Skip to main content

Tips untuk ibu rumah tangga agar tidak jenuh di rumah



Tuhan itu indah dan mencintai keindahan
Di usia 20-an ini mungkin ada diantara kita yang memutuskan untuk menikah, ada yang bilang kalau kehidupan seorang wanita akan berubah setelah ia menikah misalnya: saat masih gadis bisa seenaknya bangun siang, makan seenaknya, bersikap seadanya dan gak ada yang perlu diurus. Hal tersebut akan berbeda ketika sudah menikah, seorang wanita yang kini berstatus sebagai Istri sudah memiliki kewajiban dan tanggung jawab baru yaitu mengurus rumah tangga sebagai prioritas utama.

Seringkali kita melihat status-status seorang Istri atau Ibu rumah tangga di sosial media seperti: “Makasih Ayah tas Furla nya” tapi besoknya: “Bete sendirian di rumah…” sorenya: “Ayah cepet pulang dong…” malamnya: “Anakku paling sempurna” jam 12 malem: “Rewel banget sih nak kamu hari ini!” lama-lama:“jenuh!”. Sayang sekali status labil seperti itu hanya akan membuat Suami atau Kepala keluarga tidak konsentrasi dalam bekerja, toh beliau mencari nafkah buat Istri juga kan? Entah berapa pun usianya saat menikah, tingkat kedewasaan hanya tercermin dari pola pikir dan kesiapan mental membina rumah tangga.

Rasa kesepian yang dialami seorang Istri atau Ibu baru ini akan muncul ketika sendirian di rumah, semua pekerjaan rumah sudah beres atau tidak pernah beres, capek mengurus anak, tidak ada teman mengobrol, jelous melihat karir teman-teman yang belum menikah, masih pengen main seperti teman-teman gengs yang lain. Lalu apakah yang harus dilakukan Istri atau Ibu baru ini agar tidak merasa jenuh dengan rutinitas sehari-hari?
1.       Kesadaran

“pengen cepet punya baby biar gak jenuh di rumah” lalu Tuhan udah kasih baby unyu masih aja ngeyel “capek ngurus baby sendiri di rumah”
Pernahkan Anda mengalaminya?

Sudah sadarkan para istri dan ibu baru yang masih muda ini? Bukan kah ini keputusan kalian menikah? kenapa kalian masih sering berkeluh-kesah yang hanya akan menghambat pasangan saat menjemput rejeki? Wanita yang sudah menikah harus sadar kalau status mereka tidak seperti saat gadis dulu, ingatlah nasihat dari orang tua kalian terutama Ibu kalian tentang kewajiban yang harus dilakukan sebagai seorang istri. Buka mata kalian, Ayah kalian sudah menyerahkan tanggung jawabnya pada suami impian kalian. Berbahagialah seperti saat hari pernikahan sebagaimana impian kalian selama ini, kadang kita lupa bersyukur karena sesungguhnya kadang kita tidak menyadari kalau kita sedang menjalani mimpi-mimpi kita. Tapi pada saat Tuhan memberikannya kalian malah mengeluh? Big no ladies.

2.       Manajemen waktu

Pujian seorang suami sangat berarti hihi

Semua wanita yang sudah (lebih lama-> tengok IBU Anda) menikah juga tahu kalau pekerjaan rumah tangga itu sebenarnya mudah dan sederhana namun sikap kita sendiri yang kadang membuatnya rumit karena pekerjaannya banyak dan tidak pernah ada habisnya. Selesai memasak harus mencuci piring, setelah mencuci baju harus menjemur dan menyetrikanya, sejak bangun tidur sampai mau tidur, terus menerus sepanjang hari hari seumur hidup Ibu rumah tangga. Seperti sekolah atau kuliah dahulu, buatlah jadwal yang harus dilakukan setiap harinya, pintar dalam mengatur pekerjaan rumah tangga akan memudahkan Ibu rumah tangga agar waktu tidak terbuang sia-sia, misalnya ketika ada quality time bersama keluarga, semua pekerjaan sudah beres. Contoh kecilnya adalah sebelum tidur pikirkan pekerjaan apa yang besok harus diselesaikan dan konsisten pada planning yang kita buat ya!

3.       Rileks
Cobalah untuk rileks, buka jendela, lihat keluar dan hirup udara yang segar di pagi hari. Jangan berpikiran pekerjaan rumah tangga itu sebagai beban tapi kewajiban yang berpahala. Istirahatlah sejenak kalau merasa capek, ingat! Suasana rumah akan kacau bila seorang Ibu rumah tangga sakit. Be strong ya Mom, semuanya sangat membutuhkanmu.

4.       Tekuni hobi

Workshop animasi @BangBara studio

Daripada seharian megangin terus smartphone, lebih baik menekuni hobi yang dulu pernah kita minati misalnya melukis, bermusik, berkebun, menjahit, merajut, menulis atau menjadi seorang Blogger? Banyak loh emak-emak yang menjadi blogger setelah menikah. Now I just realized why oh why many houswifes who become the Bloggers, because blogging can divert from gossiping, kepo-ing and crediting lol. Di dalam Blog, insting seorang wanita akan merasa puas karena bisa cerita panjang lebar, baik itu pengalaman, review produk kecantikan, sharing mengurus anak, berbagi resep masakan terbaru dan sebagainya. Dengan berbagi, sejatinya kita tidak akan kekurangan atau kehilangan apa-apa, dengan berbagi justru kita akan mendapatkan ilmu dan teman baru bahkan ketika menjadi selebs blogger kalian akan mendapatkan rejeki yang tidak terduga. Apapun hobi kalian selama itu hasil karya yang positif pasti akan mengalihkan kejenuhan kalian menjadi keceriaan. Keep it up your passion ladies!

