• 22.7.16

    [Review] Shampo Natur: Aloe Vera Extract

    Natur Aloe Vera

    Hai hai haiii
    Sebelum lebaran kemarin aku dapet rezeki shopping voucher gitu, aku dan suami belanjain aja di minimarket dekat rumah, selain buat beli keperluan lebaran kita juga beli shampo. Setelah lihat-lihat akhirnya kita pilih sampo Natur karena udah lama banget gak beli sampo hihi

    Baca juga:

    Saat itu hanya tersedia sampo Natur varian lidah buaya untuk menutrisi rambut, ah tidak ada salahnya aku coba Natur lidah buaya 140ml dengan harga kurang dari 20k. Berikut hasil review selama 3 minggu keramas pakai sampo Natur lidah buaya:

    Natur Aloe Vera

    Natur Aloe Vera

    Natur Aloe Vera

    Kemasan:
    Wuih sekarang packaging makin oke, keliatan mahal, elegan, eksklusif banget soalnya tetap ada dus dengan kemasan baru yang lebih fresh gitu. Keterangan produk juga amat sangat lengkap, bahkan di dalamnya ada brosur kecil yang menjelaskan berbagai macam produk Natur sesuai kebutuhan rambut.

    Varian:
    Selain sampo Lidah buaya, juga ada varian Gingseng untuk membantu merawat kekuatan rambut, Moringa oleifera untuk merawat rambut rusak, Olive oil untuk melembutkan dan menghaluskan rambut, Urang aring untuk rambut hitam berkilau dan Tree tea oil untuk mengurangi ketombe.

    Tersedia juga Natur special pack yang terdiri dari shampo dan tonik rambut. Varian tonik rambut baru Gingseng & Aloe Vera. Varian kondisioner ada perpaduan Olive oil & Aloe vera untuk melembutkan, menutrisi dan menjaga kesuburan rambut, perpaduan Gingseng & Olive Oil untuk melembutkan dan merawat kekuatan rambut.

    Selain kemasan baru dan mempertahankan wangi alami, Natur juga meluncurkan produk baru yaitu
    1. Hair Nutrition Damage & Breakage dengan 5 minyak aktif alami untuk merawat rambut kering, kusam, bercabang agar lebih halus dan lembut.
    2.Hair serum protecting treathment dengan natural active oil dan vitamin E untuk membantu Merawat, menutrisi, menjaga kelembaban rambut secara alami serta merawat kemilau rambut hitam
    3. Natur Hair mist fantasy flower yang mengandung aloe vera, olive oil dan jojoba oil yang membantu melindungi, merawat dan menutrisi tiap helai rambut agar terasa halus, lembut, sehat dan mudah diatur. Review selengkapnya tentang Hair mist menyusul!

    Cara pakai:
    Usapkan sampo pada rambut basah, pijat lembut hingga berbusa. Oia jangan sampai air masuk dalam botol ya karena akan merusak formula nya.

    Hasil:
    Setelah 3 minggu menggunakan sampo Natur Aloe vera, rambutku jadi agak mengembang sehingga wish list ku selanjutnya adalah ingin mencoba sampo Natur Olive oil, Kondisioner urang aring & olive oil, tonik rambut Gingseng, Natur hair nutrition serta Natur hair serum.

    Kelebihan:
    1. Halal
    2. Mudah di dapat
    3. Kemasan sangat bagus
    4. Penjelasan produk sangat lengkap
    5. Banyak varian
    6. Efektif menyuburkan rambut

    Kekurangan:
    1. Dulu sedikit sekali busanya karena benar-benar alami, sekarang lebih mudah berbusa karena mengandung SLS huhu
    2. Natur aloe vera membuat rambutku mengembang

    Sekian review dariku jangan lupa baca review produk terbaru Natur yaitu Natur Hair mist setelah postingan ini ya!

    14.7.16

    Hiking ke puncak Sumur Bandung


    Eid mubarak everyone! Wah senangnya meraih hari kemenangan. Semoga kita kembali suci dengan menjadi pribadi yang lebih baik lagi aamiin.

