• 31.5.18

    Ketika Ibu Menyusui Sakit dan Tidak Berpuasa


    “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelummu agar kamu bertakwa. (QS. Al-Baqarah: 183) (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka jika di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada bari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 184)

    Assalamualaykum, bagaimana puasanya sahabat? Semoga senantiasa lancar dan berkah ya. Ini adalah tahun kedua saya tidak berpuasa. Tahun kemarin, saya masih nifas jadi cukup membayar fidyah, sekarang saya juga masih menyusui Baby G jadi kembali tidak berpuasa dan insya Allah akan membayar fidyah. Saya salut banget sama Ibu-ibu hamil dan menyusui yang tetap kuat serta istiqomah berpuasa, hiks.

    Meskipun saya tidak berpuasa, saya tetap bisa beramal baik dengan menyediakan hidangan sahur dan berbuka untuk Suami tercinta. Sampai akhirnya minggu lalu saya sakit karena kecapek-an, kurang tidur dan istirahat. Sebenarnya sakit biasa sih, meriang, masuk angin, pusing dan badan sakit rasanya remuk, tapi karena sedang menyusui dan tidak ada yang membantu, dunia rasanya lebay deh. Saya sedih banget, kebayang kalau sambil berpuasa dan menyusui Si Raja Nonon.
    Untung ada Tetangga saya, Gina yang cantik dan baik hati datang menengok, memijat saya, mencuci baju Baby G, memandikan Baby G dan ikut menjaga Baby G sementara saya harus cuci piring. Ternyata setiap terkena air, saya semakin kedinginan dan badan saya panas. Saya menangis, hanya bisa menangis karena tidak bisa berharap meminta tolong dan tak ada yang membantu jika saya sakit. Karena Suami tidak tega, keesokan harinya, saya dibawa ke Dokter.

    Alhamdulillah tidak lama mengantri, saya masuk ruang periksa. Dokter langsung bertanya saya sudah memiliki Anak karena saya membawa topi dan gendongan Baby G. Iya, Baby G selalu di bawa, Alhamdulillah dia bayi sehat dan kuat, enggak ada Daycare depan rumah lol. Tak lama kemudian Papi dan Baby G menyusul masuk ruangan dan duduk. Saya dipersilakan menaiki ranjang untuk periksa, sebelumnya tekanan darah saya normal 110/80. Kemudian Dokter bilang kalau saya pucat, panas 38,1 dan makannya enggak bagus, sehingga harus banyak makan, enggak boleh telat, banyak minum air putih, tidur dan istirahat yang cukup. Saya diberi Antibiotik, obat panas/pusing dan vitamin yang semuanya aman bagi Ibu menyusui, hmmm terakhir kali minum obat saat cacar tahun lalu, bisa dibilang saya sehat dan kuat mengurus anak sendiri.

    Perasaan saya makan enak terus, ayam, rendang, udang, sayur, lebih banyak daripada Papi yang kalau makan pilih-pilih dan itu-itu saja, sangat sederhana. Mungkin cemilan Busui kurang banyak dan semua gizi diserap Baby G, Dokter enggak enak kan kalau bilang saya kurang gizi lol. Padahal sudah minum susu dan vitamin secara rutin, tapi qadarullah, saya harus sakit dan saya agak trauma meskipun sakit ringan, selalu ingat tragedi saya Cacar dan Suami sakit selama 1 minggu. Rasanya jadi Ibu Rumah tangga itu emang harus selalu sehat, kalau tidak bisa berabe, nih.

    Saat ini Baby G kan lagi belajar jalan, harus selalu dipantau dan ingin naik turun tangga, saya pusing enggak kuat angkat apalagi menggendong, akhirnya malam minggu saya dan Suami bawa Baby G ke rumah Mama, iya siapa lagi kalau bukan Mama, tempat ternyaman, ikhlas membantu tanpa harus menjadikan beliau Pembantu, justru kami sangat memuliakan beliau karena kami adalah tipe pasangan yang tidak suka merepotkan orang tua dan kali ini terpaksa, saya bed rest karena sakit.

