• 5.1.16

    Wisata Edukasi Ke Museum Pendidikan Nasional

    Museum Pendidikan Nasional
    Postingan pertama di tahun 2016, semoga resolusi tahun 2015 yang belum tercapai bisa tercapai tahun ini dan semoga para alayers selfie yang tidak takut aturan, di tahun 2016 ini nggak cuma jago selfie tapi juga harus berprestasi, setuju????? selfie is not big crime tapi masih banyak yang harus dilakukan pemuda Indonesia selain selfie supaya bangsa ini makin maju dan jadi ladang pahala kan? Ngomong-ngomong resolusi, tahun ini aku ingin melanjutkan misi sebagai Nusantara Traveler Artist, makin semangat pamer karya dan banyak rejeki biar bisa honeymoon sama soulmate asiik.. akhir tahun lalu aku berkunjung ke Museum Pendidikan Nasional namun baru sempat posting sekarang di sela-sela kesibukan Ibu rumah tangga yang sekarang mulai aktif lagi ngajar di sekolah dan sanggar seni. So, Happy reading!

    Museum Pendidikan Nasional (MPN) adalah Museum pertama yang terletak di Komplek Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Jl. Dr. Setiabudhi no.229 Bandung. Museum ini bisa dijadikan destinasi wisata edukasi terbaru ya apalagi kawasan Bandung Utara selalu ramai dipadati wisatawan yang berlibur ke Kota Bandung. Museum ini diresmikan oleh Rektor UPI dan Gubernur Jawa Barat pada tanggal 2 Mei 2015 tepat pada peringatan hari Pendidikan Nasional yang juga bertepatan dengan hari Ulang tahun pernikahan aku dan suami yang juga Lulusan Sarjana Pendidikan dari UPI hehe (saat itu kita lagi Honeymoon part II ke Jogja J).

    Kira-kira seminggu yang lalu aku dan suami berkesempatan mengunjungi Kampus UPI. Sudah lama sekali ya kami tidak main kesini, ternyata tempat pertama kali kami bertemu yang dulunya sebuah Bank di Kampus sekarang sudah berubah menjadi bangunan yang megah dan futuristik yaitu Museum Pendidikan Nasional yang semoga saja cinta kami juga lestari yah. Melihat bangunan museum dan kampus ini kami banyak bernostalgia tentang kisah kami, rasanya seneng banget bisa kesini lagi.

    pembelian tiket



    Untuk mengunjungi MPN, kita cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 5000 dan mengisi buku tamu. Jadwal kunjungan museum ini adalah Selasa-Jumat 08.00-16.00, Sabtu-Minggu 08.00-17.00 sedangkan untuk hari Senin dan Hari Besar Nasional museum tutup. Museum ini merekam kisah perjalanan Pendidikan di Indonesia di masa lampau, masa sekarang dan forecasting atau ramalan tentang proses pendidikan di masa yang akan datang. Museum ini terdiri dari 5 lantai dimana lantai kelima kita dapat menikmati kuliner sambil menikmati pesona Gunung Tangkuban Parahu yang terkenal itu (namun sayang pada saat kita kesana Muesum sudah mau tutup).

    ruang audio visual

    diorama manusia purba

    pendidikan gereja



    diorama arca dewi Srasvati atau dewi kepintaran dan arca Ganesha yang selalu menyedot ilmu melalui belalainya 




    view kampus dari museum

    Lantai pertama terdapat ruang audio visual yang memberikan gambaran menyeluruh tentang museum ini, aku dan suami sempat menyaksikannya, ruangannya sangat bagus dan nyaman tapi sayang banyak pengunjung yang kurang sadar tentang kebersihan sehingga kami mendapati banyak sampah makanan pengunjung disini. Setelah selelsai menonton dari Ruang Audio Visual, kami beranjak ke Ruang Pendidikan Zaman Klasik dimana terdapat diorama yang memamerkan perkembangan sosial budaya, ilmu pengetahuan, teknologi serta pendidikan yang bermula dari keluarga dan agama. Selain Diorama, juga terdapat foto-foto kehidupan masyarakat tradisional nusanatara dan komputer interaktif yang dapat digunakan oleh pengunjung supaya lebih fun dan menarik selama menimba ilmu di museum ini.

