• 28.4.18

    [REVIEW] Amalia Halal Beauty: Glossy and Matte Lip Cream


    Dear beauty people, beberapa minggu lalu saya senang sekali mendapat paket dari Amalia Cosmetics. Amalia sendiri, mengusung tema The Essence of Halal Beauty, merupakan produk lokal yang sudah bersertifikat Halal dan menggunakan bahan alami dalam produknya. Sebelumnya kenalan dulu yuk sama Amalia! Terinspirasi dari keindahan alam dan budaya Moroko, yang kental dengan gaya elegan khas Perancis, terciptalah produk kosmetik halal global yang modern.

    Amalia: Refleksi dari kecantikan modern dimana gairah untuk pencapaian hidup yang lebih baik, rasa percaya diri dan kecantikan islami bersatu dalam harmoni.

    Holistic Beauty: Amalia berpijak di atas kecantikan holistik yang menyinergikan tiga elemen:

    Halal beauty – Mengispirasi wanita muslim modern untuk mentaati kaidah islami termasuk dalam pemakaian kosmetik. Amalia merupakan kosmetik halal yang hanya menggunakan bahan alami berkualitas tinggi, melalui proses produksi berteknologi tinggi dengan cara yang halal.

    Luxury beauty – membentuk kepercayaan diri sesuai tuntutan gaya hidup berkelas. Amalia merepresentasikan wanita mandiri bergaya elegan dan mandiri.

    Beauty by giving – Berbagi manfaat untuk sekitar, Amalia memberi insipirasi untuk mengembangkan kebaikan hati melalui kegiatan amal /zakat atau sedekah.

    Kecantikan holistik Amalia juga diperkuat dengan 3 antioksidan - Xanthone, Vitamin E dan Vitamin C dari buah Manggis, yang bermanfaat untuk melembapkan, menghaluskan dan melindungi bibir dan kulit wajah.

    Saya mendapat empat lip cream So, baca tuntas ya review Amalia Halal Glossy Lip Cream Marracech Nude and Red serta varian Matte Lip Cream, Morroco Purple and Pink, happy reading!




    Kemasan Lip Cream Amalia lebih besar dibanding kemasan Lip Cream yang saya punya, tempatnya kokoh dan aplikatornya juga disesuaikan. Semua aromanya seperti wangi kue, untuk varian Glossy Lip Cream saya mencoba warna termuda yaitu Marracech nude 01, transparan dan membuat wajah saya pucat. Sedangkan varian Marracech Red 02 tampil dengan warna yang sangat berani. Menurut saya, Amalia Glossy Lip Cream itu tentunya mengkilat di bibir, tekstur agak lengket, transfer ke gelas dan ketahanan kurang awet.













    Varian selanjutnya adalah Amalia Matte Lip Cream Morroco Purple 02, sudah lama saya memimpikan lipstik warna ungu yang cantik tapi terkesan misterius dan senangnya saya dapatkan dalam lip cream ini yeay! Untuk pengalaman menggunakan varian Morroco Pink 01, surprise banget! Soalnya cukup shocking pink di wajah saya, ini adalah suatu hal yang baru, tapi lama-lama warnanya nge-blend dan hasilnya semakin natural dan bagus sekali. 


    Karena ini lipstik matte jadi lebih tahan lama, saya pakai makan berat juga lipstiknya tetap tangguh, awet banget! Selain itu warnanya sangat pigmented, sedikit transfer sih dan agak membuat bibir kering tapi kita masih bisa mengakalinya dengan perawatan lip balm, lip scrub maupun repairing jelly.
















    Overall, saya masih jatuh cinta sama lipstik matte karena lebih awet dan cocok di wajah. Meskipun awalnya belum klik dengan varian lipstik glossy tapi... saat mencoba ombre lips, hasilnya keren banget lho! Harganya juga terjangkau sekitar Rp 125.000 saja. How to Ombre Lips With Amalia The Essence of Halal Beauty di postingan selanjutnya ya cantik.


    Kalian pernah coba Amalia Cosmetics? Kalau belum, coba deh buka Website resminya www.amaliacosmetics.com disana ada banyak lipstik berbagai tipe yang warnanya sangat cantik dan ada bedaknya juga yang bikin saya penasaran karena tentunya produk Amalia Cosmetics itu Halal dan bebas Alcohol. Semoga artikel ini bermanfaat ya! Salam.