    Untuk Ibu-ibu yang hamil dan menyusui jangan memaksakan ya kalau tidak sanggup puasa, konsultasi dulu sama Dokternya karena kita juga punya naluri untuk menakar kemampuan diri, kuat atau tidak untuk berpuasa. Apalagi Tuhan yang Maha Tahu kemampuan hambaNya. Jangan takut soal fidyah, yakinlah rezeki Allah itu Maha luas, datang dari Allah dan untuk hamba Allah juga. Saya termasuk orang yang selalu memanfaatkan kebaikan dari Allah (baca:Bonus), Shalat saja banyak keringanan, apalagi berpuasa? πŸ€— Terima kasih ya Allah, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang sekarang saya sudah perbaikan gizi dan sehat, siap kembali melayani Suami dan mengurus Baby G.

    Ya Allah, saya mohon agar senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, kemudahan, keikhlasan dan kesabaran dalam mengemban amanah sebagai Istri dan Orang Tua. Ya Allah, berilah saya hati yang bersih dan lapang agar bisa memaafkan orang yang tidak sengaja menyakiti hati saya, lancarkan lah rezeki saya agar bisa membahagiakan kedua orang tua dan adik-adik saya. Sukseskanlah karir Suami dan lindungilah keluarga kami, Aamiin ya Allah ya Rabbal'alamiin.

    Baca juga yuk! 

    30.5.18

    Persingkat Make Up Mu dengan Fair & Lovely 2 in 1 Powder Cream


    Dear Beauties, semenjak melihat make up Princess Meghan yang lebih "polos" dari Princess Kate saat Royal Wedding minggu lalu, membuka mata saya lebar-lebar tentang definisi kecantikan. Dulu saya berfikir kalau cantik itu harus putih, tinggi dan jago make up. Sampai saya ngeborong alat make up yang sampai sekarang saya bingung cara memakainya. Sampai akhirnya saya hibahkan make up tersebut ke Adik yang memang seorang Ratu Jaipong, supaya lebih bermanfaat.

    Kini saya mengerti kenapa ada Pengantin yang pengen enggak pangling saat hari bahagianya itu, istilahnya #NoPanglingPanglingClub ternyata Sang Pengantin ingin dikenal sebagai dirinya sendiri, bukan berarti saya jadi anti make up lho, tapi ternyata simple is perfect ya. Cantik itu bisa terpancar dari kepribadian seorang wanita. Kalau Tuan Putri saja begitu percaya diri dengan make up natural, kenapa saya harus ribet make up lama segala sebagai Ibu menyusui? Hehe.

    Semua ada solusinya, untuk make up sehari-hari saya hanya memakai Sunblock, Pelembab, Bedak tabur, Pensil alis dan Lipstik. Lucky me, kini make up bisa lebih singkat lagi karena Pelembab dan Bedak menjadi 1 dalam rangkaian perawatan Fair & Lovely 2 in 1 Powder Cream! Wah produk baru ya? Iya banget, yuk baca ulasannya sebagai berikut:


    Keterangan produk:
    Fair & Lovely 2 in 1 Powder Cream ini adalah perpaduan unik dari manfaat cream pencerah multivitamin  dan bedak halus. Hasilnya? Wajahmu akan terlihat lebih halus seperti menggunakan bedak dengan hasil matte finish, tanpa kilap.




    Cara menggunakan:
    Gunakan powder cream seujung jari di area kulit wajah dan leher yang sudah dibersihkan. Ratakan dengan lembut menggunakan jari.