    sabak, dudlu nenek ku belajar menulis di batu sabak bukan buku, setelah belajar lalu dihapus lagi 

    pensil
    seragam sekolah dari masa ke masa

    permainan jaman sekolah

    ruang belajar

    ruang belajar



    komputer interaktif bisa main musik disini

    beruntung Suami pernah ngalamin belajar pake kursi ini loh

    Lantai kedua memamerkan perkembangan pendidikan di Indonesia selama masa klasik, kolonial, masa awal kemerdekaan hingga masa awal reformasi. Pada ruangan lantai 2 di pamerkan display bangunan sekolah, pembelajaran di kelas, peta konsep pendidikan, kurikulum dan materi pembelajaran. Disini kita juga dapat melihat buku, alat tulis, ijasah jaman dahulu sampai sekarang lho.
    ruang kepsek



    perpustakaan tapi belum ada buku


    seragam Guru dari masa ke masa

    Lantai ketiga menyajikan tentang sejarah pendidikan Guru sejak zaman kolonial hingga zaman reformasi lengkap dengan patung Guru sedang mengajar.

    miniatur Isola

    Kebaya Kabumi pemberian Ibu Tien Soeharto

    Lantai empat merupakan ruangan khusus yang menyajikan perjalanan sejarah dan prestasi UPI sejak awal pendiriannya oleh Bapak Moh. Yamin tahun 1954 sebagai PTPG hingga menjadi sebuah Umiversitas seperti sekarang. Karena jam museum mau berakhir para pengunjung segera turun melalui lift sehingga kami pun belum sempat ke lantai 5. Menurut kami Museum ini adalah warisan kebudayaan yang harus terawat dan lestari, sayang sekali ada beberapa fasilitas komputer interaktif yang tidak bisa digunakan pengunjung. Taman dan air mancur di depan Museum ini juga jangan diabaikan karena pada saat pertamakali museum ini dibuka dan fotonya banyak tampil di Instagram dirasa sangat indah dan menarik hati. Pengunjung juga diharapkan tidak gaduh dan tidak terlalu banyak selfie karena kurang menikmati dan tidak tahu apa saja yang telah didapatkan dengan mengunjungi museum ini. Semoga nanti koleksi museum nya lebih banyak lagi dan fasilitas pendukung nya lebih baik dan terawat.

    MAU LES MUSIK? BACA INI

    30.12.15

    Nonton bareng film Dilwale

    Namaste pecinta film Bollywood!



    Setelah dibikin ketawa dan termehek-mehek sama The Good Dinosaur yang bikin aku kangen banget sama Bapak dan langit ratusan juta tahun lalu, aku nonton lagi film yang ditunggu-tunggu nih, so kali ini aku bakalan review film terbaru Shahrukh Khan dan Kajol yaitu Dilwale. Judul film Dilwale sendiri dalam Bahasa Inggris adalah “The Big Hearted” atau dalam Bahasa Indonesia berarti “Hari yang besar”. Film ini disutradarai oleh Rohit Shetty dan diproduksi oleh Istri Shahrukh Khan yaitu Gauri Khan. Selain dibintangi pasangan abadi Shahrukh Khan dan Kajol, Dilwale juga didukung aktor dan aktris muda Warun Dhawan dan Kriti Sanon. Aku nonton bareng premier Dilwale sama Rukhster (panggilan fans berat SRK) Bandung di CGV Blitz Parijs Van Java Bandung pada tanggal 24 Desember kemarin, ada yang bilang film ini udah rilis sejak tanggal 18 Desember tapi waktu itu aku lihat spoiler nya di Youtube akan rilis 25 Desember 2015.


    Sinopsis Dilwale mengisahkan tentang Cinta Terlarang antara Kaali/Raj (SRK) dan Meera (Kajol) 15 tahun silam, mereka yang sebenarnya saling mencintai malah merasa saling mengkhianati hingga suatu tragedi buruk menimpa mereka berdua sehingga akhirnya mereka harus berpisah sangat lama dan di pertemukan kembali karena kisah cinta yang terulang antara adik mereka Veer (Warun Dhawan) dan Ishita (Kriti Sanon). Akankah adik mereka mengembalikan bunga-bunga cinta antara Kaali dan Meera yang telah layu?