    Facebook : Amalia Halal Beauty 
    Twitter : @Amaliacosmetic 
    Instagram : @amaliahalalbeauty
    Line : @amaliahalalbeauty

    25.4.18

    Kapan Haid Pertama Setelah Melahirkan?


    Hello Moms, setelah melahirkan, wanita mengalami masa nifas yang waktunya berbeda-beda. Pengalaman Adik Ipar yang melahirkan dengan Sectio Caesar, masa nifasnya lebih sebentar, darah yang keluar tidak terlalu banyak dan tidak mencapai 40 hari. Sedangkan saya yang melahirkan secara normal butuh waktu sampai 2 bulan, kira-kira 60 hari ya, sama dengan teman saya yang melahirkan secara normal juga. Kalau saya, darah nifas banyak saat awal saja sekitar satu minggu, semakin hari semakin sedikit, mungkin karena obat zaman sekarang semakin bagus ya jadi saya cuma sekali melihat darah yang menggumpal, selebihnya seperti darah haid biasa. 

    Pengalaman Mama saya berbeda pula, zaman dulu katanya darah nifas keluar besar-besar seperti ati sapi ngeri bayanginnya ya hehe. Kemudian pertanyaan selanjutnya kapan haid pertama setelah melahirkan? Kalau cerita teman-teman sebulan setelah nifas, mereka langsung haid kembali. Berbeda dengan saya yang membutuhkan waktu 10 bulan, iya selama 10 bulan saya khawatir juga sih, ini normal enggak ya? Ternyata ada teman saya yang haid nya setelah anak berumur setahunan, bahkan ada temannya lagi yang baru haid setelah Si anak dua tahun. 

    Saya sempat bertanya pada Bidan, katanya selama ASIX 6 bulan pertama aman sebagai KB alami hehe. Ya kalau 10 bulan kepikiran juga dong, karena jujur anak masih kecil itu saya belum siap buat hamil lagi. Bukan tidak bersyukur atau membandingkan tapi beda lah ya, saya sama Mbak Oki, Mbak Shireen atau Mbak Zaskia yang mau punya anak banyak juga rezekinya ada buat bayar pembantu, walaupun ada artis yang bilang No Nanny juga ya kalau pembantu mah pasti ada. Saya merasa enggak punya pembantu itu 24 jam rasanya tidak cukup apalagi kalau harus tampil selalu cantik di Instagram. Tapi, mereka juga inspiring banget, kita harus menunjukkan kelebihan tanpa riya daripada menunjukkan kejelekan hanya untuk pencitraan yang buruk dan merusak moral bangsa. 

    Lalu bagaimana rasanya haid pertama setelah melahirkan? Saking lamanya, saya lupa lagi kalau rasanya haid seperti apa, saya juga lupa pertanda mau haid atau PMS yang merubah Hot Mom menjadi Momster huhu. Ketika sahabat saya Gina tipes, saya mengantarnya ke Terapi gratis asal Korea bernama Choyang yang beralamat di Jl. Raya Gadobangkong sebelah Alfamart dekat Komplek Permata Cimahi.

    Karena penasaran banyak yang terapi, saya membawa Gentra ikut juga, pertama kami ditensi dulu dan tekanan darah normal, kemudian kami harus menunggu giliran sampai satu jam, baru deh kebagian terapi, teknisnya kami duduk di dipan yang ada alat terapi dari batu panas, nanti alatnya memijat tulang belakang kami saat berbaring. Karena menurut Choyang, semua penyakit bisa disembuhkan dengan pemijatan yang benar di area tulang belakang. 

    Karena saya membawa Gentra, jadi berbaring di dipan besar yang ada matras panasnya tanpa alat memijat. Sekitar 30 menit berbaring kami pun selesai. Keesokan harinya saya langsung haid dong. Tetangga saya Teh Muti juga cerita, beliau pernah mengidap suatu penyakit yang menyebabkan harus mengkonsumsi obat-obatan dalam jangka waktu yang lama. Penyakitnya sembuh, tapi beliau jadi enggak haid selama 2 tahun. Kemudian terapi sejenis Choyang di bandung selama 40 hari, bisa haid lagi Alhamdulillah. 

