroponik rasanya alottttt lebih alot dari dagingnya hahhaha

    Ini resep suka-suka lho, semoga bermanfaat ya mengingat Bayam kaya akan kalsium dan asam folat :) Selamat Hari Tani juga ya, semoga kaum Urban juga punya semangat Agri Culture untuk kebutuhan pangan dan kelestarian alam yang lebih baik aamiin.


    26.9.16

    Nikmatnya Bersyukur


    Alhamdulillaah... Segala puja dan puji pada Tuhan semesta alam yang telah memberikan nikmat tak terhingga bagi kita semua.  Btw, Wilujeng Milangkala ka 206 Kota Bandung semoga selalu Juara dalam kebaikan aamiin.

    Kali ini aku mau curhat guys, kabar gembira, aku cuma mau share yang baik dan bermanfaat saja karena tidak usah seluruh dunia tau segala kegelisahan dan kesedihan kita, kan? Kenapa? Karena Manusia terkadang lupa bersyukur, sulit menerima padahal itu tidak sebanding dengan pemberian Tuhan yang Maha segalanya.

    1. Bertemu Teman Lama


    Senang rasanya mendengar teman-teman yang jujur membaca karya tulis saya di blog, mereka bahkan tertarik untuk mengajak aku ketemu hanya untuk belajar membuat blog. Ya, semua orang sebenernya bisa menulis, daripada berkeluh kesah di Facebook, akan lebih dewasa dan bijaksana menuliskannya di blog pribadi. Misalnya " anak ku susah makan banget arrgghhh " menjadi " Cara mengatasi anak yang susah makan". Terkesan lebih elegan bukan?

    Kamis kemarin Papi ke luar kota, setelah Zumba dan beres-beres aku ketemuan sama Vika (rekan kerja waktu di Bikasoga) aku membantu Vika membuat Blog, semoga Vika menjadi the next Beauty Blogger yang sukses aamiin.

    2. Mengunjungi Rumah Cinta
    Tepat hari Minggu kemarin, Sebelum ke Ciwalk, aku diajak Ka Amy untuk berkunjung ke Rumah Cinta yaitu sebuah Rumah Singgah bagi anak-anak penderita kanker di daerah Pasteur Sukajadi. Jujur ini adalah pertama kalinya aku mengunjungi teman-teman kecil yang sedang berjuang melawan penyakitnya. Merinding, sedih, aku jadi malu terhadap diri sendiri, segala kegalauan tidak sepadan dengan apa yang mereka rasakan. Bedanya mereka tidak update status mencari perhatian dan pencitraan, mereka tetap tersenyum seolah tidak terjadi apa-apa dalam diri mereka. Beberapa anak dalam kondisi yang malang, ada yang kaki nya di gips sehingga harus berjalan dengan kursi roda, ada yang matanya diperban, ada yang kulitnya hitam akibat kemo dan ada juga yang rambutnya rontok menuju kebotakan. Apakah mereka mengeluh? Tidak, mereka anak kecil yang luar biasa, mereka tidak seperti orang sakit, mereka lebih kuat dari apa yang kita cemaskan. Sengaja tidak difoto karena khawatir ada yang tidak berkenan.