    Testimonial:
    Saya seneng banget waktu dapat kesempatan dari Yukcoba.in untuk mengulas Fair & Lovely 2 in 1 Powder Cream karena saya sudah terbiasa repurchase Fair & Lovely Facial Wash. Saya mendapatkan 2 produk ukuran 20gr dan 40gr yeay! Kemasannya seperti biasa, tube bernuansa putih dan pink gemes, saat dibuka warna krim nya putih dan wanginya lembut.

    Setelah mencuci muka, saya oleskan Fair & Lovely 2 in 1 Powder Cream ke wajah, ternyata teksturnya sangat halus dan mudah meresap ya karena sudah ada bedaknya. Kesan saat pertama kali mencoba Fair & Lovely 2 in 1 Powder Cream, langsung suka! Sumpah ini inovasi terbaru yang semakin meringankan beban make up Ibu menyusui yang sibuk tapi tetap ingin terlihat cantik oleh Suami, hihi.


    Bagaimana hasilnya? Efek mencerahkan kurang signifikan ya, tapi terasa ringan dan halus, benar-benar matte tanpa kilap seharian! Saya pakai pagi hari dan malam baru cuci muka, sudah ada sedikit minyak di wajah tapi kali ini tidak seheboh biasanya berkat Fair & Lovely 2 in 1 Powder Cream. Harganya juga terjangkau, Rp 20.000 saja untuk ukuran kecil 20gr, sudah tersedia di Minimarket terdekat. 

    Setelah mencoba Fair & Lovely 2 in 1 Powder Cream, saya jadi merasa semakin mudah berdandan dan merekomendasikan Fair & Lovely 2 in 1 Powder Cream untuk kalian coba karena kalian juga akan suka dengan hasilnya!

    Repurchase? YES!

    Kini kalian tidak perlu risau lagi, meskipun punya segudang aktivitas, ada Fair & Lovely 2 in 1 Powder Cream yang akan menjaga wajah tampak halus,  cerah, tanpa kilap seperti memakai bedak selama 14 jam! Buktikan!. Terima kasih sudah membaca😊.

    27.5.18

    Antara Aku dan Rambut Indahku



    Dear Hairmate, tahukah kamu duhai rambutku... kamu adalah salah satu anugrah Tuhan yang harus dijaga dan dirawat sebaik-baiknya. Waktu kecil, kamu ikal bergelombang, kemudian Malaikat tak bersayap yang biasa kupanggil dengan sebutan Mama, rutin memotongmu supaya aku terlihat lucu dan menggemaskan. Mama juga biasa mengepangmu dengan beragam model supaya aku tidak kegerahan.

    Mama sangat sayang pada kita, Mama merawatmu dengan perawatan rambut alami sampai kamu tak ikal lagi, begitu sehat, hitam dan tebal. Berkat kehadiranmu, sejak SD aku dikenal sebagai gadis berambut panjang. Bahkan hingga sekarang, orang selalu memperhatikanmu. Karena aku orangnya setia, jarang sekali aku memotongmu hingga pendek. Pernah saat SMP, aku gagal memotongmu, lalu aku kecewa tidak mau ke salon itu lagi karena hasilnya membuat aku tidak percaya diri.

    Saat SMK, kamu kembali seperti semula, hitam, panjang dan berkilau sampai akhirnya aku kuliah dan bertemu cinta. Tahukan kamu? kalau aku tidak suka kamu terpapar asap rokok dan polusi, ketika melewati penjual Sate, aku berlari saking takutnya kamu menjadi bau, lucunya teman-teman malah menertawakan kelakuanku itu, semua itu demi kamu yang mempertemukanku dengan seorang pria yang sekarang menjadi Suamiku, jika orang lain jatuh cinta dari mata turun ke hati, sepertinya dulu beliau itu terpesona dan menyukaimu sebelum mengenal lebih dalam kepribadianku hehe.