    Sebelum menonton film ini aku agak ragu karena padatnya schedule liburan hahah tapi karena bantuan seorang rekan Guru di sekolah yang emang kita suka banget sama SRK, akhirnya aku di pesenin tiket nonton di PVJ dengan kursi paling strategis deh, saat itu sedang tanggal merah Maulid Nabi jadi harga tiketnya 75rb dong, tapi gak apa-apalah toh menang lomba animasi 500ribu hihi tapi yah dasar ibu-ibu kena gosiip sih katanya film ini cuma tayang di Bandung 3 hari dan di Pvj aja, taunya beberapa hari kemudian liat timeline twitter nya SRKFCI tayang juga dong di CGV BLITZ BEC dan Miko Mall juga, saat aku liat timeline lagi ada di Bogor dan HTM nya Cuma 25ribu di Cineplex Cibinong Square hahah dasar Ibu-ibu kaga mau rugi, tadinya mau nonton lagi tapi suami bilang khan udah… yaudah deh disyukuri aja bisa silaturahim sama fans SRK yang lain, lagian kalo flashback ke beberapa tahun yang lalu, saat pertamakali dapet kerjaan kan ada tuh film Jaab Tak Hai Jaan lagi tayang di bioskop, sayang kebagiannya yang jam 10 Malem karena aku belum nikah jadi nonton di rumah deh, mumpung ada rejeki ya gapapa lah nonton film India kan durasinya lama jadi gak rugi heheh

    Namanya juga nonton bareng pasti riweuh dan rame banget kaya nonton konser, aku bener-bener suka saat scene SRK masih muda bikin aku melting, SRK yang udah 50 tahun itu clean nggak brewokan hahaha trus makeup dan baju Kajol aku suka banget karena bikin Kajol awet  muda dan makin cantiks. Spoiler dalam film itu juga Kajol berperan sebagai pelukis dan lumayan gak ketebak kok soalnya alur cerita nya maju mundur. Aku kasih rate 8,5 deh untuk Dilwale karena masih dibawah My Name Is Khan dan Jaab Taak Hai Jaan. Tapi film ini cukup mengobati rasa rindu ibu-ibu yang kangen sama acting SRK dan Kajol. Aku juga suka Ost. nya Dilwale saat adegan SRK membantu Kajol yang mobilnya mogok judulnya Janam-janam, India banget pokonya hahaha, yang aku kurang suka di film ini adalah saat awal film, alur begitu lambat dan wasting time banget dengan akting Varun yang lebay dan Kriti hanya sebagai pemanis saja tapi aku suka banget sama rambutnya dan oia banyak joke yang garing dan berlebihan oleh Johnny Lever dkk. Ok bilang ini cinta buta soalnya yang aku suka kan SRK dan Kajolnya hahah mungkin karena genrenya Komedi romantic yah dan adegan kekerasan aku kurang suka juga sih heheh. Aku juga gak peduli siapa King Khan 2015, film yang paling laris atau yang lebih bagus dari Dilwale karena aku besar saat SRK dan Kajol bermain film jadi aku hanya suka chemistry mereka. Ramalan aku sih masih jauh klo nemuin pasangan kayak gitu nggak bisa sekarang-sekarang hehehe

    Secara garis besar film ini mengingatkan juga pada film Dilwale Dulhaniyaa Le Jayenge yang juga dibintangi SRK dan Kajol karena syutingnya pun banyak di lakukan di Eropa terutama Bulgaria dan Negara-negara Skandinavia seperti Islandia. Bisa dilihat di Youtube kalo video klip Gerua katanya sih video klip paling mahal emang gak salah, wuih pas aku liat di bioskop aku kira digital pas liat making behind the scene nya itu pelangi di air terjun ternyata asli keren banget. Untuk yang mau bergabung pas nanti nonton bareng film SRK terbaru tahun depan yaitu  Fan di bulan April dan Raees saat Eid Fitri kalian bisa kepoin timeline nya Fan Page dan Twitter SRKFCI (Singkatan dari Shahrukh Khan Fans Club Indonesia). Semoga review ini bikin kalian juga makin kangen sama SRK hihi see you soon!