    Libur lebaran membuat banyak tempat wisata kebanjiran pengunjung, jalanan Kota Bandung sendiri cukup lengang, tapi jangan harap kalo ke tempat wisata nya sepi hihi

    Dua bulan terakhir instagram dihebohkan dengan kehadiran tempat wisata dadakan bernama Sumur Bandung alias Wakadobol.
    Sumpah sebagai orang Sunda aku hayang seuri dengernya, geli2 gimana dulu, wakadobol dalam basa Sunda berarti terlanjur rusak. Memang tempat ini adalah sebuah bukit asalnya, karena terlalu banyak dikeruk batunya karena bisnis pertambangan, lama-lama si perut bumi kian dalam dan mengeluarkan air kehijauan seperti danau kelimutu. Entahlah mungkin karena zat batuan tersebut mengeluarkan karbondioksida yang membuat warna air di atas bukit menjadi hijau toska. Jadilah Karang Taruna yang memberi nama Wakadobol, danau tadah hujan ini ramai dikunjungi.

    Wakadobol sendiri terletak di kawasan bukit pertambangan batu jajar kabupaten Bandung barat. Untuk menuju kesana sangatlah mudah:
    Bisa Pakai motor/ Damri Alun-alun Ciburuy sambung angkot Batujajar dari arah Bandung/Cimahi/Padalarang, kalian cukup menemukan pertigaan jl. Batujajar dimana terdapat rumah sakit Karisma Cimareme, ikuti angkot Cimahi Batujajar ya nanti sebelah kiri ada SPBU, nah masuk gang sebelum SPBU. Tanya saja pada penduduk nanti akan disuruh jalan lurus dan parkir di pekarangan penduduk dekat masjid sebelah kiri. Nanti tinggal ikuti jalan setapak menanjak melewati kuburan sekitar 300 meter ke puncak Wakadobol.






    Pada saat sampai atas kalian akan melihat air kehijauan di puncak bukit, truk-truk penambang serta view batujajar yang banyak pabrik. Tenang saja jika kehausan atau kelaparan karena menuju kesini ada 3 warung sepanjang perjalanan yang menawarkan cireng, rujak, popmi, air mineral dan aneka minuman, tak ada salahnya membeli barang dagangan mereka karena anak gaul gak harus selalu nongkrong di cafe buat selfie doang padahal bikin kantong kerontang haha.

    Menurut saya tempat ini lumayan buat hiking mudah dan kita gak dipungut biaya untuk masuk sini alias gratis! Hanya parkir karang taruna sebesar Rp 3.000. Liburan gak usah mahal kan? Yang penting berkesan.

    Saya dan suami berangkat sekitar jam 9 jadi belum terlalu panas, udara masih segar dan tempat masih sepi dari selfie mania, saya sarankan memakai sepatu olahraga ya supaya tidak mudah terpeleset, apalagi puncaknya batuan berpasir, hayu lebih bijak dalam mengabadikan moment dan jangan buang sampah sembarangan karena gunung bukan tempat sampah!

    Setelah puas melihat-lihat, saya dan suami duduk2 di warung sambil beli minum, kami mengobrol tentang asal muasal wakadobol yang leluhur bilang dulu adalah sumur Bandung, sengaja di gali supaya kalo hujan airnya masuk situ enggak ke rumah warga, setiap hari tempat ini selalu ramai hingga ratusan apalagi bulan puasa kemarin buat ngabuburit. Buat sobat petualang yang mau kesini jangan terlalu sore ya datengnya, karena tidak ada penerangan, nanti bahaya.

    Sekian jalan-jalan kali ini semoga menghibur! Btw selamat ulang tahun Bandung Barat!

    30.6.16

    3 Tempat Wisata Pendidikan & Seni di Kota Baru Parahyangan


    Gimana puasanya? Udah beli baju lebaran belum? Kalo saya sih belum beli baju lebaran, mau pakai baju terbaik yang sudah ada aja mengingat di luar sana masih ada jutaan orang setiap hari kelaparan, emang sih uang-uang kamu tapi bukan suatu pembenaran untuk hidup Konsumtif dan Hedonis mengingat ini adalah bulan yang mulia, harusnya bisa lebih hemat karena tidak ada makan siang dan inti dari puasa kan menahan diri dan meningkatkan kepekaan sosial. Nanti aja beli baju lebarannya udah orang lain pada bokek eaaaaa

    Selasa, 27 Juni 2016 kemarin saya dapat rezeki lebih, makanya bisa ngabuburit bareng Bapak dan Caca karena saya sudah lama juga tidak bertemu jadi kangen banget! Saat menyeberang jalan, Bapak mengenggam erat tangan saya, rasanya moment itu so sweet banget hehe Saya beruntung karena sangat dekat dengan beliau.

