Skip to main content

Kebiasaan orang menabung dari masa ke masa

Setelah menikah, saya dan Suami sering mendengarkan acara radio yang membahas tentang masalah keuangan. Topik yang menarik bagi kami adalah soal investasi. Menabung adalah langkah awal paling sederhana yang dapat dilakukan siapapun, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Apalagi bagi seorang Istri, menabung sudah menjadi bagian yang penting dalam menjaga kesehatan keuangan rumah tangga.

Suatu sore kami pernah mendengarkan perbincangan tentang kebiasaan orang menabung dari masa ke masa, mohon maaf saya lupa mencatat nama pembicaranya tapi semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan disebarluaskan. Enggak kerasa ya sudah awal bulan Maret lagi, sudah gajian lagi, nah daripada keburu habis gajinya, lebih baik kamu baca ini dulu cmiiw.


Manusia purba vs Manusia Modern ups, Pembicara mengilustrasikan orang menabung dari masa ke masa, seperti manusia zaman purba, ingat pelajaran sejarah kan? Kehidupan manusia purba terdiri dari beberapa tahapan:

1. Masa berburu
Berburu itu tidak selalu dapat hasil buruan setiap hari kan? Manusia purba setelah berburu, langsung menghabiskan hasil buruannya tanpa berpikir panjang besok makan apa. Nah ada kan orang jaman sekarang yang setelah memperoleh gaji (berburu) langsung dihabiskan saat itu juga. Tanggal muda foya-foya dan tanggal tua merana.

2. Mengumpulkan makanan
Masa ini dikenal dengan food gathering atau mengumpulkan makanan. Setelah sadar berburu itu tidak dapat diprediksi, maka mulailah manusia purba menabung dengan mengumpulkan makanannya supaya tidak kelaparan di kemudian hari. Sama halnya dengan orang yang setelah gajian memprioritaskan sekian persen penghasilannya untuk menabung terlebih dahulu, baru belanja kebutuhan lainnya.

3. Masa bercocok tanam
Jumlah manusia yang semakin bertambah, mengharuskan manusia purba belajar bertani (food producing). Mereka tidak hanya berburu dan mengumpulkan makanan tapi juga belajar menghasilkan sesuatu yang dapat dikonsumsi sendiri dan anggota keluarga. Untuk berhemat, manusia jaman sekarang lebih sering memasak atau membawa bekal ke kantor ya daripada jajan sembarangan.

4. Masa perundagian dan perdagangan
Manusia purba harus mempersiapkan cadangan makanan ketika musim paceklik tiba, munculah ide membuat perkakas logam. Mata uang mulai dipergunakan sebagai alat tukar transaksi barter dan perdagangan. Orang tipe ini selain menabung juga mulai berwirausaha, ada yang memiliki side job, ada juga yang 100% wirausaha. Jadi penghasilannya lebih banyak untuk disimpan di hari tua (investasi). Media menabung pun bermacam-macam yang awalnya di bawah kasur, di celengan, di bank, berbentuk emas dan perhiasan dan bahkan sekarang mulai menabung saham.

Nah kamu tipe orang seperti apa? Sudahkah kamu mulai menabung dan berinvestasi? Kalau tabungannya sudah banyak jangan lupa sedekah ya^^.

Daily positive affirmation
Mungkin kamu mau baca juga:

Comments

  1. kalo saya jujur blm bisa menabung secara aman jaya, bulan ini nabungnya rajin, eh jebretnya bulan depannya lagi, ada aja godaan dan keperluan >_<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mak harus tegas dan konsisten ya^^ semangat

      Delete
  2. Pas awal bulan biasanya aku mulai memilah-milah uangnya di pake untuk apa. Biasanya pas dapet uang selalu belanja keperluan bulanan. Sisanya di tabung. Kalau ada sisa lebih, biasanya bakal di pake untuk foya-foya. Tapi makenya pas di akhir bulan. Jadi pas akhir bulan dateng nggak terseok-seok karena ada sisa uang lebih dari hasil menghemat di awal bulan. Hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama Mas, senang2 nya tanggal tua aja biar ga macet hehe