    Haid setelah melahirkan tidak sebanyak saat belum punya anak, mungkin perubahan hormon kali ya. Apalagi haid bulan kemarin, tekanan darah rendah banget, bangun tidur payudara bengkak seperti setelah melahirkan. Membuat saya meriang dan sangat tersiksa. Akhirnya saya kompres air hangat dan mereda setelah 3 hari fyuh, saya baru ingat kalau dulu mau haid juga suka sakit payudara, nah masalahnya sekarang ada ASI nya jadi sakit banget. Semoga haid selanjutnya lebih nyaman dan lancar lagi tanpa PMS berlebihan aamiin. Kalau Mommies, kapan haid lagi setelah melahirkan? Sharing dong.. 

    Baca juga yuk! 

    21.4.18

    Awali Hidup Sehat dan Cantik dengan Felea Minyak Zaitun Organik


    Sepertinya tahun 2018 menjadi tahun organik, tahun untuk merealisaikan hidup yang lebih baik, lebih sehat dan bahagia. Banyak produk organik yang telah saya coba, dari mulai skin care berbahan dasar minyak sampai minyak zaitun yang bisa dimakan langsung. Sebagai Ibu baru, saya semakin sadar untuk hidup lebih sehat lagi. Melihat perkembangan Baby G yang ceria dan jarang sakit, membuat saya selalu semangat memberikan nutrisi lahir batin terbaik, seperti mebuatkan MPASI rumahan yang praktis tapi bernilai gizi tinggi.

    Berpedoman dari buku Anti Panik Mengasuh Bayi, saya selalu menuangkan sesendok minyak zaitun pada Baby G agar nutrisi penting makanannya dapat terserap optimal, kebiasaan tersebut dilakukan sejak awal MPASI hingga sekarang mau satu tahun, minyak zaitun Baby G akhirnya habis juga hehe. Saya salut dan bersyukur banget sama bayi kecil yang tidak pernah menolak (kecuali saat sakit gigi) apa yang saya sajikan termasuk minyak zaitun sebagai dressing makanannya. Kemudian saya berpikir kenapa saya dan Suami tidak beralih ke minyak zaitun juga ya? Baby G saja bisa, kenapa kami tidak? Baby G saja sehat, kami sebagai Orangtua harus sehat juga dong!

    Semesta mendukung, kami berkesempatan mencoba Felea Goods Organic Extra Virgin Olive Oil yang merupakan warisan kebiasaan baik bangsa Yunani. Yup, Felea memang sebuah produk terbaik yang dihasilkan dari sebuah proses penyulingan minyak zaitun yang baik dan presisi di Kreta, Yunani. Proses ini dilakukan secara menyeluruh dari tahap penanaman dan pembudidayaan hingga pada saat proses penyulingan menjadi minyak.


    Kualitas produk menjadi prioritas nomor satu untuk memberikan minyak zaitun terbaik yang bisa dinikmati. Extra Virgin Olive Oil ini dibuat tanpa adanya bahan 3P (Pengawet, Perasa, dan Pewarna Buatan) dan tanpa proses pemutihan, penjernihan, dan penghilangan bau. Cocok untuk digunakan dalam setiap kegiatan sehat atau dikonsumsi bersama salad. Menghadirkan kenikmatan yang lebih baik dengan rasa terbaik dari Felea Organic Extra Virgin Olive Oil.



    Tingkat Keasaman: 0.3%
    Asal: Yunani (Creta / Heraklion)
    Kemasan Botol: 250 ml & 500 ml
    Informasi Nutrisi : Nilai per 100 g
    Energi: 370kJ/900kcal
    Protein: 0 g
    Karbohidrat: 0 g
    Lemak tak jenuh: 100 g
    Lemak jenuh: 14 g
    Serat: 0 ga
    Ntrium: 0 g
    Bahan Dasar: 100% Buah Zaitun

    Harga 200k untuk 200ml.


    Kalian bisa googling betapa banyak nya manfaat dari minyak zaitun, tak heran kalau minyak zaitun juga diabadikan dalam kitab suci. Manfaat minyak zaitun untuk kecantikan bisa untuk mencerahkan bibir yang hitam, menebalkan alis, memperindah rambut, mengatasi kulit kering, mengobati jerawat, menghaluskan kulit dan bisa juga digunakan untuk memijat. Sedangkan manfaat minyak zaitun untuk kesehatan bisa menurunkan kadar kolestrol, mencegah osteoporosis bahkan anti depresi.