    BACA JUGA SINOPSIS DAN REVIEW FILM FAN



    MAU LES MUSIK? BACA INI

    18.12.15

    Review Hand Food dari Soap & Glory

    Hello cantiks! Aku bahagia banget karena rezeki yang berlimpah, kebayang kalo aku dulu dzalim sama orang, mungkin hidupku gak akan bahagia seperti sekarang...

    Minggu lalu aku dapet paket dari Vemale.com karena tulisanku terpilih dalam lomba hari Ayah di bulan November lalu... dan inilah hadiahnya!


    Setahuku ini adalah Hand food merek Soap & Glory yang bisa didapet di Sephora. Hmmm nyobain juga produk bergengsi ya hehe soalnya aku belum baca review blogger lokal, banyak yang review produk ini malah blogger luar negeri. Dari hasil blogger price nya sekitar 5 euro wih lumayan ya lebih mahal dibanding body lotion yang udah terkenal di Indo.

    Hand food ini packagingnya seperti produk perawatan pada umumnya, dengan warna pink muda dan isinya 125ml. Tidak ada penjelasan produk dalam bahasa karena ini produk impor buatan UK. Produk ini mengandung Shea butter, Macadamia oil dan marsmallow yang fungsinya untuk melembabkan kulit tangan.
    Produk ini bisa digunakan setiap kamu ingin mendapatkan tangan yang lembut dan katanya produk ini banyak digunakan saat winter karena cuaca yang dingin emang biasa bikin kulit kering bahkan alergi.

    Cara pemakaian seperti lotion pada umumnya, jika terjadi iritasi harap pemakaian dihentikan. Saat dikeluarkan, isinya creamy dan berwarna putih seperti foam, pada saat aku cium aromanya sedikit aneh seperti bau serangga, tapi blogger luar sangat menyukai aromanya katanya wanginya enak. Emang sih tertera Rose Fragrance, Cuma karena udah biasa nyium Mawar yang wangi jadi pas mencium produk ini ngerasa aneh, tapi itu nggak lama kok pada saat diaplikasikan ke tangan cepet banget meresap dan nggak kecium lagi wangi nya. Produk ini cocok buat aku yang secara genetic dianugerahi kulit kering, jadi setelah mandi aku pake Hand food ini di tangan.

    Sharing juga dong kalo kamu pernah pake Hand Food :)

    13.12.15

    Rahasia wajah sehat dan kenyal


    Hallo beauty lovers nggak kerasa ya kita sudah di penghujung tahun 2015, tentunya ada resolusi yang sudah tercapai dong, untuk harapan yang belum tercapai semoga bisa terkabul tahun depan ya aamiin! oia resolusi tahun 2015 ini aku ingin memiliki wajah yang cerah (nggak harus putih), sehat, glowing, lembut dan kenyal maka dari itu aku akan membuka rahasia bagaimana cara mendapatkan kulit kayak Marsmallow! Aku sekarang menggunakan face skincare dari Hada Labo dan ini adalah review pertamaku untuk produk kecantikan kulit wajah.

    Ngomong-ngomong soal kulit wajah, tipe kulitku tone nya sawo matang yang cenderung kering kombinasi yaitu hanya berminyak di daerah T dan itupun jika sudah berjam-jam memakai make up, aku juga memiliki komedo di hidung karena pori-poriku yang secara genetik cenderung besar sehingga aku harus memilih produk yang aman, nggak neko-neko tapi ampuh mengatasi kulit wajahku yang kering dan kusam. Tepat 1 September kemarin aku mantap memilih Hada Labo.

    Produk kecantikan ini sangat terkenal dan laku keras di Jepang, buat kalian yang belum tahu Hada Labo, Hada Labo merupakan rangkaian perawatan kulit wajah yang memiliki komitmen untuk memberikan hasil akhir yang maksimal bagi kecantikan kulit dan punya brand philosophy perfect and simple, perfect yaitu hanya menggunakan bahan-bahan berkualitas terbaik dan diproduksi dengan menggunakan standar farmasi yang ketat sedangkan simple yaitu hanya menggunakan bahan-bahan yang bermanfaat bagi kulit. Produk-produk Hada Labo tidak mengandung bahan tambahan lain seperti, zat pewarna, zat pewangi, mineral oil, Alcohol atau zat tambahan lainnya yang sebenernya memang nggak dibutuhkan kulit wajah kita lho. Dengan PH yang disesuaikan dengan PH kulit, produk ini dapat menghindarkan dampak iritasi pada kulit.