    Tapi kisah kita kembali goyah, saat menyusun Skripsi, aku stress dan kurang memperhatikanmu sehingga teman-teman mencemoohku karena kamu menjadi tipis, sangat kering dan bercabang! Setelah stress mereda karena sudah lulus kuliah dan bekerja, aku semakin rajin merawatmu, itu adalah cara ku meminta maaf karena telah mengabaikanmu. Kamu adalah inspirasi ku dalam berkarya, aku sangat suka sekali dengan hair drawing!.


    Kemudian setelah aku menikah, Suamiku begitu baik dan perhatian padamu, beliau mau mengantarkanku ke Salon favoritku, bahkan setelah memiliki Sang penyejuk hati, beliau tidak memperbolehkan kamu dipotong pendek. Memang, rontok telah berlalu secara alami pasca melahirkan, (terlihat dari banyak rambut baru yang tumbuh) tapi saat bercermin, kulihat kamu begitu kusam dan kemerahan, ini pasti akibat aku sibuk menjadi Ibu baru dan sering mengeringkanmu dengan hair dryer, hiks. Sejak dulu, sungguh aku kurang suka warnain rambut secara permanen, aku memang pecinta rambut hitam alami. Kini saatnya aku kembalikan kilau alami rambut hitamku dengan perawatan rambut terbaik. Apa saja? Baca dulu yuk:

    23.5.18

    NabaTee, Kesegaran Minuman Rempah dan Rahasia Awet Muda Tanpa Bahan Pengawet!


    Dear Healthy people, tahukan Anda kalau Ibu-ibu yang sudah melahirkan  itu mengeluarkan cairan lebih banyak daripada biasanya? Baik melalui urine atau keringat, membuat Ibu menyusui seperti saya selalu merasa kegerahan, apalagi jika sudah beraktifitas, keringat mengucur deras dan ingin yang segar-segar. Biasanya saya minum minuman kemasan yang dijual di Minimarket tapi dilarang keras oleh Suami karena banyak mengandung gula dan pengawet yang tidak baik bagi Ibu menyusui.

    Kemudian saya dipertemukan dengan NabaTee, Minuman Rempah Ready To Drink dengan kemasan botol kaca 330ml. Minuman rempah yang kaya khasiat ini bebas bahan kimia (tanpa pengawet, pemanis buatan, perisa, pewarna buatan) sehingga aman untuk dikonsumsi dan tentunya menyehatkan.


    Keterangan produk:
    NabaTee Minuman Rempah merupakan produk segar, sehat dan natural serta harga terjangkau. Masa kadaluarsanya sampai dengan 6 bulan sebelum kemasan dibuka dan bisa disimpan di luar kulkas. NabaTee Minuman Rempah akan terasa lebih nikmat ketika diminum menggunakan es. Jika Anda tidak suka meminumnya dengan es Anda juga bisa meminumnya langsung atau dapat dijadikan minuman hangat dengan memanaskannya dalam microwave.

    NabaTee Minuman Rempah ini sudah ada sejak tahun 2010, dan sudah banyak yang merasakan khasiatnya karena NabaTee Minuman Rempah ini adalah minuman berkualitas yang terbuat dari rempah-rempah yang berkhasiat.

    Ada Beberapa Variant NabaTee Minuman Rempah yaitu: Kunyit Asam, Rosella, Beras Kencur, dan Sermon (sereh lemon). 





    Manfaat Kunyit Asam: Melancarkan peredaran darah, antibiotik alami, mengatasi infeksi, memecah lemak, melancarkan ASI, menghilangkan bau badan, menghaluskan kulit, mencegah kanker.




    Manfaat Rosella: Antioksidant, melancarkan urine, menurunkan tekanan darah, menurunkan kolesterol, mengatasi panas dalam.




    Manfaat Beras Kencur: Menambah nafsu makan, menghilangkan capek, meringankan flu & batuk, menjaga daya tahan tubuh.




    Manfaat Sermon: Detoxifikasi saluran pencernaan, membantu mengatasi anemia, menurunkan gula darah, mencegah kanker, meringankan asma.