    3. Event Report Sunsilk Kilau Fest 2016 Bandung


    Aku menghadiri acara tahunan Sunsilk Kilau Festival 2016 di Cihampelas Walk Bandung. Awalnya aku ragu mau ikut atau tidak mengingat tahun lalu melepaskan begitu saja workshop menulis dari Dee Lestari. Aku juga ingin meet up dengan Teman Blogger ku yang lucu namanya Nesa yang memberi tahu acara ini. Papi ke Jakarta lagi sehingga aku bingung harus mencari teman untuk ke Ciwalk bareng. Iseng wasap Ka Amy (Teman kantor waktu di Global Art) respon positif diterima karena Ka Amy memang juga suka menulis dan pernah beberapa kali karya nya menang dan dimuat media cetak. Hari yang ditunggu pun telah tiba, setelah silaturahmi ke Rumah Cinta, Aku bertemu dengan Nesa untuk pertama kalinya, setelah kita registrasi ulang, tadinya aku pengen nyalon di Stand Sunsilk karena kabita liat hasil hair styling nya, aku jadi tau nanti kalau beli catokan plus curly iron harus yang gimana heehe btw kita late lunch di Jogja Express sambil ngobrol ditemani rintihan hujan. Jam 4 Worshop di mulai, Kak Sitta Karina seorang Novelis Best Seller yang aku sangka rekan Dee Lestari padahal bukan memberikan materi tentang dunia tulis menulis. Setelah itu ada workshop yang sangat menantang, kita harus share premisnya di Twitter dan Aku terpilih sebagai 5 besar finalis untuk membacakan premis di atas panggung, gilak mimpi apa aku semalam? Malam itu menjadi malam keberuntungan Teh Sekar, Emak KEB juga yang memenangkan hadiah sebesar 5jeti atas karyanya. Ya ampunnn kalo aku yang dapet mau langsung booking tiket ke Lombok sama Papi cint hehe tapi mungkin itu adalah hadiah dari Tuhan untuk Teh Sekar atas tulisan-tulisannya selama ini. Aku harus semangat berkarya lagi, menulis berkualitas lagi, jangan cepat puas belajar karena aku yakin Tuhan akan mengirimkan hadiah indah buat aku aamiin doain agar bisa nulis buku ya. Setelah Workshop berakhir, rasanya pengen yang seger-seger akhirnya Aku, Nesa dan Amy nge Latte Jelly float dulu sambil nongkrong cantik hehe jadi kita gak liat Perform Karina Salim dan GAC. Untung ga cepet2 pulang soalnya result Motogp dimenangkan MM, JL baru deh Vale.
















    Flash back:
    Setelah aku resign aku takut, bukan karena penghasilan berkurang tapi aku takut tak punya teman. Penelitian mengatakan orang kesepian lebih sakit daripada orang yang merokok dalam jumlah banyak. Kemudian aku berdoa sama Tuhan agar bisa punya Teman yang satu passion, yang saling mengingatkan dalam kebaikan. Doaku terkabul... Aku semakin dekat dengan tetanggaku Teh Muti dan Gina, kita zumba bareng, nyalon bareng, nyeblak bareng, ngeliwet bareng, main bareng sampe kokoreaan bareng... Indahnyaaa silaturahim.

    Selain itu aku juga ketemu Nunu ( My schoolmate yang meluangkan waktu main ke Ciwalk ) kemudian ada blogmate ku seperti Vika, Amy dan Nesa yang semuanya generasi 90an yang gokil, introvert, ambivert hingga extropert. Senangnya dipertemukan dengan passionable people. Teman ku banyak, tapi sahabat sedikit, apalagi teman kuliah hanya selewat, intensitas chatting sangat jauh berkurang, apalagi setelah teman-teman menikah dan punya anak, sibuk. Ya semua orang sekarang sibuk, semua juga hanya punya waktu 24 jam sehari, tapi bagaimana caranya me manage waktu sebaik mungkin untuk hidup yang lebih bermakna dan bermanfaat bagi orang lain. Melihat para wanita sukses di keluarga dan karir, aku ingin menjadi Mami yang hebat, keep passionable meskipun sudah punya anak. Aku tidak mau hidupku standar, mainstream, aku ingin sukses dan bahagia sejak muda. 