    Hada Labo dikembangkan oleh Rohto Pharmatceutical Japan dengan pengawasan ketat standar farmasi GMP untuk menjamin kualitas produk dan kepuasan konsumen. Alasan aku memilih Hada Labo adalah karena formulanya bagus namun ringan karena tidak mengandung bahan yang gak diperlukan kulit juga karena setiap hari melewati pabrik Rohto dan di depannya ada baligho besar terpampang nyata wajah aktris cantik Laura Basuki dengan produk Hada Labo (kalo di Korea brand ambassadornya Jun Ji Hyun loh aktris utama dalam Drama My love from stars). Akhirnya aku tergoda dan memutuskan untuk memakai Hada Labo sebagai face skincare. Aku membeli semua produk Hada Labo di counter resmi Hada Labo sebuah toko kosmetik terpercaya di Bandung.

    Sebenarnya aku ingin membeli Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing series, hanya saja karena aku membelinya saat awal bulan sehingga stock untuk seri tersebut tidak lengkap. Sebagai permulaan aku membeli starter pack Shirojyun Ultimate Whitening Series dan Shirojyun Ultimate Whitening night cream. Shirojyun Ultimate Whitening Series memiliki 3 keunggulan yaitu:
    1.       High purity arbutin yaitu ekstrak dari tanaman bearberry yang mencerahkan warna kulit dan menyamarkan noda hitam.
    2.       Vitamin C untuk mencegah kulit kusam dan menangkal efek radikal bebas sinar UV matahari.
    3.       Hyaluronic Acid untuk melembabkan dan melembutkan kulit.

    Starter pack Shirojyun Ultimate Whitening Series terdiri dari face wash, lotion dan milk atau day cream. Pertamanya aku bingung harus menggunakan apa dulu tapi kakak SPG Hada Labo begitu ramah sehingga aku mengerti jika penggunaan Hada Labo itu bisa dimulai dengan membersihkan wajah melalui face wash, lotion atau toner sebagai starting step sebelum menggunakan makeup, Essense atau serum, selanjutnya milk atau day cream dan night creamBerikut adalah produk yang aku gunakan:

    1.       Shirojyun  Face Wash

    Starter pack Shirojyun Ultimate Whitening Series ini ukurannya imut banget lupa berapa mili isinya, sayang botol face washnya keburu dibuang setelah habis dipakai kurang dari sebulan karena digunakan bersama suami hihi. Shirojyun  Face wash ini saat digunakan tidak telalu banyak mengeluarkan busa sehingga pada awal pemakaian akan terasa aneh sehingga aku memerlukan air tambahan, tapi hasilnya tidak meninggalkan kesan kering dan licin, bersih dan bikin kulit wajah lembut dan kenyal seketika.

    2.       Tamagohada Mild Peeling Face Wash



    Saat Shirojyun  Face wash habis, aku ingin membelinya lagi namun saat itu hanya ada Tamagohada mild peeling face wash 100gr yang berfungsi sebagai peeling sekaligus makeup remover kata Mbak SPG nya, sehingga lebih hemat waktu dan biaya karena aku sudah tidak membutuhkan toner atau makeup remover lain.

    Tamagohada mild peeling face wash ini merupakan kombinasi AHA (Glycolic Acid) dan BHA (Salicylic Acid) yang mempu mengangkat lapisan terluar sel-sel kulit mati sehingga sel-sel kulit yang lebih sehat dapat naik ke permukaan kulit.

    Manfaat Tamagohada  yaitu membantu mengangkat sel-sel kulit mati, kotoran dan minyak dari kulit, membantu mengurangi kulit kusam dan membantu menjaga kehalusan tekstur kulit sehingga menjadi lebih lembut dan cerah semuanya terbukti benar, sekarang komedo di hidungku tinggal sedikit lagi dan seharian wajah tidak kusam.