    Karena khasiatnya sudah tidak diragukan lagi maka saya dan Suami mencoba saran penyajian Felea Goods Minyak Zaitun Organik ini😊. 


    Pertama, diminum setelah bangun tidur, sebelum mengkonsumsi dan minum apapun sebanyak 1-2 sendok makan. Kami coba sesendok dulu dan rasanya unik, beda dengan minyak zaitun yang biasa diberikan pada Baby G. Saat masuk tenggorokan, rasanya terasa kesat tapi sensasi aneh tersebut hilang setelah minum air putih.


    Kedua, dioleskan ke bagian tubuh yang kering (biasanya dijadikan masker). Saat lotion atau serum habis, saya gunakan minyak zaitun ini untuk melembabkan kulit yang kering atau bisa juga digunakan sebagai masker agar kulit wajah lebih kencang. Caranya gampang banget, tinggal campurkan satu sendok minyak zaitun dengan sesendok madu murni, diamkan sampai kering lalu bilas dengan air dingin, hasilnya kulit wajah menjadi lembut dan terasa kencang. Bagian kulit kering juga terasa lembab dan tidak bersisik lagi. Kalian juga bisa mencampurnya dengan bahan yang ada di rumah, seperti putih telur, mentimun, lemon, air mawar, jeruk nipis, pepaya, alpukat,  tomat, yoghurt dan lain-lain sesuai dengan kebutuhan kulit masing-masing. 


    Ketiga, mecampurkan ke dalam makanan, seperti salad. Kalau ini sudah biasa ya, setiap hari memberikan sesendok minyak zaitun pada makanan Baby G dan Baby G tetap suka dan makan dengan lahap. Penggunaan minyak zaitun pada makanan memang merupakan budaya baik, tapi kembali pada budaya, untuk orang Indonesia sendiri hanya makanan tertentu seperti salad dan western foods saja.


    Keempat, dituangkan untuk menumis. Karena kembali pada kebiasaan dimana orang Indonesia lebih sering menggunakan minyak kelapa yang cenderung bisa menaikkan kadar kolestrol, makanya sekarang kami mencoba menumis menggunakan minyak zaitun dan hasilnya  tidak ada perbedaan rasa makanan yang digoreng menggunakan minyak kelapa atau minyak zaitun, perbedaannya hanya tidak terlalu banyak minyak pada makanan serta penggunaan minyak zaitun akan jauh lebih sehat.

    Setelah mengkonsumsi minyak zaitun organik dari Felea, banyak manfaat yang saya rasakan, badan jadi lebih fit dan kulit tidak kering lagi. Sehat dan cantik tidak bisa didapatkan dengan cara yang instan. Membaca testimoni yang ada di website Felea Goods Indonesia, saya yakin khasiat minyak zaitun organik ini lebih optimal jika dikonsumsi sejak muda, karena penyakit seperti darah tinggi, kolestrol dan osteoporosis bahkan rambut rontok dan kulit kering bisa teratasi dengan pemakaian teratur. So, buat teman-teman diluar sana, sudah siap memulai hidup sehat dan cantik? Biasanya pakai minyak zaitun untuk apa? Share yuk!


    Felea Goods Indonesia 
    Facebook: feleaindonesia
    Instagram: @feleagoodsindo

    19.4.18

    [REVIEW] Vylea Papaya+Virgin Coconut Oil Body Lotion


    Hello cantik, akhir-akhir ini saya sering dikira Beauty Blogger lho, padahal saya enggak jago dandan, please deh namanya juga Busui, skill dandan saya jauh banget kalau dibandingkan dengan adik saya yang seorang Ratu Jaipong. Eits, tapi rezeki enggak boleh ditolak dong, makanya saat ada kosmetik dan skincare yang endorse saya terima dengan senang hati hehe.

    Tapi enggak semua perawatan tersebut gratis lho, saya juga suka belanja bulanan termasuk membeli hand body lotion yang isinya banyak tapi harganya terjangkau, soalnya dipakai berdua sama Suami hihi biar hemat, Istri cerdas. Ok, bulan kemarin kami beli Vylea UV Whitening Body Lotion with Papaya and Virgin Coconut Oil di Toserba Borma. Simak review nya, yuk!