    Antara aku dan teman di masa lalu sebenernya tidak ada masalah apa-apa, tapi semesta punya alarm filter sendiri. Yang seenergi, sefrekuensi akan dipertemukan. Meskipun kadang aku sedih jadi jauh dan sulit bertemu teman-teman tapi semua itu adalah pertanda Tuhan bahwa yang dulu sedekat nadi dan sekarang sejauh mentari adalah " Peran dia dalam Kisah kehidupan kita telah berakhir " aku harus belajar menerima, karena semakin menolak rasanya akan semakin sakit. Istilah dalam komunikasi adalah tidak adanya respon atau feed back positif. Aku lelah berusaha ramah pada orang yang hanya kepo, tidak peduli dengan karya ku, yang chatting seperlunya bahkan tak membalas, hanya hiasan di kontak BBM, tak tau berita baik berita buruk, tak seramah dulu, biarkanlah, lepaskan lah... Realistis saja, peluklah teman-teman baru yang sudah jelas care dan memiliki passion yang sama dengan ku. Kita belajar bersama supaya waktu terasa lebih lama ketika kita belajar hal-hal baru.

    "Milikilah hati yang luas, seluas langit biru. Di dalam hati yang luas, kamu akan menampung rasa memafkan yang besar, kekuatan untuk berfikir dan bertindak positif, serta semangat untuk menjelang hari esok yang tidak pernah pudar. Jadilah langit itu " 
    - Sitta Karina, Seluas Langit Biru

    Credit Photo by Pixabay, Neisia dan Ami


    22.9.16

    [Review] Citra Spotless White Glow Facial Foam

    Halo teman-teman yang cantik, sekarang aku mau review pencuci  wajah yang dipilihin Suami pas ke Supermarket. Jadi selama ini aku sering review sukarela lho, awal aku ngeblog emang niat nya investasi pahala, kalau ada yang bayar atau dapet hadiah itu namanya bonus, rezeki Tuhan maha luas ;))

    Berikut adalah review Citra Hazeline Spotless White Glow Facial Foam.


    Packaging:
    Dikemas dalam tube plastik dengan tutup flip top yang bernuansa hijau karena komposisi utamanya adalah Beras jepang dan teh hijau, ah i love green tea apalagi matcha with black pearl minuman itu loh heheh!! 



    Berawal dari kecantikan wanita Jepang yang wajahnya bersih tak ternoda, ternyata rahasianya adalah Beras Jepang dan Teh Hijau yang kaya akan antioksidan untuk efek wajah cerah dan lembut.

    Manfaat sabun pencuci wajah ini adalah untuk membersihkan wajah bersih cerah seketika, mengangkat kotoran/debu, minyak berlebih pada kulit dan akumulasi lapisan sel kulit mati.

    Cara pemakaian: Gunakan pagi dan malam setiap hari.

    Hasil:
    Aku puas dengan produk ini karena cukup pakai sedikit saja busanya melimpah, ada soft scrub beras Jepang seperti Citra Sabun Mandi. Produk ini menurutku lebih baik daripada Citra Pearl White yang berwarna pink. Kalo sebagai penghilang noda dan pencerah wajah permanen kayaknya gak bisa instan ya, perlu pemakain rutin dengan rangkaian produk lainnya.

    + Wajah cerah seketika
    + Wanginya enak
    + Ada butiran scrub yang lembut
    + Harga terjangkau Rp 10.000 an untuk 50gr
    + Mudah di dapat
    +Travel Friendly
    + Kemasan baru lebih fresh karena sebelumnya berwarna kuning.
    + Dalam komposisi tidak terdapat SLS dan Paraben (kata Guru Kimia)
    - Sayang belum ada label Halal

    Sekian review dari aku, keep glowing girls...

    Baca juga: Tempat belajar seni di Cimahi & Bandung Barat

    21.9.16

    Balada e-KTP

    Berdasarkan data Wikipedia, Kartu Tanda Penduduk elektronik atau
    electronic -KTP (e -KTP) adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dibuat secara elektronik, dalam artian baik dari segi fisik maupun penggunaannya berfungsi secara komputerisasi. Program e -KTP diluncurkan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada bulan Februari 2011 dimana pelaksanannya terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai pada tahun 2011 dan berakhir pada 30 April 2012 yang mencakup 67 juta penduduk di 2348 kecamatan dan 197 kabupaten / kota. Sedangkan tahap kedua mencakup 105 juta penduduk yang tersebar di 300 kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Secara keseluruhan, pada akhir 2012, ditargetkan setidaknya 172 juta penduduk sudah memiliki e -KTP.



