Skip to main content

Tips melamar pekerjaan bagi Fresh Graduate

Sandraartsense.com - Dahulu saya ingin lulus kuliah dengan cepat dan tepat waktu, karena kasihan melihat orang tua yang terus membiayai kuliah saya. Alhamdulillah sekarang saya tidak pernah job less, sekalipun nanti sudah punya anak, saya tetap bekerja (((berkarya))), tentunya pekerjaan yang paling menyenangkan sedunia hehe. Sekarang saya mau berbagi pengalaman tips melamar pekerjaan bagi yang baru lulus sekolah/kuliah:


1. Cari kerja sesuai jurusan
Kan enak ya kalo ditanya, kerjanya apa? Sekretaris, soalnya dulu kan kuliah Administrasi perkantoran. Dengan memiliki pekerjaan sesuai jurusan, kamu akan memiliki nilai lebih/ peluang besar untuk diterima bekerja, karena kamu dianggap kompeten menguasai bidang pekerjaan tersebut. Di Indonesia kan pola hidupnya kebanyakan seperti ini: 

Lulus kuliah - Bekerja - Menikah - Punya Anak - Beli / Kredit Rumah - Beli / Kredit Mobil - Umroh / Haji - Masuk Surga

Kalau orang luar kan ada sisipan: kuliah lagi, keliling dunia dulu dan bahagia berkarya, pilihan sih terserah mau yang mana, asal jangan menua tanpa karya, ya.


2. Cari kerja sesuai passion
Jika kamu belum diterima kerja sesuai jurusan sekolah/ kuliah, mungkin rezeki nya ada di Hobi atau Passion hidup kamu.

Misalnya kamu kuliah Akuntansi tapi memiliki hobi Fotografi, bukan tidak mungkin, kamu malah diterima kerja di Studio Foto ternama. Kalau ditanya kok enggak nyambung sih? Bilang saja, hobi yang dibayar itu asik, rezeki Tuhan Maha luas, yang penting halal, berkah dan banyak kan?.

Nah kalau di luar negeri, HRD tidak selalu bertanya kamu punya ijasah apa/ dulu kuliah dimana? Tapi, mereka akan bertanya kamu punya keahlian apa? Kamu bisa nya apa? Coba perhatikan film-film Hollywood, Snowden saja yang hanya lulus SMA tapi bisa mengguncang dunia, dalam film Save Haven, pemilik Cafe menanyakan : Apa yang bisa kamu kerjakan? 

Tidak ada perbedaan ya, mau pekerjaannya apa, yang penting MAMPU.


3. Tenang dan optimis melewati proses rekruitmen
Kamu bisa mendapat lowongan pekerjaan di relasi, koran bahkan internet. Sebarkan cv kamu yang menarik sebanyak-banyaknya sesuai minat dan kualifikasi pekerjaan. Jangan memalsukan identitas/kualifikasi ya misalnya lulus D1 tapi mengaku-ngaku S1. Biasanya setelah menunggu 1-2 minggu kamu akan di hubungi untuk testm, mulai dari tes minat bakat, tes kepribadian dan wawancara. Jadilah pribadi yang baik, percaya diri dan murah senyum saat proses rekruitmen agar bisa meyakinkan pihak HRD menerima cv kamu. 

4. Pilih gaji terbaik
Carilah pekerjaan yang pantas membayar keringatmu, gaji yang baik cukup untuk biaya makan sehari-hari, transport, memberi pada Orang Tua, membeli kebutuhan, sesekali untuk bersenang-senang, menabung dan dana darurat.

Sebenarnya, berapapun gaji kamu, akan cukup untuk hidup tapi tidak akan pernah cukup untuk gaya hidup. Lebih baik syukuri gaji kamu, tingkatkan kualitas kerja agar suatu saat kamu bisa menggaji orang lain.

5. Kontrak kerja yang jelas
Setelah kamu diterima bekerja, pihak HRD akan memberi mu kontrak kerja yang menjelaskan sampai kapan kamu bekerja disana, apa saja job desk kamu, apakah ada masa training atau langsung menjadi karyawan tetap. Kalau gaji nya enggak 50 juta perbulan, jangan mau ya tanda tangan kontrak kerja yang harus tahan ijazah atau ada penalty jika kamu resign sebelum waktunya. Biasa nya sih pihak HRD akan bilang penalty untuk biaya recruitment misalnya kontrak kerja 1 tahun, jika kamu resign saat 6 bulan, akan dikenakan denda perbulan / sebesar gaji di kali sisa kontrak kerja yaitu dikali 6, jumlah yang lumayan yang harus diberikan pada perusahaan. 