    Inilah alasan kenapa harus mengkonsumsi NabaTee minuman rempah:
    1. Produk natural, sehat dan berkualitas dengan ijin edar sertifikat PIRT dan Sertifikat Halal. 
    2. Produk NabaTee bebas kimia aditif dengan masa kadaluwarsa 6 bulan. 
    3. Rasa segar dan mengandung manfaat untuk menjaga kesehatan. 
    4. Produk NabaTee dapat disimpan diluar kulkas jadi tidak repot untuk dibawa bepergian. 
    5. Produk NabaTee berkemasan botol kaca reuse sehingga lebih ramah lingkungan.


    Testimonial:
    Saya mendapat 4 varian NabaTee, kebetulan bulan puasa tahun ini saya tidak berpuasa, tapi saya yakin tetap bisa beramal dengan menyediakan hidangan sahur dan berbuka puasa untuk Suami tercinta. Buka puasa memang paling enak minum yang manis dan segar, maka dari itu saya menyajikan NabaTee dingin untuk Suami yang telah lelah bekerja sambil puasa seharian.

    Sebagai Ibu menyusui, tentunya saya sangat suka dengan kunyit asam dan beras kencur, karena mengingatkan pada Mbak jamu tradisional khas Indonesia. Kami kompak bilang kalau NabaTee itu rasa asamnya segar dan manisnya pas, benar-benar menyegarkan badan dan bermanfaat untuk kesehatan. Jadi, sekarang saya tidak kerepotan lagi menyediakan minuman untuk berbuka puasa, ingat saja NabaTee, minuman rempah alami khas Indonesia yang ramah lingkungan!

    Anda dapat memesan NabaTee ini dengan cara mengubungi Telp/WA: 0815.943.4472 atau bisa juga membeli di Shopee, Tokopedia dan Bukalapak. Harganya terjangkau hanya Rp 15.000/botol dan 1 botol bisa buat 2 hari berbuka puasa. Selamat mencoba ya, percayalah kalau kita ini harus bersyukur tinggal di negara yang kaya akan rempah yang berkhasiat bagi kesehatan, karena jika tubuh sehat, hati gembira dan pasti akan membuat wajah tampak lebih awet muda. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca! πŸ˜‰. 

    NabaTee 
    Facebook: NabaTee 
    Instagram: @minumansehat_nabatee

    19.5.18

    The Plantation: Tempat Ngopi Romantis yang Kids Friendly!


    Dear pecinta kuliner, dunia marketing memang dinamis ya, soal tempat makan kekinian saja, rasa (product) jadi nomor sekian yang penting sekarang tempat (place) harus instagramble biar orang-orang berbondong-bondong selfie dan eksis di sosial media, harga (price) tak menjadi masalah kalau tinggal minta Mama. So, bagaimana dengan tempat makan yang satu ini? baca sampai habis ya!

    Seperti biasa jika ada tanggal merah, kami selalu jalan-jalan bertiga. Tak sengaja saat melewati kawasan Bandung Barat, kami menemukan cafe baru dekat SD Pameungpeuk dan SMA Negeri 1 Cisarua Lembang, namanya The Plantation, sambil berharap nanti punya rumah di Valle Verde juga deh hehe.

    Lokasinya memang di perumahan elit gitu, untuk masuk ke The Plantation kita perlu menaiki anak tangga, tapi jangan takut kecapean, karena di sisi kiri dan kanan terhampar pemandangan hijau rumput dan pepohonan. Iya, meskipun baru buka sekitar 6 bulan, The Plantation memang serius membuat tempat makan atau nongkrong santai,  terbukti dari pelayanan yang ramah dan fasilitas yang terawat baik.