    Pengalaman menanti e-KTP:
    Akhir tahun 2012 saya baru masuk kerja harus izin untuk membut e-KTP meskipun KTP saya masih berlaku. Saya dan warga lainnya mengantri rekam data di kantor Kecamatan, mulai pencatatan data, sidik jari dan pengambilan foto (salah pakai kerudung jadinya ngabeleugbeug euy). Ketika orang lain e-KTP nya sudah pada jadi, lah saya harus menunggu lama. Tahun 2014, 2 Minggu sebelum nikah, pihak KUA meminta e-KTP saya, dasar emang nikah tanpa hutang itu dipermudah yah, pas ke Kantor Kecamatan e-KTP saya sudah jadi yeayyy, KTP lama saya diserahkan dan penampakannya hampir sama dengan KTP biasa kok.

    Lima bulan berlalu saya resign kerja dan pindah ke rumah Suami di Kabupaten Bandung Barat hiks belum ikhlas rasanya lepas dari daerah Gaul Bandung yaitu Dago. Tapi Suami bilang, udah kerja aja di Bandung Barat, gaji Jakarta biar bisa ngehedon di Bandung atau Seminyak hahhaha leh uga qaqa!!!

    Akhirnya saya membuat surat pindah ke Disduk yang dibantu Bibi dan Mama saya, jengjeng e-KTP saya yang baru seumur jagung itu dipotong pemirsaahhh, artinya saya bukan lagi warga Bandung. Surat pindah kemudian digunakan untuk membuat Kartu Keluarga Baru cieeee ada nama Mami dan Papi dalam 1 KK.

    Kemudian Suami menyuruh orang Desa yang biasa mengurus KTP, beliau bilang ah inimah e-KTP masih berlaku, gausah bikin dulu. Oh yasudah...


    Kegalauan melanda ketika akhir Agustus lalu, MQFM melakukan Talkshow dengan Kepala Dinas Kependudukan (Disduk) Kota Bandung perkara e-KTP dimana diperoleh fakta-fakta sebagai berikut:

    1. Perpres tentang sanski warga yang BELUM PERNAH REKAM DATA E-KTP setelah akhir Sepetember 2016
    2. Bagi yang masa berlaku e-KTP akan berakhir TIDAK PERLU REKAM ULANG DATA.
    3. REKAM DATA e-KTP hanya dilakukan SEKALI SEUMUR HIDUP artinya 1 e-KTP untuk SEUMUR HIDUP.
    4. Blangko e-KTP Kota Bandung tidak pernah kurang, tapi pengambilan nya disesuaikan dengan kuota kecamatan.
    5. Disduk Bandung menyediakan weekend tertentu untuk merekam data bagi warganya yang tidak bisa cuti bekerja.
    6. e-KTP berfungsi untuk mempermudah akses BPJS, pembuatan SIM, membuat Paspor, sampai Syarat Menikah dll.
    7. Perubahan Status dan Alamat harus mencetak e-KTP baru.

    Saya akan membahas tentang poin ke 7, dasar cewek ya riweuh pas Papi cuti kamis kemarin, sebelum kita Movie Time nonton Dono, kita tuh berpetualang mencari e-KTP.

    Berdasarkan info dari murid yang lagi PKL di Kabupaten Bandung Barat, Blangko e-KTP belum ada. Tapi kata Pak RT, kita disuruh langsung ke Kecamatan. Berangkat lah pagi kita ke Kecamatan Ngamprah. Sempet nyasar soalnya lokasinya lebih jauh dari KBB, mana jalanan becek, berliku dan menanjak.