Perusahaan yang masih suka tahan ijasah itu takutnya membuat kamu bekerja kurang nyaman dan kurang semangat, bayangkan saja, orang tua kamu yang mengeluarkan biaya kuliah bertahun-tahun, tapi mereka malah menahan ijasah kamu. Biasanya sih perusaahan keren dan berkah tidak akan seperti itu. Kemudian jangan mau bekerja di perusahaan yang meminta biaya rekruitmen terlebih dahulu, misalnya untuk bekerja di kantor tersebut kamu harus bayar seratus juta, daripada buat suap lebih baik buka usaha hehe.


6. Cari yang dekat tempat tinggal
Jika gaji mu belum sesuai harapan, carilah pekerjaan yang kantor nya dekat rumah. Harga BBM naik otomatis menaikkan biaya transport dan biaya kebutuhan pokok. Jika kamu terlanjur jatuh cinta pada pekerjaanmu, hidup mandiri dengan ngekost dekat kantor adalah solusinya, karena jarak kantor yang jauh akan memakan biaya perjalanan dan waktu, jika lama-lama seperti itu, suatu saat kamu akan jenuh dan stress di perjalanan, berangkat macet, pulang juga macet, penghasilan pas-pasan.

7. Cari yang masih bisa ada waktu untuk hobi
Ini penting lho, jangan sampai sibuk bekerja, kamu melupakan kebahagiaan yang hakiki yaitu hobi dan passion kamu. Gaji kamu daripada dibuang untuk nongkrong yang tidak jelas lebih baik dialokasikan untuk menunjang kreatifitas kamu, siapa tahu menghasilkan.


Baru lulus sekolah/ kuliah, biasanya belajar teori saja kan? Pengalaman? Belum tentu. Tapi jiwa Wirausaha menggebu-gebu, memang semua orang pastinya ingin memiliki usaha/ bisnis sendiri, tapi jika kesempatan tersebut belum terlaksana atau sudah mencoba namun hasilnya masih gagal, tak ada salahnya melamar pekerjaan. Di tempat kerja, kamu bisa mengambil ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya, jika sudah tau formula nya, kamu bisa move on dan membuka usaha baru.


Sekian tips dari saya, selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Jika ada tips lain dalam melamar pekerjaan, silakan berkomentar ya.

Comments

  1. Nomor satu itu penting. Kalau kerja sesuai keilmuan yang kita punya, hati ini tenang waktu kerja. Kalau yang nomor 6, itu pas sekali untuk di kota besar,seperti Jakarta. Kalau saya sih kerjanya gak kemana-mana.

    ReplyDelete
  2. Nah iyak harga bbm ngaruh juga emang, pp jkt tangerang gaji cuma habis di jln, mending wassalam akhirnya ku resign hihik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mak semoga dapet gantinya yang lebih baik😊

      Delete
  3. bebski lengkap banget ulasannya.. serasa jadi fresh graduate lagi.. semangat melamar !! hehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Fresh graduate nya newly weds ya semoga dapet yang terbaik beb^^

      Delete
  4. Ah tulisan yang cocok buat saya nih. Lagi semangat sebar lamaran kerja dan berharapnya dapat yang sesuai passion, bukan jurusan hehe

    ReplyDelete
  5. jossss ulasannya... bermanfaat nih untuk aku yg juga baru lulus... makasih ya..

    ReplyDelete
  6. pas banget mbak, saya baruuu banget lulus. dan diantara semua tips buat fresh graduate baru ini yg kasih saran 'bisa ada waktu buat hobi' dan saya suka banget nasehat itu mbak. makasih ya mbak. sukses terus untu mbak Sandra :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts

[Review] Vaseline Repairing Jelly Original

[Review] Sampo Natur: Aloe Vera Extract

[Review] Kosmetik Inez

[Review] Herborist Zaitun Shampoo

Pengalaman USG di Cimahi

[Review] Mineral Botanica Face Brightening Night Cream

Wisata unik dan mendidik : Wisata Seni ke Bale Seni Barli

Hadiah Untuk Ibu Menyusui

[Review] Sisir Pelurus Rambut

[Review] Citra Spotless White Glow Facial Foam