      Delete
  3. Hahahaha ditambah lagi Mak, jangan nabung uang saja, nabung pertemanan yang baik dan nabung pahala..... makin sipp deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tulisan ini juga nabung pertemanan yang baik Mak, insya Allah jadi investasi kebaikan dunia akhirat karena orang kaya itu mengkayakan orang lain, orang cerdas juga mencerdaskan orang lain cmiiw

      Delete
  4. Wohooo... ternyata masih mirip2 ya san. Beda jaman beda fasilitas aja kehkehkeh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Uni yang penting niatnya harus kuat^^

      Delete
  5. saya masa bercocok tanam di rumah bebzzz. cocokin apa aja yang bisa dicocokin wkwkkww..

    Nice article sis !!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sis biar Suami yang investasi lebih dalam, kita yang ngasih amunisi hihi

      Delete
  6. Pokok kalo nabung, jangan yang bisa dengan sangat mudah diambil... Itu kalo aku sih hahaha... Nabungnya rajin... Eh ngambilinnya juga rajin huhuhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mak jangan pake ATM atau lupain password ATM biar uangnya banyak hihi

      Delete
  7. Kayak disini ya mbak...summer time waktunya berkebun..hasil kebun untuk dinikmati sepanjang tahun... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah iya nih Gardening is awesome ya, bangga makannya hasil kebun sendiri^^

      Delete
  8. Wah, reminder nih :D
    waktunya pas banget baru gajian, hehe... Aku juga nabung mba tapi nggak dalam bentuk uang supaya nggak khilaf dicomotin pas perlu uang tambahan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kalo keinginan mah enggak terbatas ya Mak, tfs ya bagus strateginya dalam menahan hawa saletonirojim hehe

      Delete
  9. Salam kenal mba Sandra...
    Belom kekejer nih dana untuk invest. Masih ngejer dana darurat dulu. :}

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal kembali Mba Susan, semoga tahun ini sudah muali invest ya aamiin

      Delete
  10. Nabung belum maksimal nih mba hihii... Kadang ada aja ya. Memang harus niat dan konsisten :D
    Investasi perlu yaa tapi bener mba, jgn lupa sedekah ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat Mba, sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit aamiin

      Delete
  11. Hahaha aku sama kayak Mama Keizha di atas. Uda rajin nabung berapa bulan, tahan nafsu, eh tiba-tiba habis gitu aja
    Masih perlu belajar mengendalikan diri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangats terus Mak Des, emang saletonirojim emang khezammm

      Delete
  12. saya sama suami ternyata sama-sama gak bisa nabung. Nyimpen duit di bank sambil memiliki ATM apalagi e-bangking dsb juga ternyata berbahaya. Jadi solusinya setiap gajian kami pisahkan separuh untuk tabungan manual yang di tulis "DANA HAJI". Jadi setiap mau ambil gak berani kwkwkw. Trus kalau udah cukup buat beli mas batangan langsung buru-buru di belikan. Jadi amaaaaan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih sarannya Mak, wah bener ya mending gitu aja, semoga jadi kenyataan kita diundang ke Baitulloh aamiin

      Delete
  13. Saya susah sekali ya untuk nabung, mending nyelengin ajah, hehehe

    ReplyDelete
  14. Nabung itu tantangan banget! Selama ini aku nabung dari uang side job. Soalnya uang job utama ngepres utk kebutuhan hidup

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sih Maks harus konsisten ya, yang penting usaha tiap bulan harus nabung^^

      Delete
  15. heheheh lengkap banget mbak ulasannya dari zaman megalitikum sampek jaman modern

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts

[Review] Vaseline Repairing Jelly Original

[Review] Sampo Natur: Aloe Vera Extract

[Review] Kosmetik Inez

Pengalaman USG di Cimahi

[Review] Herborist Zaitun Shampoo

[Review] Mineral Botanica Face Brightening Night Cream

Wisata unik dan mendidik : Wisata Seni ke Bale Seni Barli

[Review] Citra Spotless White Glow Facial Foam

[Review] Marina Body Scrub, Bright and Fresh

[Review] Sisir Pelurus Rambut