    Berbeda dengan Shirojyun  Face wash, Tamagohada lebih nyaman karena aku terbiasa mencuci muka dengan busa berlimpah jadinya kerasa lebih enak dan bersih hasilnya, selain itu Tamagohada juga aman digunakan setiap hari, peelingnya sama sekali tidak terasa dan nggak bakalan bikin kulit kering. Cara pemakaian seperti penggunaan face wash pada umumnya yaitu basahi wajah, tuangkan Tamagohada secukupnya pada telapak tangan, buihkan dengan air, usapkan pada wajah secara perlahan dan merata, bilas dengan air. Harga Rp 34.000 tergantung tempat membelinya.

    ralat: ternyata ini bukan yang ada makeup removernya, mbak SPG nya salah ngasih.
    Update: aku akan beli face wash+make up remover nya!

    3.       Shirojyun Ultimate Whitening Lotion



    Pengalaman baru bagiku karena dulu hanya menggunakan toner biasa dan kini lotion Hadalabo juga bisa digunakan sebagai Toner, ternyata wanita Korea dan Jepang sudah terbiasa menggunakan Toner dengan istilah lotion ini sebagai awalan sebelum menggunakan makeup. Dalam Ultimate whitening lotion 100ml ini terkandung dua zat aktif whitening agent untuk kulit lebih cerah berseri, 1 gram Hyaluronic Acid yang mampu menahan hingga 6 liter air sehingga kulit tampak lebih lembab dan lembut, produk ini juga memiliki tekstur yang ringan seperti air dan mudah meresap, yang paling penting adalah tidak menggunakan zat pewangi, zat pewarna dan ethanol dan sesuai pH kulit.

    Penggunaannya cukup 2-3 tetes ya, awal aku menggunakannya keningku beruntusan ternyata kata Admin Fanpage Hadalabo, sedikit saja pakainya. Sekarang sudah tidak ada masalah dan nyaman karena tidak berbau dan tidak berwarna. Kulit menjadi semakin segar dan elastis setelah menggunakan lotion ini. Beri jarak waktu 1-2 menit sampai lotion benar-benar meresap sebelum ke tahapan selanjutnya dan jangan lupa tepuk-tepuk wajah ya supaya lebih cepat meresap.

    Update:
    Aku suka banget lotion ini, mungkin nanti bakal beli lagi tapi hanya untuk malam hari supaya wajhku enggak terlalu lembab.

    4.       Shirojyun Ultimate Whitening Milk


    Shirojyun Ultimate Whitening Milk 20ml ini merupakan pelembab dengan Hyaluronic Acid, Arbutin dan Vitamin C yang berfungsi untuk mencerahkan warna kulit, menyamarkan noda hitam, mencaegah kulit kusam dan menagkal efek radikal bebas sinar UV matahari sehingga kulit cerah berseri dan tetap elastis.

    Cara pemakaian nya adalalah cukup menuangkan milk 2-3 tetes ke telapak tangan, kemudian usapkan secara merata ke seluruh permukaan wajah, biarkan sampai meresap. Biasanya aku tunggu 1-2 menit biar lebih maksimal.

    Update:
    Aku kayanya nggak akan beli milk karena terlalu lembab di wajah aku

    5.       CC Cream Ultimate Whitening Elegant Beige



    Yeay ini adalah produk favoritku apalagi jika akan bepergian keluar, aku pasti mengoleskan CC cream ini sebelum memakai bedak. CC cream itu kependekan dari Complete Correction Cream yang tentu kualitasnya lebih sempurna disbanding BB Cream karena bisa membuat warna kulit lebih sempurna, mencerahkan, melembabkan, melembutkan serta mengandung SPF 35 lho, jadi musim panas upacara bendera di sekolah bukan hal yang menakutkan lagi karena kulit wajahku sudah terlindungi!

    CC Cream Ultimate Whitening Elegant Beige merupakan Make up base dengan Hyaluric acid, Arbutin dan Vitamin C untuk menciptakan tampilan kulit wajah yang lembut, cerah berseri dan cantik alami. Aku memilih varian elegant beige yang direkomendasikan admin Fan page Hada Labo untuk kulit sawo matang sedangkan varian yang lain aku lupa namanya itu cocok untuk kulit putih.