    Setelah sampai Kecamatan Ngamprah, kita disambut oleh Ibu petugas dan beliau menyampaikan: JIKA SUDAH ADA DATA BARU DI KARTU KELUARGA MAKA e-KTP NYA LANGSUNG CETAK DI KBB SAJA. Hmmm tau gitu tadi langsung ke KBB. Yasudah kita sarapan dulu terus cuzz ke KBB.

    Kantor Kabupaten Bandung Barat ini luas, megah dan masih dalam tahap pembangunan. Berada di Jalan Provinsi Padalarang-Cisarua yang daerahnya berbukit. Luasnya kayak Kampus UPI saja. Akhirnya kita sampai di Gedung C Dinas Kependudukan Bandung Barat. Kita bertanya ke petugas soal cetak e-KTP baru. Beliau mengatakan: UNTUK PERGANTIAN STATUS DAN ALAMAT TIDAK DAPAT DILAKUKAN SEKARANG KARENA BLANGKO HABIS, NANTI AKAN DISAMPAIKAN MELALUI DESA ATAU KELURAHAN JIKA BLANGKO SUDAH ADA. Ok akhirnya kita lega karena selama ini tetep dapet hadiah meski pake e-KTP lama, masih bisa ke Bali juga :) Begitulah pengalaman saya soal e-KTP nanti akan dilanjutkan ketika sudah ada e-KTP baru!

    Semoga blangko cepet ada dan tidak adalagi miss komunikasi antara pemerintah dan rakyatnya ;) Terima kasih petugas administrasi Disduk tetap semangat mengemban tugas negara ya! Salam satu data.



    Sumber Foto: Dakta.com
    Sumber Foto: Wikipedia
    Sumber Foto: Surakarta.go.id

    19.9.16

    [Review] Natur-E Daily Nourishing-Revitalizing Lotion


    Hai beautiful readers... Seminggu ini kayaknya bakal review produk kecantikan yang sehari-hari aku pakai deh, lagi semangat nulis nih kebetulan kanvas baru belum ada yasudah jalanin aja kehidupan newbie Blogger heheu...

    Aku memiliki jenis kulit normal cenderung kering, bisa sangat kering, jika musim hujan akan alergi sehingga kulit rasanya gatal, timbul ruam merah dan rasa perih.

    Untuk perawatan kulit kering, biasanya aku minum air putih, makan buah, vitamin E dan beberapa waktu lalu aku juga udah review Minyak Zaitun sebagai pelembab alami kulit dari luar.

    Nah, ternyata Minyak Zaitun saja tidak cukup. Karena kan kalau seharian pakai Minyak Zaitun pasti lengket, ribet dan kurang nyaman. Kebetulan hand and body lotion aku habis, sebelum  pulang kerumah mampir dulu ke Supermarket untuk cari lotion. Eh nemu produk baru dari Natur-E yaitu Natur-E Daily Nourishing-Revitalizing Lotion yang kemasannya bernuansa pink.

    Sebelumnya Natur-E juga mengeluarkan hand and body lotion Natur-E Daily Nourishing yang berwarna hijau dan Natur-E Advance yang berwarna putih. Saya sudah beberapa kali repurchased si hijau Natur-E Daily Nourishing dan kali ini penasaran dengan si Pink Natur-E Daily Nourishing-Revitalizing Hand and Body Lotion yang harganya diantara si hijau dan si putih hehe. Berikut adalah review nya:


    Packaging:
    Botol plastik bening seperti lotion pendahulunya, warna pink nya cantik. Tutup botol press sehingga tidak mudah tumpah.