    Sudah sejak lama saya merencanakan ingin mengajak Caca main ke Kota Baru Parahayangan, tempat dimana saya terkadang mengajar. Saya ingin Caca enggak cuma main tapi juga belajar, minggu kemarin kencan ke Farm House sama papi dan isinya kebanyakan Selfie mania jadi enggak mood melukis disana. 

    Siapa sih yang enggak kenal Kota Baru Parahyangan? Lokasinya terletak di Kabupaten Bandung Barat, jl. Raya Padalarang dekat dengan Gerbang Tol Padalarang. Untuk menuju kesini sangatlah mudah:

    1.       Dari alun-alun Bandung bisa naik Damri jurusan Alun-alun Kota Baru via Tol atau naik jurusan Alun-alun Ciburuy
    2.       Dari Stasiun Bandung atau Terminal Leuwi Panjang bisa naik Angkot jurusan Padalarang
    3.       Dari Cimahi bisa naik Angkot jurusan Cimahi Padalarang
    4.       Jika ingin naik kereta dari Stasiun Bandung bisa turun di Stasiun Gadobangkong nanti naik angkot di depan Pabrik Ultra Jaya jurusan Padalarang
    5.       Dari Arah Jakarta bisa keluar di pintu Tol Padalarang
    6.       Dari Bogor atau Cianjur bisa melalui Jalan Raya padalarang non tol ya

    Kota Baru Parahyangan merupakan Sebuah komplek perumahan elit yang mandiri dan berwawasan pendidikan (Semoga nanti punya rumah disini aamiin) karena berwawasan pendidikan makanya disini ada beberapa tempat wisata pendidikan dan seni. Mari kita bahas satu persatu.

    1.       Puspa IPTEK Sundial








    Puspa IPTEK Sundial adalah sebuah tempat peragaan IPTEK yang dilengkapi jam matahari terbesar. Dari jalan utama Kompleks Kota Baru, kita akan langsung melihat sebuah gedung yang unik berwarna merah, biru dan kuning yang dikelilingi taman. Tiket masuk kesini murah yaitu Rp 18.000 dan gratis bagi anak usia dibawah 3 tahun. Tapi menurut saya tempat ini cocok mulai usia SD kelas 3 deh, biar lebih paham hehe karena sudah belajar IPA di sekolah. Sebenernya bisa saja saya masuk gratis tapi Suami lagi kerja dan beliau males banget kalau hari minggu kesini huehehe oia tempat ini buka setiap hari kecuali lebaran hari pertama dan Natal, libur nasional tetap Buka.

    Setelah membeli tiket, kami disambut oleh Tour Guide, sang Guide yang ramah ini akan mengajak keliling dan menjelaskan peragaan dengan lengkap. Gedung Puspa IPTEK Sundial ini terdiri dari 3 lantai, setelah mencoba semua peragaan di lantai pertama, saya dan adik mencoba Simulation Astronouts gitu, dimana kita akan merasakan sensasi menjadi Astronot di luar angkasa, katanya kalau enggak pusing ada bakat jadi Astronot. Syarat naik mesin simulasi ini jangan punya Asma ya! Saya agak deg-degan naik ini mau diapain ya? Makin panik waktu guide nya bilang: kalau enggak kuat bilang udah ya. Woaaa mula-mula kami di putar, semakin lama semakin kencang, udah enggak sanggup eh malah dibilang ini belum, saat itu juga kami di jungkir balikan kayak naik Roller Coaster! Gokillll, kami jerit-jerit, ketawa geli dan akhirnya bilang udah enggak sanggup hahaha pusing banget!

    Setelah puas berkeliling di lantai pertama, kami naik ke lantai 2 dimana ada Sepeda gantung. Dulu pas Puspa IPTEK Sundial ini baru dibuka, saya masih SMP berkunjung kesini, namun enggak berani naik, sekarang saya lebih pede karena punya bakat hehe jadi mau naik, untungnya berat badan sekarang sama kayak waktu SMP yaitu dibawah 50kg jadi boleh naik sepeda ini hehe


    Saat mau mencoba, agak takut juga lihat ke bawah, Caca udah siap ngerekam pula di bawah haha akhirnya saya coba dan sensasi nya luas biasa haha berasa syuting film-film Joseph Gordon Levvit yaitu Premium Rush dan The Walk hahah setelah menyebrang melalui sepeda, saya ketagihan jadi bulak balik lagi deh hehe, kemudian giliran saya dari bawah merekam Caca yang naik sepeda. Penasaran? lihat video ini atau lihat di Instagram saya @art_sense 



    Puas keliling di lantai 2, saya dan caca naik ke lantai 3 dimana terdapat anjungan yang hanya boleh dinaiki maksimal 10 orang, sayang banget cuaca lagi mendung, jadi enggak bisa lihat jam matahari Selama kurang lebih satu jam kami mencoba berbagai peragaan Iptek, jadi inget sulap-sulap Pak Tarno, seru deh kayak main tebak-tebakan disini, memecahkan berbagai soal yang semua jawabannya bisa dijelaskan lewat ilmu pengetahuan.