    Cara pemakaian cukup tuangkan pada telapak tangan lalu usapkan secara merata di wajah, hasilnya benar-benar amazing banget deh aku suka karena bikin aku pengin ngelus-ngelus wajahku yang lembut dan kenyal! Harganya sekitar Rp 63.000 tergantung lokasi membeli.

    Update:
    Aku suka CC Cream ini dan aku bakalan beli lagi :)

    6.       Hadalabo Ultimate Whitening Night Cream





    Setelah beraktifitas aku biasanya membersihkan muka dengan Tamagohada, kemudian memakai lotion dan krim malam ini.  Hada Labo Ultimate Whitening Night Cream 40gr ini diperkaya dua zat aktif whitening agent untuk kulit cerah berseri, lebih lembab dan lembut.

    Cara pemakaiannya cukup ambil krim malam pada telapak tangan kemudian usapkan secara merata di seluruh wajah, tepuk-tepuk kulit wajah dengan lembut, biarkan hingga meresap dan tentunya gunakan di malam hari sebelum tidur. Bangun tidur pun wajah tetap lembab dan segar untuk memulai hari yang baru. Harga Rp 69.000 tergantung lokasi pembelian.

    Update:
    Aku akan beli lagi krim malam ini karena bikin wajah aku cerah!

    taraaaa......makin pede selfie dengan kulit cantik terawat!




    Selama kurang lebih tiga bulan menggunakan Hada Labo ultimate whitening series ini awet banget, aku ngerasa wajahku lebih lembut seperti telur rebus, lebih kenyal seperti marshmallow, glowing dan cerah. Ritual yang paling kusukai adalah menepuk-nepuk wajah sekalian senam wajah supaya aliran darah di wajah lancar dan bikin awet muda. Oia pada saat aku memborong Hada Labo aku juga mendapatkan bonus lotion untuk anti aging, senang sekali namun ada produk Hada Labo yang belum kumiliki yaitu essence atau serumnya, semoga sebentar lagi aku bisa mendapatkannya. Kelebihan produk Hadalabo adalah ringan, berkualitas, ada efek makeup no makeup untuk cc creamnya dan bikin wajah lembab. Untuk kekurangannya, jika memakai lotion milk dan cream malam secara berlebihan bikin wajah beruntusan dan berminyak, saat menggunakan terasa sedikit lengket, agak sulit meresap dan terkadang tidak semua supermarket dan toko kosmetik menyediakan produk secara lengkap sehingga kita harus mencari di counter resminya itu pun jika tidak kehabisan ya heheh Hada Labo, hanya manfaat yang melekat!


    Ini ceritaku untuk kulit yang sehat, kenyal dan glowing, mana ceritamu?! 

    Tulisan ini diikutsertakan dalam kompetisi blog yang diadakan Hadalabo #MyHadaLaboStory semua produk yang aku review merupakan produk pribadiku dan ditulis sesuai pengalamanku dan mungkin saja pengalaman setiap beauty lovers berbeda-beda.

    Alhamdulillah juara 2 lomba beauty blogger, jadi aku bisa shopping voucher sebesar 350ribu untuk kosmetik berkualitas bisa beliin buat mama juga :)

    MAU LES MUSIK? BACA INI

    5.12.15

    Hari Ayah

    Halo December, seneng banget deh soalnya dalam waktu berdekatan aku memenangkan kuis dari Soyjoy, Hansaplast, Makarizo dan yang bikin termehek-mehek adalah terpilihnya tulisanku menjadi 20 karya terbaik dari 250 tulisan yang masuk ke alamat vemale.com dan ini adalah naskah asli lomba hari Ayah yang aku menangkan, atau bisa kalian cek disini:




    Malaikat tak bersayap itu biasa ku panggil dengan sebutan “Ayah”. Beliau adalah salah satu orang yang paling berjasa dalam hidupku karena tanpa beliau aku tidak akan seperti sekarang. Banyak yang bilang kalau wajahku sangat mirip dengan Ayah, memang dari golongan darah, sifat, kebiasaan serta bakat menggambar yang aku miliki diturunkan oleh Ayah. Ayah itu termasuk orang yang pendiam tapi sangat perhatian dan mengajarkan banyak hal dalam hidupku. Ayah adalah guru menggambarku, beliau tidak pernah bosan mengajariku menggambar sampai akhirnya sekarang aku bisa menjadi Guru menggambar dan membuka les gambar sendiri. Ketika aku mengingat masa kecilku, aku bahagia karena ada Ayah yang selalu mengajak ku bermain, Ayah mengajak ku mengelilingi pedesaan dengan menggunakan sepeda dan aku diboncengnya. Kemudian Ayah juga suka mengantarkanku ke sekolah saat aku masih SD, Ayah selalu menggenggam tanganku ketika mengantarku ke sekolah, seolah Ayah tidak mau kehilanganku dan selalu melindungiku. Ketika SMA, Ayah baru memiliki sebuah sepeda motor, karena jarak yang jauh dan untuk menhemat biaya Ayah selalu mengantarku ke sekolah supaya aku tidak terlambat, kasih sayang Ayahku terbalaskan ketika aku menjuarai sayembara menulis ide cerita FTV (Film Televisi) untuk ditayangkan di salah satu Televisi swasta nasional, aku mendapatkan hadiah berlibur ke Kuala Lumpur dan aku mengajak Ayah, memori jalan-jalan tersebut selalu aku kenang karena itulah kali pertama aku dan Ayah naik pesawat, perjalanan beberapa hari tapi sangat berkesan hingga sekarang.


    Tak hanya sampai disitu, ketika aku kuliah pun mau pagi, siang, sore, malam, panas dan hujan Ayah selalu siap sedia mengantar dan menjemputku ke kampus bahkan ke rumah temanku untuk kerja kelompok dan tempat manapun untuk melakukan penelitian hingga aku lulus kuliah S1. Karena perhatian Ayah yang begitu besar sampai teman-temanku iri melihatku selalu di antar dan dijemput oleh Ayah. Sebenarnya hal tersebut kami lakukan untuk menghemat ongkos angkutan umum dan itupun pada saat Ayah sedang tidak sibuk bekerja. Memang aku dilahirkan dari keluarga sederhana tapi aku dibesarkan melalui kasih sayang yang tidak terhingga. Jika kalian pernah menonton film Sang Pemimpi yang disadur dari Novelis ternama Andrea Hirata, nah seperti itulah gambaran sosok Mathias Muchus dalam perannya sebagai Ayah dalam film tersebut, aku sampai menangis membaca novel dan menonton filmnya, mengingat perjuangan Ayah untukku.

    Setelah aku lulus kuliah, tidak lama kemudian aku diterima bekerja dan mungkin memang benar jika rejeki anak itu berbeda-beda, saat aku bekerja kondisi keuangan keluarga menurun sehingga aku harus membantu keuangan keluarga, hal tersebut tidak menjadi masalah karena kasih sayang kedua orang tua ku tidak bisa terbayarkan oleh apapun. Pada saat bekerja, terkadang Ayah mengantar dan menjemputku dari kantor sehingga membuat rekan kerja juga terkesima, sekarang aku tidak merepotkan Ayah lagi karena aku sudah menikah, sudah ada yang menjaga dan melindungiku serta mengantarkan ku ke tempat yang aku tuju. Aku sangat terharu ketika hari pernikahan, aku menahan tangis karena Ayah terlebih dahulu menangis saat menikahkan ku. Aku bersyukur karena Ayah masih ada untuk menjadi Wali nikahku.

    Di Bulan November ini, saat kita memperingati hari Pahlawan, Hari Ayah dan Hari Guru. Ayah memiliki 3 peran sekaligus, beliau adalah pahlawanku yang selalu mendoakan aku dan Guru bagiku dalam berkesenian. Terimakasih Ayah karena telah mengajariku banyak hal dalam hidup agar aku selalu taat beribadah, harus berbuat baik pada sesama, tepat waktu dan rajin menabung. Semoga Ayah senantiasa dalam lindungan Tuhan, diberikan kesehatan, kelancaran rezeki dan bahagia selamanya. I miss you and love you to the black hole and back! seneng deh kemarin aku dan suami memberi kabar sama Bapak dan Mama di rumah alhamdulillah ya allah....
    COPYRIGHT © 2017 SANDRAARTSENSE | THEME BY RUMAH ES