Tempat belajar seni di Cimahi dan Bandung Barat

5.       Olahraga

Let's get (fat) loss
Ada beberapa orang yang beranggapan kalau sudah menikah tidak perlu khawatir lagi dengan bentuk tubuh. “Biarin lah, sudah laku ini” Sayang sekali ladies, suami kalian adalah makhluk visual yang senang kalau Istrinya di rumah itu cantik dan memiliki badan menawan. Kalau pemkiran kalian masih kuno seperti itu, siap-siap saja diteror Hello Kitty! Mengikuti kelas pilates, yoga, aerobic atau zumba selain segar, sehat dan cantik kemungkinan besar akan menambah teman baru untuk kalian. Olahraga juga tidak harus mahal dan jauh, sebenarnya seluruh pekerjaan rumah itu juga bagian dari burning fat, jadi jangan malas gerak yah!

6.       Bisnis

my artwork for my beloved highschool mate logo new brand her shoes, dedicated for her 1st baby who playing around in heaven now.

Ibu-ibu juga sangat merasakan imbas inflasi, nilai tukar rupiah yang semakin rendah dan harga sembako yang makin ngehits pasti setuju kalo KERJA aja nggak cukup, kita harus berubah dan membuat perubahan, kita harus menghasilkan karya atau sesuatu yang bernilai, jadilah seorang yang kreatif, inovatif, passionpreneur, creativepreneur, wirausaha muda! Ketika kalian iri melihat teman-teman yang belum menikah karirnya melejit dan “kelihatan enak” jangan pesimis dulu, bersyukurlah kalau kalian ibu rumah tangga (yang sudah tidak bekerja di luar rumah) tidak harus susah payah mencari uang nine to five karena suami kalian akan menghidupi kalian tapi apabila kalian masih ingin bekerja, kalian bisa mencari pekerjaan paruh waktu seperti Guru, Designer paruh waktu, penulis paruh waktu asal jangan jadi Istri paruh waktu hihi sehingga pekerjaan rumah tidak terbengkalai, jadi sebelum suami pulang kerja kalian sudah tampil cantik dan beres memasak. Bila Ibu rumah tangga sudah sangat sibuk mengurus anak dan tidak memungkinkan bekerja di luar rumah, mulai berbisnis saja karena saat ini sudah banyak wanita sukses yang dulunya hanya Ibu rumah tangga sekarang menjadi pengusaha hebat dan semua bisnisnya berawal dari rumah. Bisnis dapat dilakukan dari hal yang kalian sukai agar lebih bersemangat, selain menambah pundi-pundi keuangan, penghasilan yang di dapat juga masih bisa di berikan kepada orang tua, meskipun sudah menikah tapi masih bisa memberi kan itu jauh lebih baik dan berkah.

7.       Mencari teman baru

workshop cat air @wangirupa studio, nambah ilmu, nambah temen baru

Terkadang setelah menikah, teman-teman yang biasa main bersama juga sudah sibuk dengan kehidupan masing-masing, kita tidak bisa memaksa agar sahabat kita harus selalu ada untuk dengan kita, menjalin silaturahmi sekarang bisa kapan pun dan dimanapun. Namun apabila teman kalian sibuk, kalian bisa menata kehidupan sosial yang baru dengan cara mencari teman baru misalnya berkenalan dan bergabung dalam komunitas. Ingat, menikah bukan berarti berhenti mencari ilmu, menikah bukan berarti berhenti berkarya dan menikah bukan berarti berhenti bersosialisasi, ikuti workshop-workshop cantik seperti sosialita (bukan so sosialita yang packagingnya doang, tapi tirulah wanita yang punya brain, beauty and behavior say)

Itulah beberapa tips yang bisa diterapkan untuk calon pengantin, istri dan ibu rumah tangga biar nggak usah update status kegalauan lagi tapi sudah bisa pamer karya nyata, semoga bermanfaat!

MAU LES MUSIK? BACA INI



Comments

  1. Kalo aku sih setuju dengan poin bisnis mbak, sebagai pengisi waktu biar gak bosan bisa diganti dengan acara bisnis.. misal bikin olshop atau dagang

    dan dalam hal ini ibuku mengisi waktunya dengan berdagang nasi rames, hasilnya lumayan, dan tentu saja makan sehari-hari selalu ada :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mas Fandhy, iya bisnis bisa dimulai dengan hal yang kita suka atau kita kuasai. Wah bagus sekali karena nasi adalah kebutuhan utama masyarakat kita. Salam sukses selalu untuk Ibunya ya Mas. Trims udah baca :)

      Delete
  2. ya banyak cara untuk bisa mengisi waktu yang pasti manajemne waktu yg penting. Ada loh ibu rumah tangga saja sampai kewalahan belum nyuci, setrika, sedang aku keja tanpa pembantu ada anak tapi semua bisa ke handel krn manajemen waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali Mbak Tira, menjadi Istri berarti kita harus siap menjadi manajer rumah tangga yang multi talenta. Working Mom belum tentu tidak bisa mengurus rumah dan Stay at home Mom belum tentu bisa mengurus rumah. Kembali ke pribadi masing-masing. Salam untuk anak-anak ya Super Mom :)

      Delete
  3. menjalankan bisnis itu ide cocok utk ibu rumah tangga :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts

[Review] Vaseline Repairing Jelly Original

[Review] Sampo Natur: Aloe Vera Extract

[Review] Kosmetik Inez

Pengalaman USG di Cimahi

[Review] Herborist Zaitun Shampoo

[Review] Mineral Botanica Face Brightening Night Cream

Wisata unik dan mendidik : Wisata Seni ke Bale Seni Barli

[Review] Citra Spotless White Glow Facial Foam

[Review] Marina Body Scrub, Bright and Fresh

[Review] Sisir Pelurus Rambut