    2.       Bioskop 4 dimensi di Bale Pare

    Setelah puas dari Puspa IPTEK Sundial, kami solat di Mushola dan jalan kaki menuju Bale Pare. Kami naik tangga menuju Bioskop 4 dimensi. Sama seperti Puspa IPTEK Sundial, saat itu kunjungan pelajar sudah selesai jadi sepi banget. Kami melihat loket penjualan tiket, untuk menonton selama 15 menit kita harus mengeluarkan uang sebesar Rp 20.000, terdapat jadwal dan 6 film yang ditawarkan.

    Beruntung Cuma kita aja yang mau nonton jadi bisa langsung nonton dan bebas memilih film. Saya pilih film no. 6 tentang kunang-kunang cantiks yang belum mau berkembang biak akhirnya jatuh cinta dan menikah hahah lain kali saya ingin nonton film yang Dinosaurus.

    Setelah membeli tiket, pintu bioskop dibuka dan ada petugas yang memberi kacamata 4 dimensi, kami masuk dan nonton di bangku ke tiga paling tengah, filmnya bagus dan sensasi 4 dimensinya sangat terasa dengan efek suara dan gelembung balon yang hadir 3 kali saat film berlangsung. Kami merasa gambar-gambar dalam film begitu hidup mendekati kami.







    3.       Bale Seni Barli

    Karena tadi kereta terlambat sehingga sudah jam 2 sore, makanya kami memutuskan untuk pulang, padahal ada 1 lagi tempat wisata Seni yaitu Bale Seni Barli, disana biasa menerima kunjungan perorangan atau kelompok untuk belajar seni. Terdapat angklung interaktif, lukis gerabah, celengan ayam, batik ikat celup, workshop animasi dan lain-lain. Selengkapnya bisa dibaca disini ya!
















    Sekian jalan-jalan dari kami, inget kata-kata Rangga di film AADC 2: bedanya Traveling sama Piknik, kalau Piknik cuma seneng-seneng, cari tempat yang bagus buat foto-foto tapi kalau Traveling lebih menikmati sensasi perjalanannya. Jadi kalian ngabuburit kemana?

    27.6.16

    [Review] Summer Protection Products


    Hello cantiks, udah bulan Juni-Juli-Agustus aja nih itu berarti Summer Time! Pada saat Backpackmoon Bulan Mei kemarin, tentunya kulit aku yang eksotik enggak mau tambah gelap dong sepulang dari Bali hehe, (Meskipun orang Balinya sendiri enggak pernah pake Tabir Surya gitu-gitu heheu namanya juga cewek! ) makanya sebelum berangkat aku beli 3 produk sekaligus untuk melindungi kulit dan wajah dari sinar matahari.


    1.      Wardah Sunscreen Gel SPF 30
    Kesadaran akan pelindung wajah dari sinar matahari adalah saat sharing sama rekan Guru yang cantik banget, beliau suka pake Sunblock wajah sebelum make up. Browsing juga kalo wanita yang rajin pake Sunblock akan lenih awet muda. Bahkan dikatakan kalo santai di rumah juga harus pake Sunblock (males banget). Sebenernya aku lupa lagi bedanya Sunblock dengan Sunscreen, cuma karena Sunscreen Wardah ini murah banget sekitar 30 ribu untuk 40ml jadi aku beli aja karena udah ada Skin Protector PA +++.

    Keterangan produk:
    Tabir surya dengan 2 manfaat yaitu:
    a.     Melindungi dengan filter UVA & UVB yang mencegah pengaruh buruk sinar matahari serta vitamin E sebagai Antioksidan.
    b.     Melembabkan denga ekstrak Aloe Vera dan Pro Vitamin B5 yang menjaga kelembaban kulit, mudah meresap dan tidak lengket di kulit.

    Cara pemakaian:
    Usapkan tipis merata ke seluruh wajah dan leher 15 menit sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.