    Saat kesana, cuaca sedang mendung kemudian hujan, untung kami sudah mendapatkan tempat nyaman di sebuah gazebo yang ada sofa empuknya yang pas hujan, waiter akan dengan sigap memberikan payung dan membuka tirai plastik transparan agar kita enggak kehujanan atau kedinginan. Sayangnya saat kami baru mau duduk ada Bapak-bapak belagu yang minta izin mau merokok, tentu saja Suami langsung bilang disini ada bayi dan Bapak-bapak itu kekeuh merokok padahal istrinya gak tahu siapanya sudah bilang akan segera pergi dari situ. Karena lokasinya outdoor jadi nggak terlalu kecium lah bau rokoknya.





    Karena sebelumnya kami sudah kenyang makan di Ongkog Lohor, jadi saat kesana kami hanya pesan kopi Papua dan jus Buah Naga. Tanpa perlu menunggu lama, pesanan datang dan seperti biasa, Gen yang paling sibuk untuk mencoba jus Buah Naga, ini kan makanan pertama Gentra jadi tentu saja Gen suka, ternyata Gen pandai minum pakai sedotan hehe.

    Rasa jus nya enak dan segar sekali, untuk kopi kata Papi sih biasa saja tapi lumayan bisa mengusir kantuk. Tempat serius maka harganya pun serius, kedua minuman tersebut harganya dibawah 20k belum termasuk pajak. Untuk makanan bervariasi ya dari Sunda, Indonesia dan hidangan mancanegara, harganya masih masuk akal dibanding cafe sejenis di Bandung. 

    Setelah hujan reda kami berkeliling, ternyata tempatnya memang bagus, selain gazebo modern, ada juga tempat makan outdoor di area taman, dengan payung maupun yang tak dipayungi. Yang paling bikin happy adalah tersedianya areal playground untuk anak, jadi disebelah kebun stoberi, ada ayunan, perosotan terus satu lagi mainan putar untuk anak, tentu saja Gen coba semuanya dan Gen happy banget, apalagi saat main ayunan sambil digendong Mami, hmmm ayunan mahal di rumah dianggurin, tahunya Gen suka mainan ekstrim haha.




    Sebelum pulang,  Papi sholat dulu di Mushola. Sambil menunggu, saya mengajak Gen earthing karena sudah lama kami nggak earthing! Ternyata sangat menyenangkan menemani Gen belajar berjalan tanpa alas kaki, saat kaki menyentuh rumput yang basah karena air hujan, rasanya adem banget, mengingatkan saya saat hamil dulu suka earthing di kantor!.

    Gen juga saya ajak melihat ayam, kemudian setelah Papi sholat,  giliran Papi yang ngikutin kemanapun Gen merangkak, sampai-sampai Gen ingin menaiki bebatuan yang ada di taman. Meskipun membuat celana gen sukses kotor tapi kami seneng banget bisa menemukan cafe romantis, pemandangan sejuk segar dan yang paling penting setelah punya anak adalah tempat makan kids friendly di Bandung Barat.



    Jaraknya yang dekat dengan rumah, membuat kami betah, sebenarnya ngopi senja nya sebentar, mainnya yang lama haha daripada jauh-jauh ke Dago dengan pemandangan sama namun harga yang lebih bombastis. Jujur, saya masih kecewa dengan Warpas di Dago, dengan harga makanan segitu, playground nya seuprit dan asap rokok masih bisa kecium ke dalam ruangan.

    Kalau cuaca cerah, pasti sunset terlihat indah, apalagi malam hari, bisa melihat bintang dan citylight Bandung dan Cimahi, mungkin nanti kami akan kesini lagi di sore hingga malam untuk mendapatkan suasana berbeda, candle light dinner romantis sama Papi dan Gen misalnya haha. Oke cukup sekian dan terima endorsement

    The Plantation 
    Jl. Pasir Halang | Valle Verde Villa & Residences, Kabupaten Bandung Barat 40552

    Baca juga yuk:
    COPYRIGHT © 2017 SANDRAARTSENSE | THEME BY RUMAH ES