    Keterangan produk:
    Natur-E Daily Nourishing Revitalizing Lotion mengandung: Butiran vitamin E dan Natural Moisturizing Factor (NMF) yang membantu memberikan efek moisturizer.
    Extact Pink Pomelo, bahan aktif yang membantu menjadikan warna kulit tetap cerah meski di luar ruangan.
    Tabir surya sebagai pelindung sinar UV A + UV B


    Cara pemakaian:
    Oleskan pada tangan dan kaki sebelum beraktifitas.


    Hasil:
    Setelah membelinya aku langsung coba oleskan ke kulitku yang kering dan amazing, langsung hilang rasa gatalnya. Namanya juga merevitalisasi kulit hehe kalau sebagai pencerah menurutku itu kembali ke warna kulit asli pengguna dan jangan harap hasilnya instan ya :) perlu pemakaian rutin sobat.

    + Melembabkan kulit kering meski hanya sementar
    + Tidak lengket
    + Mudah meresap
    + Harga terjangkau Rp 14.000/100ml 
    + Travel friendly
    + Mudah di dapat
    + Ada Vitamin E beads warna pink, sukak!!
    + Tidak menemukan Paraben dalam komposisi nya
    + Wanginya lembut

    - Tidak disebutkan SPF berapa
    Oke sekian review dari aku, semoga anak aku mah nanti kulitnya normal dan lebih sehat aamiin :)

    18.9.16

    [Review] Tonik Rambut Mayang Sari


    Hello Hairmate! Karena sering dapet sponsor Shampo tiap bulan, jadinya aku gonta ganti shampo mulu nih. Rezeki Istri Solehat, rajin keramas tapi jarang beli Shampo alias endorse teroos hehe

    Baca juga pengalaman keramas pakai:
    2. L'Oreal 
    5. Natur
    6. Emeron
    8. Next shampo apalagi ya? Semoga shampo herbal yang free sls dan paraben aamiin :)

    Akibat seringnya gonta ganti shampo: rambutku jadi rontok, biasanya pas keramas atau nyisir rambut aja tapi kok sekarang sering banget, apalagi aku pernah flu seminggu dan males cuci rambut alhasil rontok parah lebih dari 10 helai sehari aaaahhh sayang bangettt karena rambutku sekarang makin panjang. 

    Aku heran, liat foto jaman SMA enggak pernah nyalon dan perawatan, cuma shampo doang tapi rambut super duper tebel banget, pas kuliah mulai deh menipis karena gagal potong rambut, stress skripsi dan awal pakai hijab (jujur, meski belum istiqomah). Makanya aku enggak pernah potong rambut aneh-aneh lagi. Emang faktor usia ngaruh kali ya pada tingkat kerontokan rambut. 

    Kabar baiknya dari gonta ganti shampo: adalah rambutku enggak bercabang lagi! Susah banget nyari rambut bercabang di rambut panjang, kata Suami kayaknya aku happy kali udah resign haha

    Sudah lama aku enggak beli Tonik, saat belanja bulanan kemarin aku cari Tonik yang murah tapi berkualitas. Akhirnya aku beli Tonik rambut Mayang Sari by Sari Ayu Martha Tilaar.



    Packaging:
    Jadul banget, bernuansa hijau tua, tutupnya enggak flip top dan lubangnya lmsih kecil tapi karena tekstur encer kayak air gitu ya bisa tumpah-tumpah. Dibagian belakang tertera penjelasan produk yang terbuat dari bahan alami yang bermanfaat untuk menjaga kesuburan dan kekuatan rambut. Untuk ukuran 200ml harganya sekitar Rp 21.000 lebih murah sedikit dibanding Tonik rambut Sariayu Hijab.


    Cara pemakaian:
    Urutkan pada kulit kepala selesai keramas. Wanginya jadul banget, berwarna hijau tua dan karena teksturnya cair banget jadi lebih baik pindahkan ke botol spray. Oia aku pakai setelah keramas saat kondisi rambut setengah kering dan sebelum tidur jika besok akan keramas.