    Deskripsi Produk:
    Kombinasi Virgin Coconut Oil, Vit E, dan formula Whitening & UV Protection bekerja optimal untuk melembabkan dan melembutkan kulit. Vitamin B3 mencerahkan kulit sebagai antioksidan yang secara efektif membantu meningkatkan elastisitas dan kelembapan kulit, meremajakan dan mencegah penuaan dini dan filter UV untuk melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh radiasi ultraviolet.


    Testimonial:
    Sepertinya ini produk lokal, enggak pakai iklan TV makanya kemasannya jumbo dan harganya sangat terjangkau yakni Rp 15.000an untuk 600ml, kebayang kan bisa awet berbulan-bulan. Sama seperti lotion murah lainnya, packaging jumbo dengan wangi yang cukup kuat tapi bukan wangi buah Pepaya lho hehe, warnanya putih, tekstur tidak terlalu kental dan mudah meresap. 

    Hasil mencerahkan belum terlihat karena saya memang berniat untuk melembabkan kulit supaya tidak kering dan tetap wangi setelah mandi. Karena termasuk kulit badak jadi ya cocok saja tanpa ada alergi hehe. Saya suka varian ini karena wanginya sangat menyegarkan, karena ukurannya tidak travel friendly jadi kalau mau bepergian harus dipindahkan ke botol yang lebih kecil. Mungkin nanti saya akan coba varian lainnya.

    Sekian review kali ini semoga bermanfaat ya, jangan lupa baca ini juga cantik!

    18.4.18

    Julie’s Peanut Butter Sandwich, Setia Menemani Mami Berkarya


    Hello good people,  setiap malam setelah Baby G tidur, saya terkadang merasa jenuh, nonton TV bosen, ya sudah saya me time saja, berkarya kecil-kecilan lagi, membuat simple hand lettering karena kalau melukis di kanvas besar harus nunggu Baby gede dulu kali ya hehe.

    Biar berkarya nya semakin asyik, harus ditemani cemilan dong! sebagai Ibu menyusui, saya selalu kelaperan, jadi ritme nya begini: makan-menyusui-tidur-repeat! hehe. Apalagi kalau malam-malam bawaannya pengen ngemil! Untung Indomaret sebelah rumah jadi tinggal beli cemilan saja hehe. Kadang suka bosen cemilan yang asin atau manis doang, pengen yang beda, akhirnya Busui menemukan Julie’s Biscuit yang sudah mendunia itu, varian terlarisnya adalah Julie’s Peanut Butter Sandwich. Senengnya lagi, di Indomaret lagi ada promo beli dua gratis satu yippie! Double happy deh.





    Dengan tampilan warna emas yang creamy, biskuit berisi selai kacang gurih ini mengandung sekitar 90 kkal per dua kepingnya, jadi Busui enggak takut gemuk yay! Menurut saya, biskuit Julie’s Peanut Butter Sandwich ini sangat renyah, rasa manis dan asin bercampur jadi gurih yang pas, Papi sampai nimbrung pengen ikutan ngemil juga padahal beliau anti ngemil kalau malam-malam hehe. Ternyata Peanut Butter itu selain enak, juga Halal dan kaya akan manfaat 😉. 


    Oh ya, kayaknya kalian harus segera coba deh biskuit ini soalnya lagi ada Lomba Foto #PenuhCintaDariJulies caranya gampang banget, kalian tinggal beli Julie's Peanut Butter kemasan 90 gram, simpan struknya, abadikan momen bersama Julie’s dengan tema Buah Tangan #PenuhCintaDariJulies kemudian upload ke Instagram @julies.ind atau Facebook fanpage Julie's Indonesia.


    Untuk syarat dan ketentuan lainnya, bisa cek http://bit.ly/BuahTanganPenuhCintaDariJulies hadiahnya banyak banget lho! Ada microwave, alat masak, voucher belanja senilai total jutaan Rupiah. Jadi, sekarang saya enggak usah pusing cari inspirasi berkarya, tinggal ngemil biskuit favorit Julie’s Peanut Butter Sandwich, mood akan membaik dan ide dengan mudahnya mengalir sampai tersadar, wah ternyata Ibu menyusui bisa tetap aktif, produktif dan kreatif juga ya!
    COPYRIGHT © 2017 SANDRAARTSENSE | THEME BY RUMAH ES