    2.      Wardah DD Cream SPF 30
    Setelah coba Wardah BB cream, Hada labo CC Cream dan sekarang coba Wardah DD cream. Pas beli ditawarinnya sih BB Cream tapi aku ingin formulanya yang ringan makanya disaranin DD cream aja. Harga antara BB Cream dan DD cream juga enggak beda jauh, sekitar 30 ribu untuk 20ml. Aku pilih DD Cream yang natural karena pas pake kebanyakan tetep aja bakal bikin “over foundation” kayak Valak hehe.

    Keterangan produk:
    Wardah C-Defence DD Cream dengan kombinasi:
    a.     Hi grade Vitamin C, krim dengan tekstur lembut dan nyaman di kulit. Merupakan kombinasi lightening, tabir surya dan antioksidan untuk kulit cantik bercahaya.
    b.     Mengandung vitamin B3 yang membantu membuat kulit tampak lebih cerah.
    c.     Dilengkapi vitamin E sebagai antioksidan.
    d.     Allantoin yang membantu meregenerasi kulit secara alami
    e.     SPF 30 melindungi kulit dari sinar UV agar kulit cerah, halus dan rata.

    Cara pemakaian:
    Oleskan merata pada permukaan wajah yang telah dibersihkan, dapat digunakan langsung atau setelah pemakaian pelembab.

    Review Wardah Sunscreen Gel SPF 30 dan Wardah C-Defence DD Cream
    Ini Sunscreen pertama ku, masih agak lengket dan mengkilat sih tapi meskipun pake 2 produk sekaligus, ada Guru yang bilang wajahku Glowing (tanpa efek krim siang malam loh ya waktu itu) yang paling penting sih jangan sampai hinyay deh yah, pakenya tipis merata aja biar cepat meresap. Saat membelinya, BA Wardah di Toko Rama Shinta bilang pake Sunscreen lalu DD Cream, nah pas kemarin ke Toko Sinarmas Gandawijaya Cimahi, BA Wardahnya bilang kalo udah pake DD Cream enggak usah pake Sunscreen lagi huhu ini mana yang bener. Tapi emang sih kalo dibaca ulang, kandungan SPF kedua produk ini sama, tapi DD Cream udah lebih sempurna sehingga aku saranin kalo enggak kemana-mana pake Sunscreen aja, kalo bepergian dan bedak-an baru pake DD cream. Kenapa aku lebih pilih DD Cream sebagai alas bedak? karena aku belum nemu pelembab yang cocok, selama ini pelembab malah bikin wajah berminyak banget, makanya aku skip dulu beli krim siang Wardah White Secret karena harus abisin stok Sunscreen dan DD Cream ini.

    Perbedaan kedua produk Wardah ini adalah ukuran, Sunscreen lebih banyak dan kandungan PA nya +++ sedangkan DD cream, yang teksturnya lebih padat dari Sunscreen tapi DD ini bisa membuat warna kulit yang lebih cerah. Jadi kalau mau ke Pantai, Suami bisa pakai Sunscreen ini daripada DD cream kan? heheu

    3.      Vaseline Sunblock SPF 30

    Keterangan produk:
    Ini adalah Healthy Sunblock SPF 30, dengan UV protection lotion yang non sticky dan water resistant. Melindungi dan merawat kulit sehingga tetap sehat, kandungan yogurt protein yang dikenal dapat membantu merawat kulit dan aloe vera extract yang dikenal dapat membantu menjaga kelembaban kulit. Mengandung SPF PA++ yang melindungi kulit dari dampak buruk UVA dan UVB.

    Cara pemakaian:
    Gunakan ke seluruh tubuh 10-15 menit sebelum beraktifitas di bawah sinar matahari, ulangi pemakaian setiap 2 jam.

    Review Vaseline Sunblock SPF 30:
    Aku memang lebih cocok pakai Vaseline, terutama varian Aloe Vera dan Intensive Care karena kulitku kering. Nah untuk ke pantai, Vaseline Sunblock SPF 30 emang gak bikin kulitku gosong karena aku rajin mengulangi pemakaian hehe, tapi aku juga pengen coba sunblock lain. Vaseline Sunblock SPF 30 ini dibeli di Toko Rama Shinta dengan harga hampir 30 ribu untuk 100ml.


    Uhhh jadi pengen ngabisin Sunblock nya buat mantai di Lombok nih aamiin. Kalian pakai perawatan apa untuk melindungi kulit dari sinar matahari? Share dong cantiks…

    Baca juga: Review Vitamin E
    COPYRIGHT © 2017 SANDRAARTSENSE | THEME BY RUMAH ES