    Hasil:
    Saat aku menggunakan tonik rambut ini rambut rontok mulai berkurang, sayang tidak ada sensasi dingin di kulit kepala seperti saat menggunakan Tonik rambut Sariayu Hijab padahal bahan yang digunakan hampir sama. Saya heran kenapa Sariayu sampai mengeluarkan 2 produk sekaligus. Malahan produk Mayang Sari ini mengandung Methylparaben dan sodium sulfate, yang seharusnya lebih alami dibanding Tonik Sariayu Hijab. So, next aku kayaknya lebih pilih Tonik rambut Sariayu Hijab deh karena teksturnya kental, packaging oke dan menyegarkan kulit kepala.

    + Halal
    + Harga terjangkau
    + Mudah di dapat
    + Tidak lengket
    + Efektif mengurangi kerontokan rambut
    - Lebih praktis, efektif dan awet di botol spray
    - Packaging, wangi jadul
    - Komposisi belum 100℅ alami
    - Terlalu cair seperti air, tidak menyegarkan
    - Tidak travel friendly karena tidak tersedia ukuran kecil

    Sekian review dari aku, semoga bermanfaat. Share dong bagaimana kalian mengatasi kerontokan rambut?


    17.9.16

    [Review] Dove Total Damage Treatment



    Dear Hairmate...

    Waktu itu, saya sudah review sample Shampo dan Condi  Dove Volume dari Htc. Nah bulan lalu, saya dikirim hadiah hiburan berupa hampers dari Dove karena menang kontesnya. Saya mendapatkan: shampo, kondisioner, sisir kayu (lagi nyari eh dapet hadiah sisir ini enak banget bisa mijit kulit kepala biar aliran darah lancar) dan clutch gitu.


    Berikut adalah Review Shampo Dove Nutritive Solutions: Total Damage Treatment Shampoo with Keratin Repair Active.


    Packaging:
    Bentuk botol sama dengan Shampo Dove Volume namun Shampo Dove Damage ini bernuansa gold, di bagian depan tertulis menutrisi secara mendalam dan membantu memperbaiki rambut rusak. Aku kebagian ukuran 70ml imut dan travel friendly.

    Sedangkan di bagian belakang produk ini mengklaim langsung memperbaiki permukaan rambut dan menutrisinya secara mendalam agar sehat, kuat dan indah.

    Cara pakai: seperti keramas pada umumnya.

    Hasil:
    Sudah 2 minggu aku pakai shampo ini, keramas dua hari sekali. Busanya melimpah, membuat rambut lembut dan wangi

    Selanjutnya aku review Dove Nutritive Solutions: Total Damage Treatment Conditioner with Keratin Repair Active.


    Packaging:
    Bentuk botol sama dengan Condi Dove Volume namun Condi Dove Damage ini bernuansa gold, jika shampo tutup botol di atas maka condi tutup botolnya di bagian bawah. Pada bagian depan tertulis menutrisi secara mendalam dan membantu memperbaiki rambut rusak. Aku kebagian ukuran 70ml imut dan travel friendly.

    Sedangkan di bagian belakang produk ini mengklaim langsung memperbaiki permukaan rambut dan menutrisinya secara mendalam agar sehat, kuat dan indah.

    Cara pakai: seperti biasa, setelah keramas ratakan condi hingga ujung rambut.

    Hasil:
    Dove terkenal dengan wangi nya yang khas, untuk kondi ini tekturnya lebih kental seperti cream dan berhasil membuat rambut lembut, wangi dan terasa ringan banget.

    Kesimpulan :
    Kelebihan untuk 2 produk ini adalah efek keratin nya berguna untuk memperbaiki rambut rusak, melembutkan rambut, rambut juga lebih sehat dan indah. Kekurangannya belum ada label Halal dan masih mengandung SLS.

    Sekian review dari aku, semoga bermanfaat. Tunggu review selanjutnya ya :) salam.

    COPYRIGHT © 2017 SANDRAARTSENSE | THEME BY RUMAH ES