• 18.11.18

    [Family Time] Berendam di Pemandian Air Panas Alami Kampung Nagrak


    Minggu lalu, Mama sengaja nginep karena pengen banget berendam air panas, jadi pagi-pagi kita sudah prepare bekal. Setelah Bapak dan adik saya menyusul ke rumah, kami berangkat untuk berendam di pemandian air panas alami, kampung Nagrak-Sukajaya Parompong Kabupaten Bandung Barat.

    Ternyata kami hanya butuh waktu sekitar 30 menit saja dari Cimahi melewati Jl. Kolonel Masturi - CIC - Universitas Advent - Pertigaan Cihideung, belok kiri lalu nanti disebelah kiri jalan ada spanduk lumayan besar menuju arah Pemandian Cipanas Nagrak. Jika Travelmate berangkat dari arah Bandung/Lembang, ikuti arah ke jalan Imah Seniman, tak jauh dari Vihara Vippasana nanti sebelah kanan masuk ke Cipanas Nagrak.



    Setelah memarkirkan kendaraan, lalu kami harus hiking ke arah bawah sekitar 5-10 menit. Udaranya sejuk dan segar, kami melewati jalan setapak yang  masih berupa tanah merah licin,  di kanan kirinya kebun, banyak rumput gajah untuk makanan sapi dan sungai kecil yang airnya berasal dari Cipanas. Sekarang penduduk sudah berdaya sehingga jalan kesana lebih mudah sehingga tiket masuk Cipanas Nagrak ini yang dulunya gratis, kemudian  sukarela, lali Rp 3.000, naik menjadi Rp 5.000 dan sekarang seiring Dollar naik, tiketnya pun menjadi Rp 10.000 dan sepertinya akan lebih mahal lagi jika semakin terkenal dan fasilitasnya lebih bagus. Untuk anak-anak dikenakan juga tarif Rp 5.000, maklum Cipanas Nagrak ini lumayan viral di sosmed karena katanya air panasnya berwarna hijau toska, apakah benar seperti itu? Lanjutkan membaca ya!


    Kami tiba di Cipanas Nagrak saat pukul 8 pagi, suasana sudah banyak yang berenang dan air Cipanas nya memang berwarna hijau toska dan kebiruan, cantik sekali, tidak menyangka ada tempat pemandian air panas alami di kelilingi kebun seperti ini, berasa infinity pool di Villa mahal yang ada di Ubud Bali lho haha. Kolamnya sendiri ada tiga menyerupai air terjun berundak, tapi jangan coba-coba selfie di tebingnya karena kalau jatuh kan membawa musibah namanya. 

    Sebelum berendam, kami menyimpan barang di saung-saung yang disewakan Rp. 15.000. Jangan khawatir kelaparan karena sudah ada beberapa warung baso, kopi, memie rebus bila Travelmate tidak membawa bekal dari rumah. Senang sekali rasanya melepas penat dengan berendam bersama keluarga tercinta. Sayang, air nya hangat kurang panas tapi cocok buat Gen yang seneng berenang hehe.


    Hampir sejam kami berendam, karena pengunjung semakin banyak dan rombongan sibuk wefie dimana-mana, suasanya menjadi kurang nyaman, kami segera bilas, untuk mandi atau ke toilet harus bayar lagi Rp 2.000, banyak yang tidak bayar soalnya masa mau mandi bawa-bawa uang. Semoga pengelola semakin baik lagi ya, karena kami juga kurang nyaman dengan banyaknya lalat di musim penghujan.

    Setelah berganti pakaian, kami makan-makan karena perut sudah keroncongan haha. Ayam goreng, Tempe, Tahu, Jamur krispi dan Cumi cabe gendot ludes seketika. Setelah puas menikmati pemandangan kami pun pulang ke rumah dengan suasana hangat, ternyata seharian itu di Cimahi diguyur hujan dari pagi hingga malam, duh berendam itu bikin enak bobo deh. Oh ya waktu terbaik kesini sebaiknya pagi-pagi karena saat kami pulang air hijau toska sudah berubah warna menjadi cokelat seperti air bajigur wkwkw, tapi kalau mau berendam malam sambil malam mingguan juga bisa, cuma nggak kebayang jalan ditengah kebun. Cipanas Nagrak memang bisa menjadi alternatif wisata yang murah meriah dan dekat dari rumah. Tunggu apalagi? Selamat berlibur! 


    Baca juga yuk! 

    7 comments:

    1. Tempatnya asri & alami banget ya mami, 10K masih terjangkau lah HTMnya hahaha

      ReplyDelete
    2. Karena Al harus terapi hiking dan renang, maka tempat ini jadi pilihan favorit kami. Karena dua terapi dalam satu tempat, murah pula. Tapi aku ngos-ngosan pas naiknya wkwkwk. Mungkin harus coba jalur lain yg nggak terlalu ekstrim.

      ReplyDelete
    3. Wah, deket atuh ini mah. Nanti mau coba juga ah. Sippp, pagi-pagi ke sanany. Ga sanggup berendem di air yang kecoklatan karna udah banyak yang berendem dan keubek-ubek. Hehehe

      ReplyDelete
    4. pengen banget berendam.. tapi ni bayik yang megangin siapa yaa ckckkc.. keren banget ih kak San pengen banget suatu hari kesana dan berendem. Btw tiketnya masih murmer yaa

      ReplyDelete
    5. Wah, kalau dari Jakarta, harus menginap di Bandung dulu ya. Kayaknya seru juga nih.

      ReplyDelete
    6. Enaknyaa hijau royo royo.. Nanti kalo anak udah gedean kayaknya asik kesini. Murmer juga yaa

      ReplyDelete

    COPYRIGHT © 2017 SANDRAARTSENSE | THEME BY RUMAH ES