Skip to main content

Hiking ke puncak Sumur Bandung


Eid mubarak everyone! Wah senangnya meraih hari kemenangan. Semoga kita kembali suci dengan menjadi pribadi yang lebih baik lagi aamiin.

Libur lebaran membuat banyak tempat wisata kebanjiran pengunjung, jalanan Kota Bandung sendiri cukup lengang, tapi jangan harap kalo ke tempat wisata nya sepi hihi

Dua bulan terakhir instagram dihebohkan dengan kehadiran tempat wisata dadakan bernama Sumur Bandung alias Wakadobol.
Sumpah sebagai orang Sunda aku hayang seuri dengernya, geli2 gimana dulu, wakadobol dalam basa Sunda berarti terlanjur rusak. Memang tempat ini adalah sebuah bukit asalnya, karena terlalu banyak dikeruk batunya karena bisnis pertambangan, lama-lama si perut bumi kian dalam dan mengeluarkan air kehijauan seperti danau kelimutu. Entahlah mungkin karena zat batuan tersebut mengeluarkan karbondioksida yang membuat warna air di atas bukit menjadi hijau toska. Jadilah Karang Taruna yang memberi nama Wakadobol, danau tadah hujan ini ramai dikunjungi.

Wakadobol sendiri terletak di kawasan bukit pertambangan batu jajar kabupaten Bandung barat. Untuk menuju kesana sangatlah mudah:
Bisa Pakai motor/ Damri Alun-alun Ciburuy sambung angkot Batujajar dari arah Bandung/Cimahi/Padalarang, kalian cukup menemukan pertigaan jl. Batujajar dimana terdapat rumah sakit Karisma Cimareme, ikuti angkot Cimahi Batujajar ya nanti sebelah kiri ada SPBU, nah masuk gang sebelum SPBU. Tanya saja pada penduduk nanti akan disuruh jalan lurus dan parkir di pekarangan penduduk dekat masjid sebelah kiri. Nanti tinggal ikuti jalan setapak menanjak melewati kuburan sekitar 300 meter ke puncak Wakadobol.






Pada saat sampai atas kalian akan melihat air kehijauan di puncak bukit, truk-truk penambang serta view batujajar yang banyak pabrik. Tenang saja jika kehausan atau kelaparan karena menuju kesini ada 3 warung sepanjang perjalanan yang menawarkan cireng, rujak, popmi, air mineral dan aneka minuman, tak ada salahnya membeli barang dagangan mereka karena anak gaul gak harus selalu nongkrong di cafe buat selfie doang padahal bikin kantong kerontang haha.

Menurut saya tempat ini lumayan buat hiking mudah dan kita gak dipungut biaya untuk masuk sini alias gratis! Hanya parkir karang taruna sebesar Rp 3.000. Liburan gak usah mahal kan? Yang penting berkesan.

Saya dan suami berangkat sekitar jam 9 jadi belum terlalu panas, udara masih segar dan tempat masih sepi dari selfie mania, saya sarankan memakai sepatu olahraga ya supaya tidak mudah terpeleset, apalagi puncaknya batuan berpasir, hayu lebih bijak dalam mengabadikan moment dan jangan buang sampah sembarangan karena gunung bukan tempat sampah!

Setelah puas melihat-lihat, saya dan suami duduk2 di warung sambil beli minum, kami mengobrol tentang asal muasal wakadobol yang leluhur bilang dulu adalah sumur Bandung, sengaja di gali supaya kalo hujan airnya masuk situ enggak ke rumah warga, setiap hari tempat ini selalu ramai hingga ratusan apalagi bulan puasa kemarin buat ngabuburit. Buat sobat petualang yang mau kesini jangan terlalu sore ya datengnya, karena tidak ada penerangan, nanti bahaya.

Sekian jalan-jalan kali ini semoga menghibur! Btw selamat ulang tahun Bandung Barat!

Comments

  1. Sekarang jadinya udah gak dipakai utk tambang lg ya mbak? indah ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih ada mbak pertambangan pasir dan batu, tempatnya biasa aja cuma lumayan gratis di tengah kemacetan dan tempat wisata lain yang mahal mahal heu

      Delete

Post a Comment

Popular Posts

[Review] Vaseline Repairing Jelly Original

[Review] Sampo Natur: Aloe Vera Extract

[Review] Kosmetik Inez

[Review] Herborist Zaitun Shampoo

Pengalaman USG di Cimahi

[Review] Mineral Botanica Face Brightening Night Cream

Wisata unik dan mendidik : Wisata Seni ke Bale Seni Barli

Hadiah Untuk Ibu Menyusui

[Review] Sisir Pelurus Rambut

[Review] Marina Body Scrub, Bright and Fresh